Apa Itu Google Disco

Doran Gadget – Google baru-baru ini mengumumkan tentang inovasi terbaru mereka untuk menjelajah internet dengan lebih baru. Inovasi tersebut diberi nama Google Disco, Google menyebutkan nantinya pengguna dapat merasakan eskperimen browser AI yang mengubah cara menjelajah web saat ini. Sebenarnya apa itu Google Disco? Berikut penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Google Disco?

Fitur Google Disco
sc: labs.google

Google Disco adalah browser eksperimental terbaru dari Google Labs yang dirancang untuk menguji masa depan cara manusia menjelajah internet. Berbeda dari browser konvensional yang hanya menampilkan halaman web dan deretan tab, Disco mencoba menghadirkan pengalaman baru yang lebih aktif, kontekstual, dan dibantu kecerdasan buatan.

Browser ini bukan pengganti Google Chrome, melainkan ruang uji coba untuk ide-ide baru yang suatu hari bisa saja masuk ke produk Google yang lebih besar. Inti dari Google Disco adalah bagaimana browser ini memahami apa yang sedang Anda kerjakan. Ketika Anda membuka banyak tab untuk riset, belajar, atau merencanakan sesuatu, Disco tidak membiarkan tab tersebut menumpuk tanpa arah.

Sebaliknya, ia mencoba mengolah semua konteks itu menjadi sesuatu yang lebih berguna dan terstruktur. Pendekatan inilah yang membuat Disco terlihat berbeda dibanding browser AI lain yang sekadar menambahkan chatbot di sisi layar.

Baca juga: OpenAI Certifications Courses: Program Pelatihan AI Resmi yang Siap Mengubah Cara Anda Belajar dan Bekerja

GenTabs sebagai Fitur Utama

GenTabs Google Disco
sc: labs.google

Fitur paling menonjol dari Google Disco adalah GenTabs. GenTabs merupakan tab berbasis AI yang mampu berubah menjadi aplikasi web interaktif sesuai dengan tujuan Anda. GenTabs bekerja dengan membaca tab yang sedang terbuka serta riwayat percakapan Anda di dalam browser. Dari situ, sistem akan menyimpulkan apa yang sebenarnya ingin Anda lakukan lalu membuat alat yang relevan secara otomatis.

Sebagai contoh, ketika Anda membuka banyak artikel tentang perjalanan ke Jepang, hotel, tempat wisata, dan musim sakura, GenTabs dapat langsung membuat aplikasi perencana perjalanan. Aplikasi ini bisa menampilkan peta, jadwal, daftar lokasi, hingga rekomendasi tambahan. Anda tidak perlu menulis kode apa pun karena semuanya dikontrol lewat bahasa alami yang mudah dipahami.

GenTabs juga bersifat interaktif dan fleksibel. Anda bisa meminta perubahan tampilan, menambah fitur, atau menyempurnakan hasilnya hanya dengan mengetik instruksi lanjutan. Jika Anda membuka tab baru yang relevan, GenTabs akan memperbarui aplikasinya secara otomatis berdasarkan sumber tambahan tersebut. Semua elemen yang dibuat tetap terhubung ke sumber aslinya sehingga Anda bisa mengecek kembali informasi yang digunakan.

Peran Gemini 3 di Balik Disco

Fitur Google Disco
sc: labs.google

Google Disco dan GenTabs ditenagai oleh Gemini 3, model AI terbaru dan tercanggih dari Google. Gemini 3 memiliki kemampuan yang jauh lebih kuat dibanding model sebelumnya, terutama dalam hal penalaran dan pembuatan antarmuka interaktif.

Model ini tidak hanya menjawab pertanyaan dalam bentuk teks, tetapi juga mampu membuat tampilan visual, tabel, peta, dan komponen aplikasi yang bisa digunakan langsung. Kemampuan Gemini 3 inilah yang memungkinkan Disco membangun aplikasi kecil secara instan.

Saat Anda menjelaskan kebutuhan dengan bahasa sehari-hari, Gemini 3 menerjemahkannya menjadi struktur aplikasi yang masuk akal. Hasilnya bukan sekadar ringkasan, melainkan alat yang benar-benar bisa dipakai untuk bekerja, belajar, atau merencanakan sesuatu.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Avocado AI yang Tunda Peluncurannya di 2026 Nanti?

Contoh Penggunaan di Dunia Nyata

Fitur Google Disco (1)
sc: labs.google

Google mendemonstrasikan berbagai contoh penggunaan Disco dan GenTabs yang cukup relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Salah satunya adalah perencanaan perjalanan yang sering kali membutuhkan banyak tab sekaligus. Dengan Disco, tab-tab tersebut bisa digabung menjadi satu aplikasi terpadu yang menampilkan peta, itinerary, dan catatan penting.

Contoh lain adalah pembelajaran. Saat Anda mempelajari topik seperti tata surya atau fisika dasar, GenTabs bisa membuat model interaktif atau visualisasi yang membantu pemahaman. Untuk kebutuhan rumah tangga, Disco juga dapat menyusun perencana menu mingguan dari berbagai resep yang Anda buka. Bahkan untuk proyek besar seperti pindahan rumah, GenTabs bisa membuat kalkulator, daftar tugas, dan perbandingan harga.

Menariknya, Disco justru mendorong Anda untuk tetap membuka situs web asli. Google ingin memastikan bahwa web tetap menjadi sumber utama, bukan digantikan sepenuhnya oleh AI. Dengan cara ini, Disco menciptakan siklus di mana Anda mencari informasi secara aktif dan AI membantu mengorganisirnya menjadi alat yang berguna.

Posisi Disco di Tengah Persaingan Browser AI

Fitur Google Disco
sc: labs.google

Persaingan browser berbasis AI kini semakin ramai dengan kehadiran Comet dari Perplexity, Atlas dari OpenAI, serta Microsoft Edge yang membawa Copilot. Meski begitu, sebagian besar masih memakai pola browser lama lalu menambahkan panel AI di samping layar.

Disco justru memilih pendekatan berbeda karena AI dijadikan bagian inti dari pengalaman browsing. Di sisi lain, Google menegaskan bahwa Disco tidak ditujukan untuk menggantikan Google Chrome. Browser ini lahir dari proyek internal dan hackathon yang kemudian dikembangkan lewat Google Labs untuk menguji apakah konsep tab yang berubah menjadi aplikasi benar-benar bermanfaat bagi pengguna dalam jangka panjang.

Untuk saat ini, Disco masih tersedia secara terbatas melalui sistem waitlist di Google Labs dan baru bisa digunakan di macOS. Pendekatan bertahap ini dipilih agar Google bisa mengumpulkan masukan sejak awal walau beberapa fitur masih belum stabil dan hasilnya belum selalu akurat. Meski begitu, kehadiran Disco memberi gambaran menarik tentang masa depan web karena browser tidak lagi hanya menampilkan informasi.

Browser bisa berperan sebagai partner aktif yang membantu Anda menyusun dan merangkum informasi lalu mengubahnya menjadi langkah nyata. Jika konsep ini berhasil, bukan hal mustahil pendekatan serupa akan hadir di Chrome atau layanan Google lain dan mengubah cara Anda belajar, bekerja, dan merencanakan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Apa Itu AI Bubble dan Kenapa Ramai Dibicarakan Lagi?

Kesimpulan

Sebagai penutup, Google Disco memberi gambaran bahwa browser di masa depan bisa menjadi alat yang lebih cerdas dan aktif dalam membantu aktivitas digital Anda. Meski masih dalam tahap eksperimen, konsep yang ditawarkan menunjukkan arah baru cara menjelajah internet yang lebih rapi, terarah, dan efisien untuk kebutuhan belajar maupun bekerja.

Agar pengalaman komputasi Anda makin maksimal, pastikan juga menggunakan perangkat dan aksesori yang mendukung. Untuk urusan mouse, keyboard, headset, hingga perlengkapan komputer lainnya, Anda bisa langsung cek dan belanja di Doran Gadget. Pilih produk berkualitas dengan harga bersaing agar aktivitas digital Anda semakin nyaman setiap hari.

Artikel terkait:

Smartphone & Tablet

Mobile Accessories

Computer Accessories

Wearable Device

Camera & Video

Audio Device

Home Electronics

Gadget Storage

Gaming Support

Entertainment

Artikel

Spesifikasi DJI Mic Mini 2: Kali Ini Hadir dengan Penuh Warna!

LOKASI TOKO

Doran Gadget

Surabaya

Doran Gadget
Bandung

Doran Gadget

Semarang

Doran Gadget
Jakarta

Doran Gadget
Bali

Doran Gadget
Manado

Doran Gadget

Banjarmasin

Doran Gadget

Makassar

Doran Gadget

Samarinda

Doran Gadget

Yogyakarta

Doran Gadget

Balikpapan

Doran Gadget

Sidoarjo