Dorangadget.com – Perang Rusia dan Ukraina sedang berlangsung dan banyak sekali menimbulakan dampak global bagi negara – negara yang bersekutu dengan kedua negara tersebut. Tak terkecuali Indonesia yang sangat terdampak tentang ketersediaan gandum dan beberapa peralatan perang karena diketahui Indonesia membeli pesawat Sukhoi dari negara Rusia.

Kepala Staf Angkatan Udara ( KSAU ) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo merespon perang ini sebagai salah satu dinamisme perang. “dimana dalam perang ini membuat dinamisme baru“. Dalam sebuah perang modern kekuatan udara sudah dipenuhi dengan peralatan nirawak untuk mengefisiensikan pergerakan perang. Berikut ini DoranGadget rangkum pesawat nirawak atau yang biasa disebut drone canggih yang terlibat perang Rusia dengan Ukraina.

Drone Ukraina Buatan Turki Bayraktar TB2

DroneBayraktar TB2 merupakan drone buatan turki untuk Ukraina sebagai alusista nirawak udara, Drone ini dikabarkan telah mengancurkan 32 kendaraan perang milik Rusia semenjak perang terjadi klaim dari “Defense News”. Bahkan sempat viral di sosial media tentang video sebuah ledakan yang menimbulkan asap putih membumbung tinggi, hal tersebut merupakan salah satu perbuatan drone perang Bayraktar TB2. Drone ini mampu membawa empat buah peluru laser kendali dan terbang 30 jam dalam setiap kali penerbangan.

Drone Orion Rusia (Inokhodets).

Tidak tinggal diam Rusia pun juga menggunakan drone perang milik mereka yaitu Drone Orion atau yang lebih dikenal sebagai Inokhodets, Pada Jumat waktu setempat diklaim oleh Kementrian Pertahanan Rusia Inokhodets telah berhasil menghancurkan pos komando dan pos pengamatan di Republik Rakyat Donetsk.

Drone Orion ini mampu bertahan di udara selama 24 jam, beban yang dapat dibawa dalam penerbangan hingga 250 kilogram, sedangkan jarak tempuh yang dapat dilakukan dari titik awal terbang hingga 7.5 kilometer. Drone ini memiliki dua variasi, dimana dinamakan “Orion-E” untuk versi expor sedangkan untuk versi perang yang digunakan oleh Angkatan bersenjata tentara Rusia dinamakan “Inokhodets”.

Drone Amerika Forte10, Forte11, Forte12.

Berbeda dengan Drone milik Rusia dan Ukraina, Drone milik Amerika ini miliki manfaat yang berbeda, dilansir dari Detik, Drone ini dapat di akses oleh masyarakat luas di situs Flightradar24. Dimana diperuntukkan untuk memberikan informasi kepada public tentang berlangsungnya perang kedua negara tersebut. Drone ini sendiri telah terbang ke perbatasan Rusia Ukraina bulan Januari kemarin dengan ditandainya banyak tentara Rusia yang menduduki perbatasan negara Ukraina.

Dalam situs Flightradar24 yang dapat di akses secara publik, kalian akan disuguhkan beberapa informasi, dimana drone ini memiliki garis merah, garis merah ini merupakan lintasan drone yang pernah dilalui oleh drone tersebut.

Artikel terkait:

>