Penyebab Haid Tidak Lancar

Doran Gadget – Saat menstruasi tidak teratur, tubuh memang merasa tidak nyaman dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Ada beberapa penyebab haid tidak lancar yang mungkin saja terjadi pada Anda. Apabila Anda mengalami hal tersebut, maka bisa jadi beberapa penyebabnya ada di bawah ini. Simak selengkapnya! 

Ciri Menstruasi Tidak Teratur 

Penyebab haid tidak lancar 
sc: Island Hospital

Normalnya, wanita akan mengalami siklus menstruasi yang terjadi selama 21-35 hari dengan lama pendarahan sekitar 2-8 hari. Di mana haid bisa berlangsung lebih lama maupun lebih cepat. Menstruasi dikategorikan tidak teratur adalah apabila siklusnya terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 25 hari. Selain itu, bila lama menstruasi berubah-ubah setiap bulannya maka bisa masuk dalam kategori tidak teratur. 

Selain itu, volume darah yang tidak sama yaitu terkadang keluar banyak dan kadang sedikit juga bisa menjadi salah satu ciri menstruasi tidak lancar. Biasanya kondisi ini dialama wanita 2 tahun pertama saat memasuki masa pubertas karena hormon yang belum seimbang. 

Nah, dilansir dari Alodokter, apabila kondisi di atas masih terus terjadi hingga lebih dari 2 tahun pertama, maka mungkin bisa masuk ke dalam tipe: 

  • Polimenorea: Siklus menstruasi lebih pendek dari 21 hari, terjadi lebih sering dari biasanya.
  • Oligomenorea: Siklus menstruasi lebih panjang dari 35 hari, menstruasi jarang terjadi, atau bahkan tidak menstruasi selama lebih dari 35 hari.
  • Amenorea: Tidak menstruasi selama 3 bulan berturut-turut, tidak sedang hamil, menyusui, atau menopause.

Kemudian juga ada nyeri dan perdarahan yang tidak normal:

  • Dismenore: Nyeri atau kram perut hebat saat menstruasi.
  • Perdarahan rahim tidak normal: Perdarahan menstruasi lebih banyak, menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari, atau muncul perdarahan dan bercak di luar periode menstruasi.

Baca juga: Pentingnya Mengecek Siklus Menstruasi Bagi Wanita

Penyebab Haid Tidak Lancar

sc: News-Medical

Nah, ada beberapa penyebab mengapa haid menjadi tidak lancar. Selain karena ada masalah pada hormon, juga ada beberapa gangguan medis yang perlu diwaspadai. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini penyebab haid tidak lancar yang wajib Anda ketahui. 

1. Stress 

Tingkat stres yang tinggi dapat menjadi penyebab haid tidak teratur. Hal ini dibuktikan oleh penelitian dalam Journal of Women’s Health dan Journal of Clinical and Diagnostic Research. Penelitian tersebut menemukan bahwa stres dapat mengganggu keseimbangan hormon seks dalam tubuh, yang pada akhirnya memengaruhi siklus menstruasi. Hal ini dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, menjadi lebih panjang, dan dengan gejala yang lebih berat.

Ketika tubuh mengalami stres, peningkatan hormon kortisol dapat menekan fungsi indung telur dan mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan menstruasi tidak lancar atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik agar siklus menstruasi tetap lancar.

2. Gangguan Tiroid 

Gangguan tiroid dapat menyebabkan haid tidak teratur. Kelenjar tiroid yang bermasalah dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon prolaktin yang berperan dalam mengatur siklus menstruasi.Hal ini dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, menjadi lebih panjang, dan dengan gejala yang lebih berat, seperti perdarahan yang lebih banyak atau lebih sedikit.

Jika Anda mengalami haid tidak teratur, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Kelenjar tiroid, yang terletak di leher dan mengatur metabolisme tubuh, juga memiliki dampak langsung pada siklus menstruasi. Gangguan tiroid dapat diobati dengan obat-obatan, sehingga haid Anda dapat kembali normal.

3. PCOS

Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) adalah gangguan hormon yang sering terjadi pada wanita usia subur. PCOS ditandai dengan menstruasi tidak teratur, biasanya siklusnya lebih dari 35 hari. Penyebab PCOS belum diketahui pasti, namun diduga berkaitan dengan faktor genetik, resistensi insulin, dan peradangan. Gejala PCOS lainnya termasuk jerawat, kelebihan rambut di wajah dan tubuh, dan kesulitan hamil.

Pada wanita dengan PCOS, sel telur tidak matang dan tidak dilepaskan secara teratur. Hal ini dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, infertilitas, dan kista pada ovarium. Meskipun lebih umum terjadi pada wanita dengan obesitas, PCOS juga dapat terjadi pada wanita dengan berat badan normal. PCOS tidak dapat disembuhkan, namun gejalanya dapat diobati dengan obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan operasi. Pengobatan PCOS bertujuan untuk mengatur hormon, melancarkan menstruasi, dan meningkatkan kesuburan.

Baca juga: 5 Manfaat Olahraga saat Menstruasi

Penyebab haid tidak lancar 
sc: HealthMatch

4. Penggunaan Kontrasepsi 

Penggunaan alat kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, implan, dan cincin vagina, dapat menyebabkan gangguan haid pada awal pemakaiannya seperti perubahan pada siklus haid, termasuk penurunan volume darah menstruasi atau munculnya flek di antara periode haid. Hal ini karena alat kontrasepsi tersebut bekerja dengan cara mengganggu fluktuasi hormon dan pembentukan sel telur untuk mencegah kehamilan.

Sebaliknya, alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) seperti spiral tidak secara langsung mengganggu siklus menstruasi, tetapi dapat menyebabkan perdarahan yang lebih banyak atau nyeri saat menstruasi. Gangguan haid ini biasanya bersifat sementara dan akan membaik dalam beberapa bulan setelah tubuh Anda terbiasa dengan kontrasepsi tersebut. Namun jika mengalami gangguan haid yang parah atau tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter. 

5. Memasuki Premenopause

Menjelang menopause, haid tidak teratur merupakan hal yang umum terjadi. Hal ini disebabkan oleh produksi hormon estrogen dan progesteron yang tidak teratur dalam tubuh. Perimenopause ditandai dengan tidak teraturnya menstruasi, yang disebabkan oleh fluktuasi produksi hormon estrogen yang terjadi pada wanita dalam fase ini. 

Sementara Premenopause, tahap sebelum menopause, umumnya dimulai 4-8 tahun sebelum menopause terjadi, di mana siklus menstruasi semakin jarang hingga akhirnya mengalami menopause dan berhenti haid selamanya. Umumnya hal ini dimulai pada pertengahan usia 40 tah yang disertai dengan gejala keringat malam, susah tidur, perubahan suasana hati, penurunan libido, dan lainnya. 

6. Kista

Siklus menstruasi yang tidak teratur atau terlambat dapat disebabkan oleh kista ovarium, yang merupakan tumor jinak di ovarium. Kista ovarium terbentuk karena pengaruh hormon siklus haid bulanan. Sebagian besar kista ovarium tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Pengobatan kista ovarium tergantung pada ukuran, jenis, dan gejalanya. Kista ovarium yang kecil dan tidak menimbulkan gejala biasanya tidak memerlukan pengobatan. Kista ovarium yang lebih besar atau menimbulkan gejala mungkin memerlukan pengobatan dengan obat-obatan, hormon, atau operasi.beberapa kista ovarium tidak menimbulkan gejala, sehingga penderitanya mungkin tidak menyadari keberadaannya.

7. Pola Hidup

Menstruasi tidak lancar bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas olahraga yang berlebihan, penurunan berat badan yang drastis, atau kegemukan. Aktivitas olahraga yang berlebihan atau penurunan berat badan yang signifikan dapat mengganggu produksi hormon reproduksi yang mengatur siklus menstruasi, sedangkan kegemukan dapat meningkatkan produksi hormon estrogen yang juga dapat memengaruhi ovulasi. 

Selain itu, stres juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Pola hidup tertentu, seperti stres, obesitas, kurang tidur, dan gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia, juga dapat menjadi penyebab datang bulan tidak teratur. Dengan menjaga pola hidup yang sehat, termasuk mengelola stres, menjaga berat badan ideal, dan menghindari kebiasaan merokok, dapat membantu menjaga keseimbangan siklus menstruasi.

Baca juga: Review, Spesifikasi, dan Harga Garmin Lily 2: Apa yang Baru?

Pantau Menstruasi di Garmin Lily 

sc: alive.store

Memantau siklus menstruasi memang bisa menggunakan aplikasi ketiga yang bisa Anda unduh di smartphone. Namun, saat terlalu sibuk terkadang Anda tidak memiliki waktu untuk membuka apliaksi tersebut. Hingga akhirnya mengunduh aplikasi tracking menstruasi pun menjadi tidak berguna. 

Sekarang, ada cara yang lebih praktis untuk memantau menstruasi dengan smartwatch Garmin Lily. Jam pintar dari Garmin ini hadir dengan fitur pemantau menstruasi yang dapat memberikan informasi mengenai siklus menstruasi hingg kehamilan. 

Anda bisa mecatat gejala, mendapatkan edukasi seputar olahraga yang dapat dilakukan dan nutrisi yang dibutuhkan saat menstruasi. Lihat dan catat detail-detailnya cukup melalui pergelangan tangan Anda. Menggunakan smartwatch satu ini juga dapat membantu Anda untuk melacak kesehatan yang lainnya, memantau olahraga, hingga mengelola stress. 

Jadi tunggu apalagi? Dapatkan Garmin Lily dengan harga terbaik hanya di Doran Gadget. Khusus pembelian via website akan mendapatkan berbagai bonus khusus. 

*Baca juga artikel lainnya dari Doran Gadget di Google News dan WA Channel

Artikel terkait:

>