Panduan Olahraga Saat Puasa

Doran GadgetMemasuki bulan Ramadan, bisanya seseorang akan mengurangi aktivitas fisik yang berat. Tak sedikit juga orang yang berhenti olahraga karena beranggapan akan membuat tubuh menjadi lemas. Namun, sebenarnya olahraga saat puasa sangatlah dianjurkan untuk menjaga kebugaraan seharian penuh. Apa saja manfaat olahraga di bulan Ramadan, jenis, dan tipsnya? Simak selengkapnya di artikel kali ini.

Manfaat Olahraga Saat Puasa

01. olahraga indoor (1)
sc: Freepik

Ada sejumlah manfaat yang bisa dirasakan oleh seseorang ketika melakukan olahraga saat puasa. Khususnya bagi organ-organ penting dalam tubuh. Melansir dari Halodoc, Healthline, dan sumber lainnya, berikut di antaranya:

1. Menjaga Metabolisme Tubuh Tetap Lancar

Tubuh kita haruslah aktif bergeak. Hal itu dilakukan untuk menjaga metabolisme optimal dan dalam kondisi baik. Dengan begitu, tubuh pun akan menjadi fit. Tidak melakukan olahraga atau kurang gerak saat puasa tentu itu kurang baik. Sebab, dapat menyebabkan perubahan metabolisme dan kekuatan otot. Jadi, dengan olahraga otomatis tubuh terus aktif bergerak dan metabolisme lebih terjaga seharian.

Baca juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Jantung Saat Puasa

2. Membuat Lebih Bersemangat Beraktivitas

Saat berolahraga, tubuh kita mengeluarkan hormon endorphin. Dimana hormon inilah yang dapat memicu rasa bahagia pada seseorang. Memunculkan hormon ini pun tidaklah sulit. Studi dari University of Vermont menemukan fakta bahwa dengan berolahraga hanya 20 menit saja dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik hingga 12 jam ke depan. Tubuh menjadi lebih segar dan bersemangat menjalani aktivitas sepanjang hari.

3. Kinerja Hormon yang Optimal

Selain mengeluarkan hormon endorphin, olahraga mampu membuat hormon bekerja lebih optimal. Ada fakta menarik yang menyebutkan jika berolahraga saat puasa bisa membuat tingkat sensitivitas insulin meningkat. Dimana hormon insulin ini dapat mencegah penyakit seperti diabetes. Di samping itu, hormon bekerja lebih baik dalam membentuk jaringan otot, meningkatkan kepadatan tulang, dan membakar lemak.

4. Memperlancar Proses Detoksifikasi

Proses detoksifikasi atau pengeluaran racun yang ada di dalam tubuh terjadi saat sistem pencernaan aktif bekerja. Ketika Anda berpuasa, maka sistem pencernaan akan beristirahat. Oleh karena itu, agar proses detoksifikasi bekerja dengan baik saat puasa, maka olahraga adalah salah satu caranya. Olahraga ringan dapat membuat sirkulasi darah dan kelenjar getah bening lebih optimal. Anda dapat melakukan olahraga sebelum berbuka untuk memperlancar detoksifikasi.

5. Berat Badan Lebih Terjaga

Tak jarang ketika berpuasa walaupun aktivitas berkurang, seseorang cenderung makan lebih banyak bahkan berlebihan saat buka puasa. Hal ini bisa membuat berat badan akan meningkat. Terlebih jika Anda tidak berolahraga atau kurang gerak. Maka, dengan olahraga, menjaga fungsi tubuh normal kembali dan membakar kalori lebih baik. Selain itu, dapat mengubah nutrisi menjadi energi, sehingga berat badan tetap terjaga.

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Monitor Heartrate Saat Olahraga

Jenis Olahraga Saat Puasa yang Bisa Dilakukan

sc: Freepik

Melakukan olahraga ketika sedang berpuasa memang berbeda dengan hari-hari pada umumnya. Oleh karena itu, dianjurkan bagi Anda untuk memilih jenis olahraga ringan dan intensitasnya tidak terlalu tinggi. Beberapa jenis yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah:

1. Beban Tubuh

Pertama, dengan olahraga beban tubuh yang sangat mudah dilakukan di mana saja. Bahkan,  Anda dapat meakukannya tanpa bantuan alat tertentu. Beberapa jenis olahraga yang masuk dalam kategori beban tubuh antara lain jumping jack, sit up, dan push up. Tujuannya adalah agar menjaga tubuh aktif bergerak selama berpuasa.

Baca juga: 5 Olahraga Indoor untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

2. Yoga

Selanjutnya adalah yoga yang menjadi pilihan tepat untuk dilakukan ketika berpuasa. Pasalnya, intensitasnya sangat ringan dan tidak menguras energi. Anda pun dapat melakukannya dalam waktu yang singkat. Selain menyehatkan tubuh, yoga juga dapat membuat pikiran menjadi tenang dan rileks. Idealnya, yoga dapat dilakukan di pagi hari maupun sore hari menjelang buka puasa.

3. Olahraga Saat Puasa – Bersepeda

Bagi Anda yang suka aktivitas di luar rumah, tak ada salahnya mencoba olahraga bersepeda ketika berpuasa. Sebab, bersepeda diyakini bisa menjaga kebugaran kardiovaskular. Selain itu, bisa membangun massa otot. Khususnya di tubuh bagian bawah seperti paha dan betis. Tak hanya itu saja, Anda dapat melakukannya di sore hari sembari berburu takjil.

4. Berjalan Santai

Rekomendasi olahraga saat puasa keempat untuk dilakukan di luar ruangan adalah berjalan santai. Memang, sekilas terlihat sepele namun memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh. Terutama kesehatan paru-paru, jantung, hingga tulang. Termasuk meminimalisir risiko dari penyakit stroke dan mengurangi lemak dalam tubuh. Lakukanlah palking tidak selama 30 menit sehari dan rasakan manfaatnya.

5. Jogging

Terakhir, Anda dapat melakukan jogging untuk menjaga kondisi kesehatan jantung selama berpuasa. Olahraga ini dapat membuat detak jantung lebih meningkat. Alhasil, paru-paru dapat bekerja lebih optimal. Sehingga bisa meminimalisir risiko penyakit jantung, tekanan darah, diabetes hingga kolesterol. Lakukanlah olahraga ini di waktu ideal, misalnya 30 menit menjelang buka puasa.

Baca juga: Olahraga Lari Membuat Otot Kaki Ramping, Benarkah Hal Tersebut?

Perhatikan Tipsnya Agar Lebih Nyaman

kado Valentine olahraga
sc: Rappler

Setelah mengetahui manfaat olahraga saat puasa dan jenisnya, penting pula Anda ketahui tentang tipsnya agar lebih aman dan nyaman. Sebagaimana dikutip dari laman Experience Life, beberapa penting yang wajib diperhatikan ini adalah:

  • Perhatikan intensitas dan durasi selama berolahraga. Kurangilah intensitas olahraga yang tinggi. Idealnya lakukanlah olahraga ringan selama kurang lebih 30 menit. Lakukanlah secara rutin paling tidak 2-3 kali seminggu. Jika Anda merasa mampu, maka bisa ditingkatkan intensitas olahraga maupun durasinya.
  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik ketika berpuasa dan berolahraga. Memang, puasa akan membuat kekurangan sebagian cairan tubuh. Mengatasinya, Anda bisa penuhi asupan cairan tubuh minimal dua liter. Minumlah yang cukup saat sahur dan berbuka. Selain itu, hindari konsumsi minuman yang mengikat garam seperti soda, the, dan kopi.
  • Pilihlah waktu yang tepat untuk melakukan olahraga. Dianjurkan waktu yang ideal untuk olahraga saat puasa adalah setelah sahur maupun menjelang buka puasa. Bisa juga dilakukan setelah berbuka maupun setelah salat tarawih.
  • Usahakan untuk selalu memiliki waktu istirahat yang cukup. Misalnya dengan menjaga pola tidur paling tidak selama 7-8 jam perhari. Jangan lupa untuk pahami kondisi tubuh Anda. Hindari memaksakan diri untuk olahraga saat merasa lemas, pusing, gemetar, dan lainnya. Sebab, dengan memaksakan olahraga ketika tubuh kurang fit justru akan berbahaya.

Baca juga: 7 Fitur Penting Pemantau Kesehatan yang Ada di Smartwatch

Penutup

06. olahraga indoor
sc: Garmin

Itulah panduan seputar manfaat, jenis, dan tips olahraga saat puasa yang bisa Anda terapkan. Lakukanlah secara rutin untuk menjaga tubuh tetap fit dan dalam kondisi bugar ketika melakukannya. Agar lebih nyaman memantau kondisi tubuh ketika berolahraga, bisa gunakan smartwatch dengan fitur kesehatan lengkap. Adapun rekomendasinya Anda bisa klik di sini! Semoga bermanfaat dan jadikan hari lebih baik selama berpuasa dengan rajin berolahraga secara rutin.

Artikel terkait:

>