| Spesifikasi | Coros Pace 4 | Garmin Forerunner 170 |
| Dimensi & Bobot | 43,4 × 43,4 × 11,8 mm; 32 g (nylon) / 40 g (silikon) | 42,6 × 42,6 × 11,9 mm; 41 g |
| Material | Mineral Glass, bezel Fiber Reinforced Polymer (tersedia versi Aluminum), strap silikon/nylon | Kaca diperkuat secara kimia, bezel Fiber Reinforced Polymer, strap silikon |
| Layar | AMOLED 1,2 inci, 390 × 390 piksel, Always-On, layar sentuh | AMOLED 1,2 inci, 390 × 390 piksel, Always-On, layar sentuh |
| Navigasi & Konektivitas | Digital Dial + Back Button + Action Button, Bluetooth, Wi-Fi | 5 tombol fisik, Bluetooth, ANT+, Garmin Connect |
| Ketahanan | Tahan air 5 ATM, suhu kerja -20°C hingga 50°C | Tahan air 5 ATM |
| Baterai | Hingga 19 hari (6 hari AOD), GPS All Systems 41 jam (30 jam AOD), Dual Frequency 31 jam, isi daya <2 jam | Hingga 10 hari (4 hari AOD), Battery Saver 19 hari, GPS 20 jam, All-Systems 14 jam |
| Memori | 4 GB, penyimpanan aktivitas hingga 1.200 jam | 4 GB |
| GPS & Navigasi | Dual-Frequency GPS (GPS, GLONASS, Galileo, Beidou, QZSS), Breadcrumb, Back-to-Start, Safety Alerts | GPS, GLONASS, Galileo, All-Systems GNSS, Breadcrumb, TracBack, navigasi titik-ke-titik |
| Sensor | Optical HR, Pulse Oximeter, barometer, altimeter, kompas 3D, akselerometer, giroskop, termometer, mikrofon | Elevate HR, Pulse Ox, barometer, altimeter, kompas, akselerometer, giroskop, termometer, sensor cahaya |
| Fitur Kesehatan | HRV, Sleep (REM), Daily Stress, Wellness Check, Recovery, Voice Notes, pelacakan aktivitas harian | Body Battery, HRV Status, Sleep Coach, Health Snapshot, Morning & Evening Report, Fitness Age, Lifestyle Logging, Recovery Time |
| Fitur Latihan | EvoLab, Effort Pace, VO2 Max, Training Plans, Running Fitness, Virtual Pacer, Running Form Test, kontrol GoPro/DJI/Insta360 | Training Readiness, Training Status, Training Effect, Suggested Daily Workout, Garmin Coach, VO2 Max, PacePro, Race Predictor |
| Mode Olahraga | Lari, sepeda, renang, triathlon, hiking, gym, dan lainnya | Lari, sepeda, renang, hiking, gym, olahraga raket, tim, musim dingin, air, dan puluhan profil lainnya |
| Fitur Pintar | Notifikasi, Find My Phone, Find My Watch, musik offline, sinkronisasi Wi-Fi & COROS App | Smart Notification, Garmin Pay, Connect IQ Store, Garmin Messenger, Garmin Share, kontrol musik, kalender, cuaca |
| Aplikasi Pendukung | Strava, TrainingPeaks, Komoot, Nike Run Club, adidas Running, Apple Health, Stryd, Decathlon, dll. | Garmin Connect, Connect IQ serta integrasi dengan berbagai sensor dan aksesori Garmin |
Baca juga: Garmin Forerunner 70 vs Forerunner 55, Mana yang Lebih Worth It untuk Pelari?
Desain dan Build

Garmin Forerunner 170 hadir dengan desain khas seri Forerunner yang sederhana tetapi tetap modern. Smartwatch ini menggunakan bodi berbahan polimer dan dibekali layar AMOLED 1,2 inci. Navigasinya mengandalkan lima tombol fisik khas Garmin sehingga tetap mudah digunakan saat berolahraga.
Bobotnya sekitar 41 gram sehingga nyaman dipakai seharian, baik saat berlari, bersepeda, maupun saat tidur untuk memantau kualitas istirahat. Selain itu, Garmin juga menghadirkan pilihan warna yang lebih beragam sehingga tampil lebih segar dibanding generasi sebelumnya.
Di sisi lain, Coros Pace 4 mengusung desain yang lebih ramping dengan ketebalan sekitar 11,8 mm. Pengguna dapat memilih strap silikon dengan bobot sekitar 40 gram atau strap nilon yang membuat total bobotnya hanya sekitar 32 gram. Hal tersebut menjadikannya salah satu smartwatch GPS paling ringan di kelasnya sehingga nyaman digunakan saat latihan maupun kompetisi jarak jauh.
Kedua smartwatch sama-sama memiliki sertifikasi tahan air 5 ATM sehingga aman dipakai berenang atau berolahraga saat hujan. Perbedaannya, Garmin mengandalkan lima tombol fisik untuk navigasi, sedangkan Coros memadukan tiga tombol dengan digital dial agar proses menggulir menu terasa lebih cepat dan praktis.
Layar

Coros Pace 4 dan Garmin Forerunner 170 sama-sama dibekali layar AMOLED berukuran 1,2 inci dengan resolusi 390 × 390 piksel. Panel ini mampu menampilkan warna yang cerah dan kontras tinggi sehingga informasi tetap mudah dibaca saat digunakan di luar ruangan. Selain itu, keduanya sudah mendukung layar sentuh yang responsif sehingga pengguna dapat mengakses menu maupun memantau data latihan secara real-time dengan lebih mudah.
Perbedaannya terletak pada pengalaman penggunaan yang ditawarkan. Garmin Forerunner 170 menyediakan opsi personalisasi melalui Connect IQ Store sehingga pengguna bisa mengganti watch face, widget, hingga warna antarmuka sesuai preferensi.
Garmin juga menghadirkan fitur filter warna yang membantu pengguna dengan gangguan penglihatan warna tertentu. Sementara itu, Coros Pace 4 memang tidak memiliki toko aplikasi selengkap Garmin, tetapi antarmukanya dirancang lebih sederhana, ringan, dan mudah dipahami sehingga cocok bagi pengguna yang menyukai tampilan minimalis.
Baca juga: Garmin Forerunner 165 vs Garmin Forerunner 170: Mana yang Worth It Buat Lari?
Performa, Memori, dan Konektivitas

Garmin Forerunner 170 dibekali memori internal 4 GB yang dapat digunakan untuk menyimpan data aktivitas, aplikasi, hingga musik pada varian Music. Smartwatch ini juga mendukung koneksi Bluetooth dan ANT+ sehingga kompatibel dengan berbagai aksesori olahraga seperti heart rate chest strap dan power meter sepeda.
Selain itu, Garmin melengkapi perangkat ini dengan Garmin Pay, Connect IQ Store, notifikasi pintar, Garmin Messenger, integrasi Google Maps, serta Garmin Share. Berkat fitur tersebut, Forerunner 170 tidak hanya cocok untuk berolahraga tetapi juga nyaman digunakan sebagai smartwatch harian.
Sementara itu, Coros Pace 4 juga menawarkan memori internal 4 GB yang lebih difokuskan untuk menyimpan file MP3 dan data latihan. Smartwatch ini mendukung koneksi Bluetooth serta dibekali mikrofon bawaan yang dapat digunakan untuk memberikan perintah suara maupun merekam catatan latihan langsung dari pergelangan tangan. Coros juga kompatibel dengan berbagai sensor eksternal melalui koneksi Bluetooth.
Fitur Olahraga dan Analisis Latihan

Sebagai smartwatch yang memang dirancang untuk olahraga, Garmin Forerunner 170 dibekali lebih dari 80 profil aktivitas bawaan. Pengguna dapat memilih berbagai mode olahraga mulai dari lari, bersepeda, latihan kekuatan, yoga, Pilates, renang di perairan terbuka, hingga berbagai aktivitas lainnya.
Garmin juga menyediakan fitur Garmin Coach yang mampu membuat program latihan adaptif berdasarkan kondisi tubuh, target pengguna, hingga proses pemulihan setelah latihan. Program tersebut akan menyesuaikan intensitas latihan setiap hari sehingga pengguna memperoleh latihan yang lebih personal dibanding jadwal latihan statis.
Selain itu, Garmin menyematkan berbagai metrik latihan premium yang sebelumnya hanya tersedia pada smartwatch kelas lebih tinggi. Pengguna dapat melihat Training Readiness untuk mengetahui apakah tubuh sudah siap menjalani latihan berikutnya. Tersedia juga Training Status yang membantu mengevaluasi efektivitas program latihan serta Training Effect yang menunjukkan manfaat utama dari setiap sesi olahraga.
Garmin juga menghadirkan fitur Suggested Daily Workout yang secara otomatis memberikan rekomendasi latihan harian berdasarkan riwayat aktivitas dan kondisi pemulihan pengguna. Dengan begitu, pengguna dapat menjalani program latihan yang lebih terarah dan sesuai dengan kemampuan tubuh setiap hari.
Di sisi lain, Coros Pace 4 juga menawarkan fitur olahraga yang tidak kalah lengkap. Smartwatch ini mendukung berbagai mode aktivitas seperti lari, bersepeda, berenang, hiking, trail running, triathlon, hingga latihan kebugaran lainnya.
Salah satu keunggulan Coros dibanding Garmin Forerunner 170 adalah hadirnya mode multisport atau triathlon yang memungkinkan pengguna berpindah antarolahraga tanpa harus menghentikan proses pencatatan aktivitas. Fitur ini sangat membantu atlet yang mengikuti kompetisi triathlon maupun latihan gabungan beberapa cabang olahraga.
Coros juga melengkapi Pace 4 dengan berbagai fitur latihan profesional seperti Running Fitness, Race Predictor, Virtual Pacer, serta program latihan maraton yang dipersonalisasi. Pengguna dapat memantau perkembangan kebugaran secara bertahap sekaligus memperoleh target latihan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Kehadiran fitur tersebut membuat Coros Pace 4 menjadi salah satu smartwatch yang cukup menarik bagi pelari yang ingin meningkatkan performa tanpa harus menggunakan perangkat kelas premium.
Baca juga: Garmin Forerunner 70 vs Garmin Forerunner 170, Ini Perbedaan Utamanya!
Fitur Kesehatan dan Pemantauan Aktivitas

Untuk urusan pemantauan kesehatan, smartwatch Garmin ini menawarkan fitur yang sangat lengkap untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun program latihan. Pengguna dapat memantau detak jantung sepanjang hari, status HRV, kualitas tidur, Sleep Coach, Body Battery, tingkat stres, variasi pernapasan saat tidur, serta Health Snapshot yang merekam berbagai parameter kesehatan hanya dalam waktu dua menit.
Tersedia juga Morning Report dan Evening Report yang menyajikan ringkasan kondisi tubuh, jadwal latihan, cuaca, hingga kebutuhan tidur setiap hari. Selain itu, ada pelacakan kesehatan wanita, Lifestyle Logging untuk mencatat konsumsi kafein dan alkohol, Fitness Age, pemantauan energi tubuh, serta Recovery Time yang memperkirakan waktu istirahat sebelum kembali menjalani latihan intensitas tinggi.
Sementara itu, Coros Pace 4 juga dibekali fitur kesehatan yang cukup lengkap untuk mendukung latihan secara konsisten. Smartwatch ini mampu memantau kualitas tidur, HRV, jumlah langkah harian, proses pemulihan tubuh, hingga siklus menstruasi.
Seluruh data tersebut kemudian diolah untuk membantu pengguna memahami respons tubuh terhadap latihan maupun aktivitas sehari-hari. Meski fitur kesehatannya tidak sebanyak yang ditawarkan Garmin, informasi yang disajikan tetap lengkap dan mampu memenuhi kebutuhan pelari maupun atlet yang ingin memantau perkembangan kondisi tubuh secara rutin.
GPS, Sensor, dan Akurasi Pelacakan

Salah satu perbedaan terbesar antara kedua smartwatch ini ada pada sistem GPS yang digunakan. Coros Pace 4 sudah mendukung teknologi Multi-Band GPS sehingga mampu menerima sinyal dari beberapa frekuensi satelit secara bersamaan.
Teknologi ini membuat pelacakan lokasi lebih akurat saat berlari di area perkotaan dengan banyak gedung maupun jalur hutan yang rapat. Berdasarkan berbagai pengujian, hasil pengukuran jarak dan kecepatan larinya juga tergolong sangat akurat.
Sementara itu, Garmin Forerunner 170 masih mengandalkan All-Systems GPS yang memanfaatkan beberapa sistem satelit sekaligus. Meski belum menggunakan Multi-Band GPS seperti seri Garmin yang lebih tinggi, akurasi pelacakannya tetap dinilai sangat baik dan menghasilkan data jarak yang hampir setara dengan Coros Pace 4 sehingga perbedaannya tidak akan terlalu terasa bagi sebagian besar pelari.
Garmin Forerunner 170 dibekali sensor detak jantung berbasis pergelangan tangan, altimeter barometrik, kompas, Pulse Ox, gyroscope, serta berbagai sensor pendukung lainnya. Seluruh sensor tersebut membantu memberikan data yang lebih lengkap saat berolahraga maupun memantau kondisi tubuh setiap hari.
Sementara itu, Coros Pace 4 menghadirkan sensor denyut jantung optik, altimeter, barometer, kompas, oximeter, serta mikrofon internal yang dapat digunakan untuk perintah suara maupun merekam catatan latihan. Kedua smartwatch sama-sama mendukung koneksi sensor eksternal melalui Bluetooth. Namun, Garmin masih unggul karena juga mendukung ANT+ sehingga kompatibel dengan lebih banyak aksesori olahraga.
Baca juga: Coros Pace 4 vs Coros Pace Pro: Perbandingan Lengkap Spesifikasi dan Fiturnya!
Baterai

Dalam hal daya tahan baterai, Coros Pace 4 menjadi salah satu yang paling unggul di kelasnya. Smartwatch ini mampu bertahan hingga 19 hari untuk penggunaan normal dan sekitar 41 jam saat mode GPS aktif. Bahkan ketika fitur Always-On Display dinyalakan serta digunakan untuk berlari setiap hari, baterainya masih mampu bertahan sekitar lima hari berdasarkan hasil pengujian.
Sementara itu, Garmin Forerunner 170 juga menawarkan performa baterai yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari. Smartwatch ini diklaim mampu bertahan hingga 10 hari dalam mode smartwatch dan sekitar 20 jam saat GPS aktif.
Dalam penggunaan harian dengan frekuensi lari sekitar empat hingga lima kali seminggu, baterainya rata-rata dapat bertahan hingga enam hari sebelum perlu diisi ulang. Meski tidak seawet Coros Pace 4, ketahanan baterainya tetap lebih dari cukup untuk mendukung rutinitas olahraga pengguna.
Harga Coros Pace 4 vs Garmin Forerunner 170

Dari sisi harga, Coros Pace 4 dibanderol lebih terjangkau dibanding Garmin Forerunner 170. Smartwatch ini tersedia dalam beberapa pilihan warna dan edisi khusus, seperti White, Black, Black Crystal, serta Jakob Ingebrigtsen Edition. Sementara itu, Garmin Forerunner 170 hadir dalam varian standar dan Music dengan beberapa pilihan warna berbeda. Perbedaan warna tidak memengaruhi spesifikasi sehingga yang membedakan hanya varian dan harganya.
Coros Pace 4
- Pace 4 (Silicone Band): Rp4.800.000
- Pace 4 Black Crystal: Rp5.200.000
- Pace 4 Jakob Ingebrigtsen Edition: Rp5.500.000
Garmin Forerunner 170
- Forerunner 170 (Standar): Rp5.589.000
- Forerunner 170 Music: Rp6.529.000
Baca juga: Waterproof vs Water-Resistant: Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaannya Biar Nggak Rugi!
Penutup
Baik Coros Pace 4 maupun Garmin Forerunner 170 sama-sama menawarkan kemampuan yang mumpuni untuk mendukung aktivitas olahraga. Coros Pace 4 lebih unggul dari sisi bobot yang ringan, daya tahan baterai, serta dukungan Multi-Band GPS. Sementara itu, Garmin Forerunner 170 menawarkan ekosistem yang lebih lengkap dengan fitur kesehatan, metrik latihan, hingga berbagai fitur pintar yang terintegrasi dengan smartphone.
Jika Anda sedang mencari smartwatch olahraga original, baik Coros maupun Garmin, pastikan membelinya di Doran Gadget. Tersedia berbagai pilihan smartwatch dengan garansi resmi, harga kompetitif, dan layanan tepercaya untuk mendukung gaya hidup aktif Anda. Yuk, temukan smartwatch olahraga favorit Anda sekarang hanya di Doran Gadget!





























































