Doran Gadget – Bagi para pecinta skateboard, mengabadikan momen aksi dan trik keren di atas papan adalah hal yang wajib dilakukan. Selain untuk kenangan pribadi, video dan foto skateboard juga bisa menjadi portofolio untuk menunjukkan kemampuan dan perkembanganmu. Karena itulah, yuk simak cara memilih kamera untuk skateboard beserta rekomendasinya di bawah ini!Â
Cara Memilih Kamera untuk Skateboard

Bagi banyak pemain skateboard, melewatkan aksi trik ekstrem yang dilakukan merupakan hal yang sangat disayangkan. Trik-trik ini bukan hanya menantang adrenalin, tetapi juga mencerminkan dedikasi dan keterampilan yang telah diasah selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, banyak pemain skateboard memilih untuk mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera khusus untuk skateboard. Mengabadikan momen ini tidak hanya memberi kenangan, tetapi juga bisa menjadi alat untuk menganalisis dan memperbaiki teknik.
Namun, memilih kamera yang tepat untuk skateboard tidaklah mudah. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti jenis kamera, resolusi gambar, frame rate, angle of view, dan lain sebagainya. Nah, berikut ini telah kami rangkum cara memiilh kamera untuk skateboard yang bisa Anda terapkan sebelum membeli yang baru. Simak selengkapnya!Â
1. Gunakan Action Cam
Saat Anda ingin mengabadikan momen epik saat bergaya di atas papan, penting untuk mengetahui jenis kamera apa yang Anda gunakan. Kamera digital memiliki ragam jenis yang berbeda dengan kelebihan dan fungsi masing-masing. Bagi para penyuka olahraga atau aktivitas ekstrem, action cam adalah pilihan yang lebih baik. Berikut adalah jenis kamera yang wajib Anda tahu.Â
- Action cam: Kamera ini dirancang khusus untuk aktivitas ekstrem seperti skateboard. Bentuknya yang kecil dan ringkas membuatnya mudah dibawa dan dipasang di berbagai posisi. Action cam juga tahan banting dan tahan air, sehingga cocok untuk digunakan di berbagai kondisi.
- Mirrorless: Kamera mirrorless menawarkan kualitas gambar yang lebih baik daripada action cam, dengan lensa yang dapat diganti. Namun, mirrorless umumnya lebih besar dan berat, sehingga tidak ideal untuk dibawa saat beraksi.
- Smartphone: Jika Anda memiliki smartphone dengan kamera berkualitas tinggi, Anda bisa menggunakannya untuk merekam video skateboard. Namun, pastikan untuk menggunakan smartphone case yang kuat dan tahan banting untuk melindungi smartphone dari benturan..
Kamera action jadi pilihan yang paling tepat untuk skateboard karena dirancang khusus untuk digunakan di berbagai kondisi dan medan. Bentuknya yang kecil dan ringkas membuatnya mudah dibawa dan dipasang di berbagai posisi. Anda bisa memasangnya di helm, papan skateboard, atau bahkan di pergelangan tangan, sehingga memberikan sudut pandang yang unik dan dinamis.
Selain ukurannya yang praktis, action cam juga tahan banting dan tahan air, menjadikannya pilihan ideal untuk merekam trik-trik skateboard yang penuh aksi. Kualitas gambar yang dihasilkan pun tak kalah dengan kamera lain, dengan resolusi tinggi dan kemampuan merekam dalam kondisi cahaya minim. Dengan action cam, Anda bisa mengabadikan setiap momen epik saat bermain skateboard tanpa khawatir dengan kondisi kamera.
Baca juga: Apa Itu Skateboard? Yuk Intip Sejarah dan Manfaatnya!
2. Resolusi Gambar
Resolusi gambar menentukan tingkat detail dalam video yang dihasilkan. Semakin tinggi resolusinya, semakin detail videonya. Untuk skateboard, resolusi minimal 1080p (Full HD) sudah cukup untuk menghasilkan video yang bagus. Namun, jika Anda ingin hasil yang lebih maksimal, Anda bisa memilih kamera dengan resolusi 4K atau bahkan 8K.
Setiap merek memiliki spesifikasi lensa kamera yang berbeda, sehingga penting bagi Anda untuk menentukan mana yang paling sesuai dengan aktivitas dan tujuanmu. Resolusi yang lebih tinggi akan menghasilkan video aksi yang lebih akurat dan tajam karena detail yang luar biasa namun juga memerlukan ruang penyimpanan yang lebih besar dan perangkat keras yang lebih kuat. Oleh karena itu, pastikan Anda mempertimbangkan aspek-aspek ini sebelum memutuskan action cam yang akan dibeli.
3. Frame Rate
Frame rate adalah jumlah bingkai gambar yang ditangkap kamera per detik dan tidak boleh diabaikan. Semakin tinggi frame rate, semakin halus videonya. Untuk skateboard, frame rate minimal 60 fps sudah cukup untuk menghasilkan video yang mulus. Namun, jika Anda ingin merekam video slow motion, Anda bisa memilih kamera dengan frame rate 120 fps atau bahkan 240 fps.
Karena kamera untuk skateboard sering digunakan untuk merekam gerakan yang cepat dan dinamis, dengan frame rate yang tinggi, video akan tampak lebih halus dan detail, sehingga setiap gerakan trik skateboard dapat terlihat jelas dan menarik. Selain itu, frame rate yang tinggi juga membantu mengurangi efek rolling shutter, yang bisa menyebabkan distorsi pada video ketika merekam objek yang bergerak cepat.

4. Angle of View (AoV)
Angle of View (AoV) menentukan seberapa luas area yang dapat ditangkap oleh kamera. Semakin tinggi AoV, semakin luas area yang dapat ditangkap. Untuk skateboard, AoV minimal 120 derajat sudah cukup untuk menangkap seluruh aksi skateboarder. Dengan AoV yang tinggi, Anda dapat menangkap aksi Anda dengan lebih baik dan lebih akurat.
Selain itu, gambar yang dihasilkan juga akan lebih stabil karena pergerakan kamera tidak akan terlalu banyak. Dengan demikian, memilih kamera skateboard dengan AoV yang luas merupakan hal penting untuk memastikan bahwa Anda dapat menangkap setiap momen dengan sempurna.
5. Auto Tracking & Auto Focus
Auto tracking adalah fitur yang memungkinkan kamera video untuk skateboard mengikuti subjek yang bergerak (dalam hal ini skateboarder) tanpa penyesuaian manual. Ini sangat berguna untuk skater solo yang ingin merekam diri mereka sendiri tanpa membutuhkan seseorang untuk mengoperasikan kamera. Kamera video skateboard dengan kemampuan auto-tracking canggih dapat membantu memastikan Anda tetap dalam bingkai, membuat video Anda lebih menarik dan dinamis.
Sementara auto focus adalah fungsi kamera yang secara otomatis menyesuaikan fokus untuk menjaga subjek tetap tajam dan jelas. Untuk skateboarding, di mana aksi cepat dan subjek dapat dengan cepat berubah jarak dari kamera, memiliki auto-focus yang andal sangat penting. Memastikan bahwa bidikan Anda tetap tajam dan tidak buram, bahkan jika Anda banyak bergerak.
6. Opsi Pemasangan
Opsi pemasangan adalah cara-cara yang dapat Anda gunakan untuk memasang kamera ke berbagai permukaan atau dudukan. Dudukan umum termasuk dudukan perekat, dudukan helm, dudukan dada, dan dudukan tripod. Kemampuan untuk memasang kamera skateboard dengan aman dan kreatif memungkinkan Anda menangkap sudut dan perspektif yang berbeda, menambahkan variasi pada video skateboard Anda.
Cari kamera yang dilengkapi dengan atau kompatibel dengan berbagai aksesori pemasangan. Beberapa action cam saat ini sudah dilengkapi dengan bundle yang memungkinkan Anda untuk memasang camera diberbagai tempat termasuk topi, baju, hingga skateboard itu sendiri.Â
Baca juga: 7 Rekomendasi Aksesoris Action Cam yang Wajib Dimiliki untuk Petualangan Maksimal
Rekomendasi Kamera untuk Skateboard
Agar tidak bingung-bingung memilih action cam seperti apa untuk mendokumentasikan skateboard Anda, Doran Gadget telah memilih beberapa kamera untuk dipilih. Nah, berikut ini deretan rekomendasi kamera untuk skateboard yang bisa Anda pilih. Selengkapnya di bawah ini ya:
1. DJI Osmo Action 6

DJI Osmo Action 6 adalah pilihan tepat untuk kamera skateboard. Kamera ini membawa sensor CMOS 1/1.1 inci berbentuk square dan aperture variabel f/2.0–f/4.0. Kombinasi tersebut memberikan fleksibilitas lebih ketika merekam di kondisi terang maupun minim cahaya. Menariknya lagi, membawa karakter khas action camera DJI yang mengutamakan stabilisasi, sehingga footage tetap nyaman ditonton meskipun kamera ikut bergerak cepat mengikuti skater.
Untuk skateboard, angle utama DJI Osmo Action 6 adalah sebagai kamera all-rounder untuk follow-cam dan POV. Kamera dapat digunakan saat mengikuti skater dari belakang, mengambil low-angle dari samping lintasan, maupun dipasang menggunakan berbagai aksesori untuk menghasilkan perspektif yang lebih imersif. Format sensor square juga memberikan ruang lebih luas ketika footage nantinya ingin digunakan untuk video horizontal maupun vertikal.
Harga DJI Osmo Action 6: mulai Rp7.5 jutaan
Baca juga: 16 Rekomendasi Action Camera Terbaik 2026 dari Berbagai Brand Ternama
2. Insta360 X6

Jika Anda menginginkan pengambilan sudut yang lebih leluasa, maka Insta360 X6 jadi pilihan yang bisa dipertimbangkan. Kamera 360 ini menggunakan dua sensor Sony custom 1/1.1 inci dan mampu merekam video 360 hingga 8K50fps. Fitur seperti FlowState Stabilization, 360° Horizon Lock, InstaFrame 2.0, serta lensa yang bisa diganti juga membuatnya semakin nyaman terhadap risiko benturan seperti skateboard.
Keunggulan lain dari kamera ini yakni dapat diandalkan sebagai follow-cam dan reframing. Pengguna tidak perlu terlalu khawatir arah trik keluar dari frame karena kamera merekam seluruh area di sekelilingnya. Setelah sesi selesai, angle bisa dipilih kembali ketika editing, mulai dari tampilan depan, belakang, samping, hingga third-person menggunakan Invisible Selfie Stick.
Harga Insta360 X6: mulai Rp15 jutaan
3. DJI Osmo 360 II

Keunggulan DJI Osmo 360 II selain mampu merekam secara menyeluruh, juga mampu melakukan perekaman hingga 8K60fps. Sistem kamera ini membawa 1 inci, dynamic range hingga 14,5 stop, AI SuperNight 2.0, lensa yang dapat diganti, dan penyimpanan internal sebesar 105GB. Kombinasi tersebut membuatnya mampu menangkap detail tinggi sekaligus memberikan fleksibilitas untuk merekam dari berbagai arah dalam satu kali pengambilan gambar.
Untuk skateboard, angle utama Osmo 360 II adalah merekam gerakan yang cepat dan tidak terduga tanpa kehilangan momen. Kamera dapat diletakkan di titik tertentu di skatepark, dibawa mengikuti skater, atau digunakan dengan extension pole untuk mendapatkan perspektif third-person. Resolusi dan frame rate tinggi juga memberi ruang lebih besar untuk melakukan reframing maupun membuat potongan gerakan yang terasa lebih dinamis saat proses editing.
Harga DJI Osmo 360 II: mulai Rp9.9 jutaan
4. GoPro Mission 1 Pro

Kamera skateboard lainnya yang cukup unggul adalah GoPro Mission 1 Pro. Keunggulan kamera ini adalah menggunakan sensor 1 inci 50MP dan prosesor GP3, serta mampu merekam hingga 8K60fps dan 4K240fps dalam format 16:9. Dukungan Open Gate hingga 8K30 dan 4K120 juga memberikan ruang lebih luas bagi kreator yang ingin melakukan reframing atau color grading dalam workflow produksi yang lebih baik.
Kemampuan 4K240fps mampu menangkap pergerakan secara mendetail dan lebih jelas, seperti flip, grind, atau landing dalam slow motion. Model ini lebih cocok digunakan oleh filmer yang mengikuti skater dari sisi lintasan atau membuat video profil atlet dibanding sekadar dijadikan kamera POV yang dipasang di tubuh.
Harga GoPro Mission 1 Pro: mulai Rp13.9 jutaan
5. GoPro MAX 2

GoPro MAX 2 menawarkan kemampuan video 360 dalam resolusi 8K dan membawa karakter rugged khas GoPro. Kamera ini dibekali Max HyperSmooth, 360 Horizon Lock, lensa yang dapat diganti, serta kemampuan slow motion 360 hingga 4K100fps. Pengguna juga dapat mengambil video single-lens hingga 4K60fps jika tidak selalu membutuhkan format 360°.
Untuk skateboard, MAX 2 cocok untuk third-person shot, POV lebar, dan trik yang membutuhkan framing fleksibel. Pengguna bisa merekam seluruh gerakan terlebih dahulu, lalu memilih angle terbaik melalui aplikasi Quik setelah sesi selesai. Dukungan mounting GoPro yang luas juga memudahkan kamera digunakan pada berbagai setup untuk menciptakan perspektif berbeda tanpa harus sering mengubah posisi kamera.
Harga GoPro MAX2: mulai Rp6 jutaan
6. Insta360 Ace Pro 2

Insta360 Ace Pro 2 mengandalkan sensor 1/1.3 inci 8K yang dipadukan dengan lensa Leica Summarit dan sistem Dual AI Chip. Kamera ini dapat merekam hingga 8K30fps dan memiliki mode PureVideo untuk membantu meningkatkan kualitas rekaman di kondisi cahaya rendah. Active HDR hingga 4K60fps juga membantu mempertahankan detail pada area terang dan gelap ketika merekam di lingkungan outdoor.
Kamera ini cocok digunakan untuk aksi di street session maupun skatepark. Kombinasi stabilisasi dan kualitas gambar tinggi membuatnya ideal untuk mengikuti skater dari jarak dekat, sementara performa low-light bisa menjadi nilai tambah ketika sesi berlangsung sore hingga malam. Angle ini cocok bagi pengguna yang menginginkan hasil video action tetapi tetap memperhatikan kualitas visual.
Harga Insta360 Ace Pro 2: mulai Rp9 jutaan
Baca juga: 9 Cara Merawat Action Camera Agar Awet dan Tetap Prima
7. Insta360 X5

Walaupun seri terbaru sudah diluncurkan, namun Insta360 X5 setidaknya masih layak untuk jadi bahan pertimbangan. Kamera ini mampu merekam video 360 hingga 8K30fps menggunakan dual sensor 1/1.28 inci dan Triple AI Chip. InstaFrame, Invisible Selfie Stick Effect, serta fleksibilitas menentukan framing setelah perekaman membuatnya ideal untuk aktivitas olahraga yang memiliki banyak gerakan spontan.
Kamera ini juga cocok untuk merekam line panjang, follow shot, hingga angle seolah direkam drone dari jarak dekat menggunakan selfie stick. Bagi pengguna yang tidak selalu membutuhkan spesifikasi tertinggi X6, X5 masih menawarkan paket fitur yang lengkap untuk menghasilkan konten skateboard kreatif.
Harga Insta360 X5: mulai Rp11 jutaan
8. SJCAM SJ30

SJCAM SJ30 hadir membawa konsep dual-lens yang ditujukan untuk kebutuhan pengambilan gambar siang dan malam. Kamera ini menggunakan sensor daylight 1/2 inci dan sensor starlight 1/1.8 inci dengan aperture f/1.8, serta mendukung perekaman hingga 8K20fps. Fitur SteadyMotion 2.0 dan Horizon Lock hingga 45° turut membantu menjaga video tetap lebih stabil ketika kamera digunakan dalam kondisi bergerak.
Untuk skateboard, SJ30 menarik sebagai opsi action camera dengan perhatian lebih pada kondisi pencahayaan yang berubah-ubah. Kamera dapat digunakan untuk merekam sesi di skatepark outdoor pada siang hari kemudian dilanjutkan ke street session pada malam hari tanpa harus berganti perangkat. FOV luas dan stabilisasi juga membuatnya cukup fleksibel digunakan untuk follow-cam maupun angle rendah dekat permukaan jalan.
Harga SJCAM SJ30: mulai Rp5.6 jutaan
9. GoPro HERO13 Black

Meski bisa dibilang bukan seri baru, namun GoPro HERO13 Black masih tetap relevan merekam setiap aksi skateboard. Salah satunya adalah mampu merekam hingga 5.3K60fps, 4K120fps, dan memiliki Burst Slo-Mo hingga 400fps pada resolusi tertentu. HyperSmooth 6.0 membantu menjaga video tetap stabil, sementara dukungan HB-Series Lens Mods memberikan lebih banyak pilihan perspektif, termasuk Ultra Wide Lens Mod untuk mendapatkan field of view yang lebih luas.
Angle terbaik HERO13 Black untuk skateboard adalah POV dan mounting yang fleksibel. Kamera dapat dipasang menggunakan ekosistem aksesori GoPro yang luas atau digunakan handheld ketika mengikuti skater. Mode slow motion juga berguna untuk memperlihatkan detail saat skateboard meninggalkan tanah, melakukan rotation, hingga momen landing yang sulit terlihat dalam kecepatan normal.
Harga GoPro HERO13 Black: mulai Rp7.5 jutaan
10. DJI Osmo Action 5 Pro

DJI Osmo Action 5 Pro menggunakan sensor CMOS 1/1.3 inci dengan dynamic range hingga 13,5 stop. Kamera mendukung perekaman 4K hingga 120fps, RockSteady 3.0, HorizonSteady, Subject Tracking, serta SuperNight untuk kondisi pencahayaan rendah. Selain itu, kamera juga memiliki penyimpanan internal dan layar OLED di bagian depan maupun belakang untuk mempermudah pengoperasian.
Untuk kebutuhan skateboard, Osmo Action 5 Pro cocok sebagai alternatif Action 6 yang tetap mumpuni untuk follow-cam dan slow motion. 4K120fps dapat digunakan untuk memperlambat trik tanpa terlalu mengorbankan detail, sementara RockSteady membantu mengurangi getaran ketika filmer ikut bergerak. HorizonSteady juga berguna ketika posisi kamera berubah-ubah saat mengikuti skater melewati lintasan yang tidak rata.
Harga DJI Osmo Action 5 Pro: mulai Rp5.5 jutaan
Baca juga: 10 Action Camera dengan Ketahanan Baterai Terlama 2026
11. Insta360 GO Ultra

Untuk kebutuhan kamera yang ringkas, Insta360 GO Ultra jadi pilihan tepat untuk pengambilan gambar dengan mode hands-free. Kamera dapat dipasangkan menggunakan magnetic mounting dan berbagai aksesori kecil, membuatnya lebih fleksibel ditempatkan pada posisi yang sulit dijangkau action camera berukuran penuh. Dimensinya yang ringkas juga membuat perangkat ini lebih nyaman digunakan ketika pengguna ingin merekam POV tanpa setup yang terlalu besar.
Karena itu, angle utama GO Ultra adalah POV skateboard yang natural dan minim gangguan. Kamera dapat digunakan untuk menghasilkan sudut pandang dari tubuh atau posisi lain yang memberikan perspektif seperti melihat langsung dari sisi skater. Ukurannya yang kecil juga membuka peluang membuat tangkapan layar kreatif dengan posisi kamera yang lebih dekat terhadap papan atau gerakan tubuh.
Harga Insta360 GO Ultra: mulai Rp8.3 jutaan
12. DJI Osmo Nano

Kamera skateboard dengan ukuran ringkas lainnya adalah DJI Osmo Nano. Memiliki sensor CMOS 1/1.3 inci, mampu merekam hingga 4K60fps, termasuk slow motion 4K120fps. Tingkat kestabilannya semakin baik dengan fitur RockSteady 3.0 dalam pengambilan gambar yang bergerak cepat.
Di samping itu, kamera ini ideal untuk menghadirkan sudut pandang pengguna tanpa ribet. Sementara kemampuan 4K120fps dapat dimanfaatkan untuk merekam detail trick seperti kickflip atau ollie. Angle ini cocok untuk konten pendek yang ingin memberikan sensasi lebih dekat terhadap gerakan pemain.
Harga DJI Osmo Nano: mulai Rp5.7 jutaan
13. Insta360 X4 Air

Insta360 X4 Air menawarkan kamera 360 dengan bobot sekitar 165 gram dan kemampuan perekaman hingga 8K30fps. Kamera ini mendukung konsep shoot first, frame later serta Invisible Selfie Stick untuk menciptakan perspektif third-person tanpa memperlihatkan tongkat kamera pada hasil akhir. Dibanding beberapa kamera 360 lainnya, bodinya yang lebih ringan menjadi nilai tambah ketika harus dibawa bergerak dalam waktu lama.
Anda bisa mengikuti skater menggunakan selfie stick kemudian menentukan komposisi terbaik ketika editing. Bobot yang lebih ringan juga membuat kamera lebih nyaman digunakan pada sesi panjang, terutama untuk kreator yang ingin mendapatkan banyak angle dari satu file rekaman.
Harga Insta360 X4 Air: mulai Rp7.2 jutaan
14. AKASO 360

AKASO 360 menjadi alternatif kamera 360 dengan kemampuan merekam video hingga 5.7K30fps atau 4K60fps. Kamera ini menggunakan dual sensor 1/2 inci 48MP dan dilengkapi 360° Horizon Steady, SuperSmooth stabilization, AI Subject Tracking, serta Invisible Selfie Stick. Kemampuan shoot first, frame later juga memudahkan pengguna memilih sudut terbaik setelah aktivitas selesai direkam.
Kamera dapat digunakan untuk membuat third-person shot, follow-cam, maupun video yang bisa diubah menjadi berbagai rasio layar setelah editing. Keberadaannya membuat pilihan kamera 360 tidak hanya terbatas pada segmen flagship, sehingga cocok bagi kreator yang ingin bereksperimen dengan angle 360 tanpa langsung beralih ke kelas paling premium.
Harga AKASO 360: mulai Rp3.8 jutaan
15. DJI Osmo Pocket 4P

Terakhir ada DJI Osmo Pocket 4P dengan mekanisme stabilisasi gimbal mekanis 3-axis. Selain itu mengadopsi sistem dual-lens, termasuk kamera wide dengan sensor 1 inci dan dynamic range hingga 17 stop serta lensa 60mm f/1.8. Kamera juga mendukung 4K240fps slow motion, ActiveTrack, dan autofocus untuk mengikuti subjek yang terus bergerak.
Kamera ini cocok untuk tracking shot sambil berjalan, close-up trik, cinematic B-roll, hingga establishing shot sebelum sesi dimulai. Kehadirannya melengkapi daftar kamera skateboard karena tidak semua skate video harus menggunakan POV; beberapa produksi justru membutuhkan pergerakan kamera yang halus dan tampilan yang lebih sinematik.
Harga DJI Osmo Pocket 4P: mulai Rp11.5 jutaan
Baca juga: 7+ Merk Action Cam Terbaik untuk Petualangan Ekstrem
Penutup
Itulah deretan rekomendasi kamera untuk skateboard dan cara memilihnya yang wajib Anda ketahui. Dapatkan berbagai action cam terbaik hanya di Doran Gadget. Karena semua produk di Doran Gadget merupakan produk original dengan garansi resmi. Unduh aplikasi Doran Gadget untuk kemudahan transaksi via online.

























































