Rekomendasi Drone Night Vision

DJI Indonesia – Drone night vision sangat membantu berbagai misi dan penggunaan di malam hari. Ini dimungkinkan berkat adanya berbagai fitur unggulan yang dimilikinya. Terutama dari segi kamera yang dibuat khusus. Apa saja teknologinya dan rekomendasi drone malam hari yang bisa jadi pertimbangan Anda memilihnya? Simak selengkapnya di artikel ini!

Apa Itu Teknologi Night Vision pada Drone?

Drone tahan air terbaik
sc: Dronelife

Sebelum masuk ke pembahasan tentang rekomendasi drone malam hari, ada baiknya Anda untuk pahami dulu apa itu teknologi night vision. Secara umum ini merujuk pada kemampuan drone untuk melihat dan merekam gambar atau video dalam kondisi cahaya rendah atau gelap, seperti malam hari atau di lingkungan dengan pencahayaan yang terbatas.

Night vision pada drone biasanya didukung dengan penggunaan sensor dan teknologi khusus yang memungkinkan drone untuk mendeteksi dan merekam objek dalam gelap. Beberapa sensor ini antara lain seperti:

  1. Kamera inframerah: berfungsi untuk mendeteksi panas dan memungkinkan drone melihat maupun merekam objek saat gelap sekalipun.
  2. Kamera low-light: kamera dengan kemampuan sensitivitas cahaya rendah dapat digunakan pada drone untuk merekam gambar yang lebih baik dalam kondisi pencahayaan rendah.
  3. Thermal imaging: berfungsi untuk mendeteksi perbedaan suhu antar objek.
  4. Image intensification: teknologi ini meningkatkan intensitas cahaya yang masuk ke kamera, sehingga objek yang hampir tidak terlihat dalam kegelapan dapat menjadi terlihat. Biasanya digunakan dalam misi keamanan dan kepolisian.
  5. Sensor LiDAR: laser untuk mengukur jarak dan menciptakan peta tiga dimensi dari lingkungan sekitarnya. Meskipun tidak secara khusus untuk night vision, lidar dapat membantu drone navigasi dengan lebih baik dalam kondisi cahaya rendah.

Baca juga: 5 Tips Menerbangkan Drone di Malam Hari

Untuk Apa Saja Penggunaan Night Vision pada Drone?

sc: Epotronic

Drone dengan teknologi sensor penglihatan malam dapat diandalkan dalam berbagai kondisi. Terutama saat kondisi lingkungan minim cahaya maupun gelap gulita sekalipun. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Misi Pencarian dan Penyelamatan (SAR):  drone night vision sering digunakan untuk membantu pencarian korban. Termasuk korban yang tertimbun reruntuhan, longsor, dan lain sebagainya. Perpaduan antara sensor thermal dan night vision, membantu pencarian lokasi bencana di malam hari secara akurat. Begitu juga untuk respon tanggap darurat dan mitigasi kebencanaan. Seperti potensi kebakaran lahan dan lainnya.
  2. Misi Penegakan Hukum: kondisi lingkungan yang gelap terkadang cukup menyulitkan pihak kepolisian memantau aktivitas mencurigakan. Maka, dengan adanya drone setidaknya ini bisa memberikan dukungan dalam meminimalisir aksi kejahatan dan risiko publik. Di samping itu, memudahkan pihak kepolisian mengumpulkan data intelijen dan keamanan.
  3. Inspeksi Area yang Luas: drone dapat diandalkan dalam melakukan inspeksi pada area yang luas sekalipun. Baik itu untuk area industri dan strategis lainnya. Sebagai contoh saat terjadi pemadaman listrik, drone membantu melakukan inspeksi ke titik tertentu seperti sutet dan lainnya. Selain itu, dengan sensor thermal mendukung dalam pemantauan konservasi. Misalnya pemetaan habitat, pergerakan satwa liar, dan pengamatan satwa saat malam hari.

Baca juga: 5 Manfaat Drone untuk Kepolisian dan Rekomendasinya

Rekomendasi Drone Night Vision Terbaik

Berikut beberapa rekomendasi drone night vision beserta kelengkapannya yang bisa Anda pertimbangkan untuk membantu misi di malam hari maupun minim cahaya sebagaimana dilansir dari berbagai sumber:

1. DJI Mavic 3 Thermal

Rekomendasi pertama adalah DJI Mavic 3 Thermal. Bentuknya yang ringkas, membuatnya mudah untuk bermanuver di area yang sempit dan gelap sekalipun. Fitur unggulannya antara lain memiliki sensor thermal dengan resolusi 640 x 512 pixel. Lalu, ada kamera wide beresolusi 48MP ½ CMOS.

Hal itu memudahkan pengguna beralih dengan cepat dalam hal penggunaan visual dengan thermal maupun keduanya bersamaan. Drone ini dapat diandalkan dalam misi SAR, identifikasi pelaku tindak kejahatan malam hari, dan inspeksi.

2. DJI Matrice 350 RTK + DJI Zenmuse H20T

DRONE NIGHT VISION - DJI Matrice 350 RTK + Zenmuse H20T

 

Berikutnya ada DJI Matrice 350 RTK yang bisa dikombinasikan dengan perangkat kamera DJI Zenmuse H20T. Drone ini mampu terbang hingga 55 menit, selain itu memiliki kamera dengan fitur wide-angel FPV. Desainnya dirancang khusus untuk penggunaan di berbagai kondisi.

Sementara itu, untuk DJI Zenmuse H20T memiliki dukungan kamera zoom sebesar 20MP. Ada pula wide camera dengan ukuran resolusi 12MP. Terdapat laser rangefinde yang bisa menjangkau jarak mulai dari 3-1200 meter. Sensor termal dengan resolusi 640 x 512 pixel.

3. DJI Matrice 350 RTK + DJI Zenmuse H20N

DRONE NIGHT VISION - DJI Matrice 350 RTK + Zenmuse H20N

DJI Matrice 350 RTK juga dapat dipasangkan dengan sensor DJI Zenmuse H20N. Sensor kamera ini dibuat untuk misi pengoperasian di malam hari. Perangkat ini juga menggabungkan dua buah kamera starlight. Dimana kamera tersebut memiliki kemampuan untuk melakukan wide dan zoom secara bersamaan.

Fitur lainnya adalah dual therma sensor beresolusi 640 x 512 pixel dan optical zoom 2x/8x. Kemudian, ada juga laser rangefinder yang memiliki jarak jangkauan mulai dari 3-1200 meter. Payload ini juga sebagai salah satu yang paling kuat dengan drone DJI Matrice 350 RTK.

4. DJI Matrice 30T

Drone night vision lainnya adalah DJI Matrice 30 Series yang mampu beradaptasi dengan kondisi ekstrem sekalipun berkat adanya rating IP55. Waktu penerbangan drone ini sampai dengan 41 menit. Kamera thermalnya memiliki resolusi 640×512 pixel. Bobot drone sekitar 3.9 kilogram dan mampu dioperasikan hingga jarak 15 kilometer.

Penerbangannya semakin aman dengan adanya sensor binocular omnidirectional. Drone ini terintegrasi dengan AI sehingga backup lebih aman. DJI Matrice 30T Series ini dapat dioperasikan dengan ‘Super Mode’ dengan resolusi 1280×1024 untuk pencitraan thermal dan laser rangefinder. Pengoperasiannya juga mudah dengan menggunakan dual-remote.

5. DJI Matrice 4T

DJI Matrice 4T memiliki desain yang cukup ringkas. Sehingga dapat digunakan di berbagai misi tanpa memakan tempat karena dapat dilipat. Bobotnya sendiri hanya 1.2 kilogram saja. Kameranya memiliki fitur thermal inframerah yang sudah mendukung mode High-Res dengan resolusi 1280×1024 pixel.

Ada pula dukungan dari NIR Auxiliary Light yang berjarak jangkau hingga 100 meter untuk operasi di situasi minim cahaya. Ketahanan baterainya mampu digunakan hingga 49 menit di udara. Sistem transmisi paling baru DJI OcuSync 4 mampu menjangkau jarak operasi hingga 25 kilometer (FCC) dan 12 kilometer (CE) dengan lebih stabil.

Baca juga: 9 Drone Thermal Terbaik untuk Proyek Besar Anda

6. Autel EVO MAX 4T

Drone Night Vision Terbaik - Autel EVO MAX 4T

Autel EVO Max 4T memiliki kemampuan sensor dan pencitraan yang unggul. Dukungan kamera termal 640×512 yang disematkan, memungkinkan identifikasi target dalam asap atau gelap lebih jelas. Sementara itu, kamera visual 8K dengan 10x optical zoom memberikan detail dari jarak jauh.

Begitu juga dengan adanya laser rangefinder hingga 1,2 km untuk pengukuran presisi. Waktu terbang 42 menit dan obstacle avoidance 720° mendukung misi yang lebih aman dan efisien. Keunggulan inilah yang menjadikannya ideal untuk misi dan operasi kepolisian, pemadam kebakaran, maupun inspeksi di sektor industri.

7. Autel EVO II Dual 640T V3

Drone Night Vision Terbaik - Autel EVO II Dual 640T V3

Drone night vision lainnya dari Autel adalah seri EVO II Dual 640T V3. Menariknya, drone ini menggunakan kombinasi kamera termal 640×512 dan kamera visual 48MP dengan video 8K. Hal tersebut memungkinkan analisis termal dan visual dilakukan secara bersamaan serta memiliki waktu terbang hingga 38 menit.

Penggunaan semakin aman berkat dukungan penghindaran rintangan 360° hingga mode misi AI untuk inspeksi. Dengan keunggulan yang dimiliki inilah, drone mampu diandalkan untuk pengoperasian di malam hari. Terlebih lagi bagi pemadam kebakaran dalam mendeteksi hotspot serta dokumentasi pascaoperasi.

8. Anzu Raptor Thermal

Drone Night Vision Terbaik - Anzu Raptor Thermal

Raptor Thermal dilengkapi kamera termal 640×512 dengan overlay deteksi suhu untuk analisis panas yang akurat. Drone ini juga disematkan kamera visual 20MP dengan 56× hybrid zoom yang memungkinkan inspeksi mendetail dari jarak aman. Kemampuan waktu terbang mampu hingga 40 menit dengan manajemen baterai cerdas, dukungan RTK GPS untuk akurasi pemetaan tingkat sentimeter, serta sistem penghindaran rintangan di semua sisinya.

Dalam penerapannya, Anzu Raptor Thermal direkomendasikan untuk misi keselamatan publik untuk pengawasan malam hari, penanganan pascabencana, dan pencarian berbasis termal. Selain itu cocok untuk penggunaan industrial, salah satunya untuk membantu deteksi dini gangguan pada panel surya, sistem kelistrikan, dan menara telekomunikasi.

9. SKYDIO X10

Drone Night Vision Terbaik - SKYDIO X10

Menggunakan sensor termal FLIR Boson+ 640×512, Skydio X10 memberikan kualitas pencitraan termal tinggi di kondisi ekstrem. Teknologi NightSense AI memungkinkan penerbangan otonom tanpa GPS, sementara sistem payload modular memberikan fleksibilitas misi. Lalu, untuk waktu terbang di udara mampu hingga 40 menit. Dukungan sistem obstacle avoidance berbasis AI yang dimilikinya, mampi memberikan navigasi yang lebih aman di lingkungan kompleks sekalipun.

Tak heran jika drone ini banyak direkomendasikan untuk penggunaan dalam operasi darurat dan penegakan hukum untuk survei area berisiko tinggi. Di sektor industri, kemampuannya sangat efektif untuk inspeksi tambang, terowongan gelap, dan fasilitas dalam ruangan, sekaligus mengurangi risiko terhadap pekerja.

10. Parrot ANAFI USA

Drone Night Vision Terbaik - Parrot ANAFI USA

Sebagai drone profesional portabel dan aman, Parrot Anafi USA dilengkapi sensor termal FLIR Boson 320×256 dan kamera 32× zoom untuk kebutuhan pemantauan jarak jauh. Selain itu, juga didukung enkripsi data, durasi terbang 32 menit, proses persiapan penerbangan cepat hanya 60 detik, menjadikannya andal untuk respons cepat dan keamanan maksimal.

Dalam penggunaannya, drone banyak dimanfaatkan untuk patroli keamanan, konservasi satwa liar, dan operasi penting lainnya. Kamera termal dan zoom membantu pemantauan malam hari lebih aman, sementara sistem keamanan data memastikan setiap misi sensitif dapat dijalankan dengan tingkat keandalan tinggi.

11. Brinc LEMUR 2

Drone Night Vision Terbaik - Brinc LEMUR 2

Brinc LEMUR 2 membawa teknologi optik canggih dan sistem navigasi fleksibel untuk kebutuhan operasi indoor. Pencahayaan IR dan optik low-light memastikan identifikasi objek tetap jelas, sementara komunikasi dua arah, kemampuan self-righting, dan climbing mendukung pergerakan aman di ruang terbatas. Durasi terbang hingga 30 menit menjadikannya andal untuk misi taktis.

Berkat keandalannya untuk misi penegakan hukum dan kepolisian, Brinc LEMUR 2 membantu identifikasi ancaman dan korban dalam kondisi gelap total sekalipun. Fitur komunikasinya memungkinkan negosiasi dilakukan dari jarak aman, sehingga risiko terhadap personel dapat ditekan secara signifikan.

Baca juga: 20 Rekomendasi Drone Terbaik 2026 untuk Berbagai Industri

Penutup

DJI Matrice 300 RTK - Harga & Spec
sc: DJI

Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan jika drone night vision memberikan manfaat yang signfikan untuk berbagai aktivitas. Khususnya inspeksi bagi pelayanan publik di malam hari. Sehingga lebih efisien dan tepat sasaran serta meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

Kini, Anda bisa menghubungi kami untuk konsultasi via WhatsApp Doran Gadget seputar pengadaan drone dengan teknologi penglihatan dan sensor malam hari sesuai kebutuhan. Kami menjual produk original dengan garansi resmi pabrikan. Selain itu, juga ada layanan after sales yang bisa Anda dapatkan untuk setiap pembelian.

Semoga bermanfaat!

Artikel terkait: