Doran Gadget – Garmin CIRQA dan Fitbit Air menjadi dua fitness tracker tanpa layar yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan dengan smartwatch pada umumnya. Meski mengusung konsep yang serupa, keduanya memiliki keunggulan dan target pengguna yang tidak sama. Lantas, apa saja perbedaan Garmin CIRQA dan Fitbit Air? Simak perbandingan lengkapnya di bawah ini.
Spesifikasi Garmin CIRQA vs Fitbit Air
| Spesifikasi | Garmin CIRQA | Google Fitbit Air |
| Desain | Fitness tracker tanpa layar, tombol fisik, tali ComfortFit berbahan kain | Fitness tracker tanpa layar, tanpa tombol, housing polycarbonate & PBT daur ulang, tali tekstil/silikon |
| Dimensi & Bobot | 27 × 47 × 9 mm, berat 20,7 g (S-M) / 21,2 g (L-XL) | 34,9 × 17 × 8,3 mm, berat 12 g (dengan tali) |
| Pilihan Ukuran & Warna | S-M (120-200 mm) dan L-XL (145-240 mm), 4 warna | One Size (tekstil) atau S/L (silikon), 5 warna + Stephen Curry Edition |
| Baterai & Pengisian | Hingga 10 hari, baterai Li-ion, charger proprietary Garmin | Hingga 7 hari, Li-Po, isi penuh 90 menit, fast charging 5 menit untuk 1 hari penggunaan |
| Ketahanan Air | 5 ATM, aman untuk berenang | 5 ATM (50 meter) |
| Sensor | Optical HR, Pulse Ox, akselerometer | Optical HR, akselerometer 3-axis + gyroscope, sensor merah & inframerah SpO2, sensor suhu kulit, motor getar |
| Pemantauan Kesehatan | Detak jantung 24/7, HR abnormal, Body Battery, stres, respirasi, Sleep Score, Sleep Coach, tidur siang, HRV, Fitness Age, hidrasi, kesehatan wanita, suhu kulit, Jet Lag Adviser, Health Snapshot | Detak jantung, tidur, SpO2, variasi suhu kulit, aktivitas harian, estimasi kalori |
| Fitur Olahraga | 80+ profil olahraga, Recovery Time, VO2 Max, Training Load, Training Status, Training Effect, HR Zones, Auto Lap, Cadence, GPS Pace, Garmin Coach | Pelacakan aktivitas harian dan olahraga dasar |
| Deteksi Aktivitas | Automatic Activity Detection, langkah, kalori, jarak, intensity minutes, auto rep counting | Automatic Activity Detection, langkah, kalori, aktivitas harian |
| GPS | Connected GPS melalui smartphone | Connected GPS melalui smartphone |
| Konektivitas | Bluetooth, ANT+, Garmin Connect, kompatibel Android & iPhone, Find My Garmin | Bluetooth 5.0, Google Health App, kompatibel Android 11+ & iOS 16.4+ |
| Memori | 128 MB | Menyimpan data gerakan 7 hari, ringkasan 30 hari, data detak jantung tiap 2 detik |
Baca juga: Coros Pace 4 vs Garmin Forerunner 170, Mana Smartwatch Lari Terbaik 2026?

Desain, Build, dan Layar
Garmin CIRQA dan Fitbit Air sama-sama mengusung konsep fitness tracker tanpa layar sehingga tampil lebih sederhana dibandingkan smartwatch pada umumnya. Karena tidak menggunakan panel AMOLED maupun LCD, konsumsi dayanya menjadi lebih hemat sehingga baterai dapat bertahan lebih lama.
Seluruh data kesehatan dan aktivitas ditampilkan melalui aplikasi di smartphone sehingga pengguna tetap bisa memantau jumlah langkah, detak jantung, kualitas tidur, hingga aktivitas olahraga tanpa terganggu notifikasi atau layar yang terus menyala.
Keduanya juga kompatibel dengan smartphone Android dan iPhone sehingga dapat digunakan di berbagai sistem operasi. Selain itu, Garmin CIRQA maupun Fitbit Air sama-sama memiliki ketahanan terhadap air sehingga aman dipakai saat berolahraga maupun menjalani aktivitas sehari-hari.
Perbedaan keduanya mulai terlihat dari desain fisik dan cara pengoperasiannya. Garmin CIRQA dibekali satu tombol fisik yang berfungsi untuk memulai dan menghentikan aktivitas olahraga sehingga lebih praktis saat digunakan. Sementara itu, Fitbit Air sepenuhnya dikendalikan melalui aplikasi smartphone dan memiliki sensor berukuran lebih kecil sehingga tampil lebih tersembunyi di pergelangan tangan.
Meski sensor Garmin CIRQA terlihat sedikit lebih menonjol, bobotnya tetap ringan dan nyaman dipakai. Perbedaan lainnya juga hadir pada aplikasi pendamping yang digunakan. Garmin mengandalkan Garmin Connect dengan analisis olahraga yang lebih lengkap, sedangkan Fitbit Air menggunakan Fitbit App yang menyajikan data dalam tampilan sederhana sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan pengguna.
Sensor dan Fitur Kesehatan
Untuk urusan pemantauan kesehatan, kedua perangkat sama-sama dibekali berbagai sensor yang mampu mencatat kondisi tubuh sepanjang hari. Garmin CIRQA menawarkan fitur yang lebih lengkap dengan pemantauan detak jantung, tingkat stres, kualitas tidur beserta tahap tidurnya, aktivitas harian, pergerakan tubuh, respirasi, tingkat pemulihan, hingga Body Battery yang menjadi fitur khas Garmin.
Body Battery memanfaatkan kombinasi data aktivitas, tidur, stres, dan detak jantung untuk memperkirakan tingkat energi tubuh sehingga pengguna dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berolahraga atau beristirahat. Fitness tracker ini juga dapat memanfaatkan GPS pada smartphone saat merekam aktivitas luar ruangan.
Seluruh data kemudian diolah melalui Garmin Connect sehingga pengguna bisa melihat grafik kesehatan, tren aktivitas, laporan yang lebih rinci, serta perkembangan performa dalam jangka panjang.
Sementara itu, Fitbit Air menghadirkan sensor untuk memantau detak jantung, kualitas tidur, aktivitas harian, pergerakan tubuh, serta estimasi kalori yang terbakar. Semua informasi tersebut disajikan melalui Fitbit App dengan tampilan yang sederhana sehingga mudah dipahami tanpa harus mempelajari statistik olahraga yang rumit.
Jumlah metrik kesehatan yang tersedia memang tidak sebanyak Garmin CIRQA dan analisisnya juga tidak sedalam fitur Body Battery, Recovery, Stress Tracking, maupun laporan kesehatan di Garmin Connect. Meski begitu, Fitbit Air tetap mampu memenuhi kebutuhan pemantauan kesehatan sehari-hari sehingga cocok bagi pengguna yang menginginkan pengalaman yang lebih praktis dan mudah dipahami.
Baca juga: Garmin Forerunner 70 vs Forerunner 55, Mana yang Lebih Worth It untuk Pelari?

Fitur Olahraga, Smart Features, dan Konektivitas
Perbedaan terbesar antara Garmin CIRQA dan Fitbit Air terletak pada kemampuan olahraganya. Garmin CIRQA mendukung lebih dari 80 profil olahraga yang mencakup berjalan kaki, berlari, bersepeda, latihan beban, yoga, HIIT, berenang, hingga berbagai aktivitas lainnya.
Selama latihan berlangsung, perangkat dapat merekam jarak tempuh menggunakan Connected GPS dari smartphone, detak jantung, durasi latihan, kalori yang terbakar, tingkat intensitas, serta informasi pemulihan setelah olahraga.
Seluruh data tersebut kemudian dianalisis melalui Garmin Connect sehingga pengguna dapat memantau perkembangan performa dari waktu ke waktu. Sebaliknya, Fitbit Air lebih difokuskan untuk aktivitas harian seperti berjalan kaki, olahraga ringan, dan pencapaian target aktivitas setiap hari.
Analisis yang diberikan memang lebih sederhana, tetapi tetap memadai bagi pengguna yang hanya ingin mengetahui tingkat aktivitas fisik tanpa statistik latihan yang terlalu rinci. Meski begitu, keduanya sama-sama mendukung Automatic Activity Detection sehingga beberapa jenis olahraga dapat dikenali secara otomatis tanpa harus memulai sesi latihan secara manual.
Kedua perangkat juga menawarkan sejumlah fitur pintar yang mendukung penggunaan sehari-hari. Garmin CIRQA dapat melakukan sinkronisasi otomatis dengan Garmin Connect, terintegrasi dengan perangkat Garmin lain seperti sport watch dan Edge Cycling Computer, mendukung fitur LiveTrack saat aktivitas berlangsung, menerima pembaruan perangkat lunak melalui smartphone, serta kompatibel dengan Android dan iPhone.
Sementara itu, Fitbit Air melakukan sinkronisasi otomatis ke Fitbit App dan menyajikan dashboard kesehatan yang sederhana sehingga seluruh data lebih mudah dipahami. Keduanya sama-sama tidak memiliki GPS bawaan sehingga perekaman rute dan lokasi mengandalkan Connected GPS melalui smartphone yang telah dipasangkan.
Artinya, pengguna tetap perlu membawa ponsel saat berlari, berjalan kaki, atau bersepeda jika ingin mendapatkan data lokasi secara lengkap. Selain itu, Garmin CIRQA dan Fitbit Air juga tidak menyediakan notifikasi, panggilan telepon, aplikasi di perangkat, pembayaran digital, maupun navigasi peta karena keduanya memang dirancang sebagai fitness tracker tanpa layar yang berfokus pada kesehatan dan aktivitas olahraga.
Baterai, Langganan, dan Fitur AI
Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama fitness tracker tanpa layar karena konsumsi dayanya jauh lebih hemat dibandingkan smartwatch konvensional. Garmin CIRQA mampu bertahan hingga 10 hari dalam penggunaan normal, sedangkan Fitbit Air menawarkan daya tahan sekitar 7 hari dalam sekali pengisian daya.
Selisih tiga hari tersebut membuat Garmin CIRQA lebih unggul untuk penggunaan jangka panjang karena pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi ulang baterai. Selain itu, kedua perangkat tetap nyaman digunakan untuk memantau kualitas tidur setiap malam tanpa harus sering dilepas untuk diisi daya.
Bagi pengguna yang sering bepergian atau ingin melakukan pemantauan kesehatan secara terus-menerus, Garmin CIRQA memberikan waktu operasional yang lebih panjang. Menariknya, Garmin CIRQA maupun Fitbit Air tetap dapat digunakan tanpa harus berlangganan layanan premium. Fitur utama seperti pelacakan olahraga, pemantauan tidur, detak jantung, serta berbagai data kesehatan sudah tersedia secara gratis.
Jika membutuhkan analisis yang lebih mendalam, Garmin menyediakan Garmin Connect Plus yang menghadirkan Active Intelligence berbasis AI, fitur pelacakan nutrisi, dan berbagai jenis latihan tambahan. Sementara itu, Fitbit menawarkan Google Health Premium dengan Google Health Coach berbasis AI yang mampu memberikan insight kesehatan, menjelaskan berbagai metrik tubuh, serta menyusun program latihan yang dipersonalisasi.
Baca juga: Garmin Forerunner 165 vs Garmin Forerunner 170: Mana yang Worth It Buat Lari?

Harga Garmin CIRQA vs Fitbit Air
Garmin memasarkan CIRQA sebagai fitness tracker premium dengan fitur olahraga dan analisis kesehatan yang lebih lengkap. Sementara itu, Fitbit Air hadir sebagai pilihan yang lebih terjangkau untuk pengguna yang menginginkan pemantauan kesehatan harian dengan pengalaman penggunaan yang sederhana. Berikut harga resmi keduanya.
- Garmin CIRQA: £199,99 atau sekitar Rp4,4 jutaan
- Fitbit Air: £109,99 atau sekitar Rp2,4 jutaan
Garmin CIRQA sudah dapat digunakan tanpa biaya langganan wajib sehingga pengguna bisa menikmati fitur utama melalui Garmin Connect secara gratis. Hal yang sama juga berlaku pada Fitbit Air yang tetap menyediakan fitur inti tanpa harus berlangganan. Jika membutuhkan analisis kesehatan berbasis AI dan fitur tambahan, masing-masing perangkat menyediakan layanan premium yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.



























































