Doran Gadget –Â Dalam dunia pertanian modern, efisiensi dan ketepatan jadi kunci untuk meningkatkan hasil panen. Salah satu pilihan terbaik yang bisa Anda pilih adalah DJI Agras T100. Dengan desain canggih dan performa mumpuni, drone ini menghadirkan kombinasi tenaga, presisi, dan efisiensi dalam satu paket. Untuk lebih jelasnya, berikut spesifikasi DJI Agras T100 yang membuatnya layak disebut sebagai drone pertanian flagship masa kini.
Spesifikasi DJI Agras T100
| Kategori | Spesifikasi |
| Dimensi & Bobot |
3220×3224×975 mm (terbuka); 1105×1265×975 mm (terlipat); Wheelbase diagonal 2330 mm; Berat 65–90 kg tergantung konfigurasi
|
| Berat Maksimum Lepas Landas |
Spraying: 175–177 kg; Spreading: 175 kg; Lifting: 165–170 kg
|
| Akurasi Hover | RTK: ±10 cm (H/V); Tanpa RTK: H ±0.6 m, V ±0.3 m |
| Radius & Kondisi Operasi |
Radius terbang 2 km; Suhu operasi 0–40 °C; Tahan angin <6 m/s
|
| Motor & Propeller |
Motor 155×16 mm, KV 60 rpm/V; Propeller 62 inci, carbon fiber, 8 pasang
|
| Sistem Penyemprotan |
Tangki 100 L (HDPE); Nozzle 2/4; Debit 30–40 L/menit; Lebar semprot 5–13 m
|
| Sistem Penyebaran |
Tangki 150 L; Kapasitas 100 kg; Lebar sebar 3–10 m; Debit hingga 400 kg/menit
|
| Sistem Pengangkatan |
Kapasitas 80–100 kg; Kabel 10–15 m; Mode darurat: pelepasan sekering
|
| Sistem Keamanan & Sensor |
Radar 360° & LiDAR; Quad vision; Jarak deteksi ≤60 m; Kecepatan hindar ≤13.8 m/s
|
| Remote Controller |
Layar 7 inci (1920×1200, 1400 nits); Baterai internal 3.8 jam, eksternal 3.2 jam
|
| Baterai |
DB2160 41.000 mAh, 52V; Berat 14.7 kg; Isi daya cepat 8–9 menit (30–95%)
|
| Generator & Charger |
Generator 11.5 kW, tangki 30 L, konsumsi 500 mL/kWh; Smart Charger 12 kW (8–9 menit isi)
|
| D-RTK 3 AG |
GPS, BeiDou, Galileo, GLONASS, QZSS; Akurasi RTK: Hor 0.8 cm, Vert 1.5 cm; IP67
|
Baca juga: Review DJI Agras T25: Drone Spayer Fleksibel di Lahan Sedang

Desain & Build Quality
Drone DJI Agras T100 hadir dengan ukuran besar, yaitu 3220 × 3224 × 975 mm saat lengan dan baling-baling terbuka dengan wheelbase diagonal 2330 mm yang membuatnya lebih stabil saat membawa beban berat. Propeller berukuran 62 inci dibuat dari material komposit serat karbon yang kuat sekaligus ringan sehingga lebih tahan panas dan tidak menambah bobot berlebih.
Ketika dilipat, dimensinya menyusut menjadi 1105 × 1265 × 975 mm sehingga tetap mudah diangkut menggunakan trailer atau pick up meskipun secara keseluruhan masih tergolong besar. Untuk bobot operasional, T100 menyesuaikan dengan mode penggunaan. Drone ini berbobot 75 sampai 77 kg saat menyemprot, 75 kg saat menyebar, dan 65 sampai 90 kg saat memakai sistem angkat.
Kapasitas maksimum lepas landasnya mencapai 165 sampai 177 kg. Teknologi coaxial dual rotor dipadukan dengan ESC kelas 370 atau 420A membuatnya punya torsi kuat dan respons yang cepat. Selain itu, DJI juga menambahkan fitur keamanan seperti perlindungan propeller stop serta peningkatan efisiensi muatan sehingga cocok dipakai dalam operasi berat dan berpindah medan secara berkelanjutan.
Layar & Kontrol
Agras T100 dilengkapi kombinasi sensor canggih berupa LiDAR, radar gelombang milimeter di bagian depan dan belakang, serta sistem Penta Vision yang mencakup pandangan ke depan, belakang, kiri, kanan, dan bawah ditambah kamera FPV low light.
Sistem ini mampu mendeteksi objek hingga jarak 60 meter dengan pemindaian vertikal lima ribu kali per detik serta rotasi horizontal penuh 360 derajat. LiDAR juga menghasilkan point cloud yang padat sehingga objek kecil seperti kabel listrik atau ranting tipis bisa terdeteksi dengan jelas.
Keunggulan yang ditawarkan tidak berhenti pada kemampuan deteksi. Ada AR Safety Assistance yang menampilkan point cloud secara real time, ikon untuk orang, kendaraan, maupun rintangan, serta panduan jalur terbang dengan proyeksi AR RTH.
Sistem ini juga dapat mengingat posisi halangan sehingga penerbangan berikutnya berlangsung lebih mulus. Untuk lahan yang memiliki kontur, fitur terrain following membuat drone bisa menyesuaikan ketinggian tanpa harus melakukan pemetaan udara lebih dulu sehingga waktu persiapan menjadi lebih singkat.
Sistem Penyemprotan
Secara standar, drone ini sudah dilengkapi tangki berkapasitas 100 liter dan sistem semprot dual atomization centrifugal. Alirannya bisa mencapai 30 liter per menit dengan dua nozzle, atau ditingkatkan hingga 40 liter per menit jika memakai empat nozzle opsional.
Rentang droplet yang luas, mulai 50 hingga 500 mikron, membuatnya fleksibel untuk berbagai aplikasi, baik sekadar kontak di permukaan maupun penetrasi ke dalam kanopi. Opsi rear four sprinklers array juga tersedia untuk memperluas cakupan semprot pada kebun buah sekaligus mengurangi gangguan kabut terhadap sistem visual.
Ketika menghadapi kebutuhan ekstrem seperti tanaman tinggi atau kanopi yang rapat, tersedia pilihan water cooled mist sprinklers yang mampu menghasilkan droplet lebih halus sekitar 50 mikron. Aliran cairan tetap stabil berkat magnetic drive impeller pumps dengan cavity besar yang tahan korosi.
Ditambah lebar semprot efektif 5 hingga 13 meter serta kecepatan terbang sampai 20 meter per detik, perangkat ini mampu bekerja optimal di lahan luas dengan throughput tinggi tanpa menurunkan kualitas distribusi semprotannya.
Baca juga: Perbandingan DJI Agras T20 vs DJI Agras T40: Drone Pertanian untuk Area Luas

Sistem Penyebaran
Mode Lifting dan Efisiensi Lapangan
Fitur Lift System hadir dengan kemampuan mengangkat beban hingga 100 kilogram menggunakan tali sepanjang 10 meter. Sistem ini sudah dilengkapi auto balance control, weight detection, serta opsi penandaan titik muat dan bongkar langsung dari ponsel yang terhubung ke remote.
 Di wilayah pertanian terpencil, kemampuan ini sangat membantu untuk mengirim peralatan, bibit, pakan, panel surya, atau material bangunan. Bahkan dalam kondisi non-pertanian seperti penanganan bencana atau dukungan pemadaman kecil, fitur ini tetap relevan selama mengikuti aturan yang berlaku.
Operator juga dapat menandai titik muat maupun bongkar menggunakan RTK di ponsel lalu memanfaatkan proyeksi AR di remote untuk navigasi visual yang lebih cepat. Didukung motor bertenaga besar dan baling-baling 62 inci, stabilitas tetap terjaga saat mengangkat di kondisi angin ringan di bawah enam meter per detik asalkan prosedur keselamatan diikuti.
Kinerja lapangan semakin terlihat dari kecepatan operasi yang bisa mencapai 20 meter per detik dengan lebar kerja antara lima hingga tiga belas meter untuk mode spray dan sekitar sepuluh meter untuk mode spread. Efisiensi ini mampu meningkatkan produktivitas lebih dari tiga puluh persen tergantung setelan dan kondisi lahan.
Dibanding generasi sebelumnya, jumlah sortie berkurang karena tangki besar, aliran tinggi, dan logistik isi ulang yang lebih jarang. Waktu terbang rata-rata berada di kisaran tujuh belas menit sesuai spesifikasi meskipun hasil nyata dipengaruhi beban, baterai, dan angin.
Hal yang paling terasa adalah efisiensi per sortie karena aliran besar mampu mengosongkan tangki penuh hanya dalam dua hingga tiga menit sehingga siklus terbang dan isi ulang lebih singkat dan penyelesaian lahan bisa lebih cepat.
Baca juga: Spesifikasi DJI Agras T40: Cover Lahan Luas Hanya 10 Menit

Baterai dan Pengisian Daya
Drone ini menggunakan DB2160 Intelligent Flight Battery dengan kapasitas 41.000 mAh dan tegangan 52 volt. Saat dipadukan dengan generator inverter D14000iE atau power supply C10k dan C12k, proses pengisian bisa selesai dalam delapan hingga sembilan menit.
Waktu ini biasanya sejalan dengan lamanya operator mengisi ulang tangki sehingga tidak banyak waktu yang terbuang. Sistem konektor berdaya tinggi 500 ampere, pendinginan tiga kanal, dan manajemen suhu juga ikut menjaga kestabilan pengisian serta performa selama operasi di lapangan.
Umur baterai diperkirakan mampu mencapai hingga 1.500 siklus jika dirawat dengan benar. Angka ini cukup untuk mendukung lebih dari satu musim kerja intensif pada lahan besar atau proyek kontraktor. Desain baterai yang dapat dilepas pasang dengan mudah membuat downtime semakin singkat karena penggantian bisa dilakukan dengan cepat dan aman oleh dua orang.
Kamera & LiDAR
Untuk mendukung visibilitas, tersedia kamera FPV low light full color yang dipadukan dengan virtual gimbal dan EIS sehingga tampilan tetap mulus dengan sudut pandang luas. Kehadiran AR overlay membantu pilot memahami kondisi sekitar dengan lebih baik saat mendekati landasan, melewati tiang atau kendaraan, hingga ketika terbang di malam hari.
Fungsi utamanya bukan untuk menghasilkan gambar sinematik, melainkan sebagai alat orientasi sekaligus penunjang keselamatan di level industri. Kemampuan lain yang cukup penting adalah dukungan LiDAR Mapping dengan cakupan hingga sekitar dua puluh hektar untuk lahan besar atau sepuluh hektar untuk kebun dalam sekali terbang.
Rekonstruksi peta dapat ditampilkan secara real time di remote control dengan kepadatan point cloud yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Peningkatan ini membuat deteksi kabel jauh lebih akurat dan mempercepat pembuatan peta elevasi sehingga terrain following bisa dilakukan dengan presisi tanpa harus menunggu proses pasca penerbangan terlalu lama.
Baca juga: DJI Agras T10 vs Agras T30: Mana Drone yang Tepat untuk Pertanian Anda?

Jaringan & Ekosistem
Harga DJI Agras T100
Penutup
Agras T100 hadir bukan hanya sebagai drone pertanian, melainkan solusi lengkap yang menggabungkan tenaga, presisi, dan efisiensi di satu paket. Setiap fitur dirancang untuk memangkas waktu kerja, memaksimalkan hasil, dan memberi operator pengalaman yang lebih praktis sekaligus aman.
Jika Anda siap merasakan lompatan produktivitas di lahan, segera dapatkan produk DJI lainnya hanya di Doran Gadget, mitra resmi DJI di Indonesia. Hubungi tim Doran Gadget untuk konsultasi, paket bundel, hingga jadwal demonstrasi, lalu mulailah operasional sejak hari pertama dengan dukungan penuh, pelatihan resmi, serta layanan purna jual terpercaya.






















































