Pilih Jenis Olahraga Sesuai Usia

Rutin melakukan olahraga tentu memberi dampak yang positif bagi tubuh. Beberapa manfaatnya, antara lain stamina lebih terjaga, berat badan dapat dikendalikan, serta mencegah terserang berbagai penyakit.

Meski memiliki banyak manfaat, Anda tidak dapat sembarang menjalani semua jenis olahraga. Memilih olahraga tentu harus sesuai usia. Alasannya adalah agar Anda melakukan olahraga yang sesuai dengan kemampuan fisik.

1. Jenis Olahraga untuk Anak dan Remaja

Sejak usia dini, anak mulai dikenalkan pentingnya berolahraga. Manfaatnya tak lain untuk memperkuat tulang pada masa pertumbuhan. Beberapa jenis olahraga yang cocok untuk anak, antara lain bersepeda, lari, berenang, dan menendang bola (futsal atau sepak bola).

Sementara itu, olahraga yang sesuai untuk rentang remaja seperti tenis, senam lantai, yoga, tenis, bulu tangkis, basket, dan latihan aerobik. Ketika anak memasuki usia remaja, mereka telah mampu menjalani olahraga yang disertai peraturan.

2. Jenis olahraga untuk rentang usia 20 tahun

Seseorang yang memasuki rentang usia 20 tahun mulai dipadati berbagai aktivitas. Waktu untuk berolahraga semakin sedikit. Namun, mereka tetap harus rutin berolahraga untuk membangun kepadatan tulang dan masa otot demi kesehatan di masa depan.

Beberapa olahraga berikut pas untuk seseorang berusia 20-an, antara lain kombinasi dari latihan aerobik seperti berenang, bersepeda, serta lari cepat dengan latihan kekuatan, mulai dari push up, squat, atau jump squat Selain itu, olahraga tenis, hiking, dan latihan angkat beban dapat dilakukan juga. Lakukan secara rutin selama 60 menit sebanyak 5 kali dalam seminggu.

3. Jenis olahraga untuk rentang usia 30 dan 40 tahun

Meski usia semakin tua, biasakan untuk melakukan olahraga yang rutin. Jika kurang beraktivitas, seseorang yang berusia 30 hingga 40 tahun dapat meningkatkan berat badan mereka. Selain itu, postur tubuh akan memburuk, rasa pegal dan nyeri di pinggang, punggung, atau leher mulai timbul.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah yoga dan pilates. Olahraga dapat mengendalikan kadar teknanan darah, kolesterol, dan gula darah. Selain itu, risiko terserang berbagai penyakit kronis dapat diturunkan dengan olahraga.

4. Jenis olahraga untuk rentang usia 50 dan 60 tahun

Seseorang yang telah memasuki rentang usia 50 hingga 60 tahun mulai terserang berbagai penyakit, seperti rematik, diabetes, pengeroposan tulang, hingga penyakit jantung. Olahraga seperti joging, jalan santai, atau jalan cepat menjadi aktivitas fisik yang dilakukan pada rentang usia tersebut.

5. Jenis olahraga untuk usia 70 tahun lebih

Ketika memasuki usia 70 tahun, fisik seseorang semakin menurun. Tubuh tentu tidak seenergik dulu. Untuk usia ini, seseorang dapat melakukan jalan santai saja. Berjalan santai sembari ditemani keluarga atau tetangga tentu meningkatkan semangat dan tidak stres.

Tinggalkan Balasan

× Whatsapp