Doran Gadget – Google Pixel Tag hadir sebagai perangkat pelacak barang yang dirancang untuk terhubung dengan ekosistem Google. Selain memanfaatkan jaringan Find Hub, perangkat ini dibekali berbagai fitur seperti UWB, Bluetooth Channel Sounding, speaker bawaan, hingga baterai yang bisa diganti sendiri. Lantas, seperti apa spesifikasi lengkap Google Pixel Tag? Selengkapnya, simak di bawah ini.
Spesifikasi Google Pixel Tag
| Spesifikasi | Google Pixel Tag |
| Dimensi | 1,1 × 1,8 × 0,2 inci |
| Berat | 0,4 oz dengan baterai, 0,3 oz tanpa baterai |
| Material | Polikarbonat dan logam |
| Warna | Fog |
| Ketahanan | IP67, tahan air hingga kedalaman 1 meter selama maksimal 30 menit |
| Konektivitas | Bluetooth Channel Sounding, Ultra Wideband (UWB) untuk Precision Finding |
| Baterai | CR2032 yang dapat diganti sendiri, daya tahan lebih dari 1 tahun |
| Kompatibilitas | Ponsel Android 9 atau lebih baru |
| Sensor | Accelerometer |
| Speaker | Speaker bawaan |
| Kemasan | 100% bebas plastik |
| Garansi | 1 tahun |
Baca juga: Apa Itu Android Drop? Kenali Fungsi, Fitur, dan Manfaat Update Rutin dari Google

Desain dan Build
Google Pixel Tag hadir dengan desain oblong atau pill-shaped yang membedakannya dari Apple AirTag yang berbentuk bulat maupun beberapa Bluetooth tracker dengan desain kotak. Dimensinya mencapai 46,1 x 28 x 5,4 mm dengan bobot sekitar 11,8 gram termasuk baterai.
Bodinya menggunakan kombinasi polikarbonat dan logam yang dirancang agar tahan terhadap tekukan dan retak. Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP67 sehingga tahan terhadap debu dan air. Pixel Tag dapat bertahan dalam perendaman hingga sekitar 1 meter selama maksimal 30 menit.
Saat diluncurkan, tersedia satu pilihan warna yaitu Fog atau Light Fog. Sayangnya, Pixel Tag tidak memiliki lubang bawaan untuk langsung dipasang ke gantungan kunci sehingga pengguna membutuhkan holder atau aksesori tambahan.
Seluruh proses pencarian, pengaturan, penamaan barang, dan pemantauan lokasi dilakukan melalui perangkat Android serta aplikasi Find Hub. Google juga belum mencantumkan nama chipset atau prosesor khusus yang digunakan pada perangkat ini. Informasi yang tersedia hanya menyebut dukungan Ultra-Wideband (UWB) dan Bluetooth Channel Sounding untuk membantu proses pencarian dengan lebih presisi.
Teknologi Pelacakan Pixel Tag
Integrasi dengan jaringan Google Find Hub menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini. Selama masih berada dalam jangkauan Bluetooth, pengguna dapat melihat lokasi tag melalui Find Hub sekaligus membunyikan speaker bawaan untuk membantu menemukannya secara langsung.
Pencarian yang lebih presisi didukung oleh Ultra-Wideband (UWB) dan Bluetooth Channel Sounding. UWB menghadirkan fitur Precision Finding, sedangkan Channel Sounding membantu mengukur jarak dengan lebih akurat dibandingkan metode Bluetooth konvensional.
Panduan pencarian juga dapat menunjukkan jarak dan arah, sementara Precision Finding mampu bekerja hingga sekitar 50 meter dari ponsel yang kompatibel. Teknologi Bluetooth Channel Sounding menggunakan Phased-Based Ranging sehingga pengukuran jaraknya lebih presisi dibandingkan dengan metode RSSI yang hanya memperkirakan jarak berdasarkan kekuatan sinyal.
Meski begitu, fitur ini membutuhkan perangkat yang mendukung Android 16 atau lebih baru serta Bluetooth 6.0. Sementara itu, Precision Finding melalui UWB memerlukan ponsel dengan hardware UWB. Perangkat tetap dapat digunakan pada Android versi lebih lama, tetapi tidak semua fitur pelacakan presisi akan tersedia.
Baca juga: Google Disco, Eksperimen Browser AI yang Mengubah Cara Anda Menjelajah Web

Find Hub dan Fitur Reverse Phone Finding
Ketika perangkat berada di luar jangkauan Bluetooth ponsel, jaringan Google Find Hub dapat membantu menemukannya melalui lebih dari 1 miliar perangkat Android di sekitar lokasi tag. Perangkat Android yang berada di dekat tag dapat membantu mengirimkan informasi lokasi sehingga pengguna tetap memiliki peluang untuk menemukan barang meskipun sudah jauh dari ponselnya.
Google juga menggunakan enkripsi end-to-end untuk melindungi informasi lokasi saat jaringan crowdsourced tersebut digunakan. Menariknya, tersedia pula tombol bawaan yang membuat proses pelacakan dapat berjalan dua arah.
Tombol tersebut bisa ditekan untuk membunyikan ponsel yang terhubung. Dengan begitu, pengguna tidak hanya dapat mencari tag melalui ponsel, tetapi juga bisa memanfaatkan tag untuk membantu menemukan ponsel yang terselip atau sulit ditemukan.
Speaker, Fast Pair, dan Fitur Keamanan
Speaker bawaan membantu pengguna menemukan barang ketika tag masih berada dalam jangkauan Bluetooth. Suara yang dihasilkan dapat memudahkan pencarian saat tag terselip di sela sofa, tumpukan pakaian, atau tempat lain yang sulit terlihat.
Proses pemasangannya juga dibuat sederhana melalui Fast Pair. Pengguna cukup menarik tab baterai lalu mendekatkan perangkat ke ponsel Android dan mengikuti instruksi yang muncul di layar. Perangkat ini dapat digunakan pada Android 9 atau lebih baru, kemudian tag bisa diberi nama melalui aplikasi Find Hub berdasarkan kategori barang atau nama khusus.
Satu tag juga dapat dibagikan kepada hingga 10 orang sehingga barang bersama seperti koper keluarga, kunci rumah, atau perlengkapan lainnya bisa dicari oleh beberapa pengguna. Untuk membantu mencegah barang tertinggal, tersedia fitur Left Behind alerts yang memberikan peringatan ketika barang yang dipasangi tag mulai tertinggal dari pengguna.
Aspek keamanan juga diperhatikan melalui fitur Unknown Tag Alerts. Ponsel dapat memberikan peringatan ketika mendeteksi tag yang tidak dikenal sedang bepergian bersama pengguna. Sistem kemudian memberikan informasi mengenai keberadaan tag serta petunjuk untuk membunyikannya dan langkah berikutnya yang bisa dilakukan. Fitur tersebut membantu mengurangi risiko penyalahgunaan perangkat pelacak.
Baca juga: Google Assistant Bakal Dimatikan di Android, Gemini Siap Jadi Pengganti

Baterai dan Dukungan Ekosistem Pixel Tag
Daya Pixel Tag berasal dari baterai koin CR2032 yang bisa diganti sendiri oleh pengguna dan mampu bertahan hingga satu tahun. Saat baterai habis, pengguna cukup menggantinya dengan baterai baru sehingga perangkat tidak perlu dibuang.
Tersedia juga fitur pengingat baterai lemah yang akan mengirimkan notifikasi setiap dua minggu sampai baterai benar-benar habis. Sistem ini membantu pengguna agar tidak lupa mengganti baterai setelah menerima peringatan pertama.
Pengalaman mencari barang juga bisa dilakukan melalui perangkat lain dalam ekosistem Google. Pengguna dapat menemukan dan membunyikan Pixel Tag melalui Pixel Watch menggunakan Find Hub atau browser. Selain itu, integrasi dengan Gemini melalui Pixel Buds memungkinkan pengguna meminta Gemini untuk membunyikan tag secara hands-free.
Harga Google Pixel Tag
Google Pixel Tag dibanderol mulai US$29,99 untuk 1-Pack, sedangkan paket 4-Pack dijual seharga US$99,99. Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp16.000 per US$1, harganya setara dengan sekitar Rp480 ribu untuk 1 unit dan Rp1,6 juta untuk 4 unit.
Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai harga maupun jadwal peluncuran Google Pixel Tag. Jika perangkat ini memang tidak dipasarkan secara resmi di Indonesia, Anda bisa mempertimbangkan membelinya dari luar negeri atau melalui toko yang menyediakan produk impor.






















































