Doran Gadget – Memilih kamera 360 derajat flagship pada 2026 semakin menarik dengan hadirnya Insta360 X6 dan DJI Osmo 360 II. Keduanya menawarkan kemampuan perekaman 8K serta fitur yang mendukung berbagai kebutuhan seperti traveling, olahraga, vlog, dan produksi konten. Lantas, bagaimana perbandingan spesifikasi Insta360 X6 vs DJI Osmo 360 II? Simak selengkapnya berikut ini.
Konten dalam artikel ini
ToggleSpesifikasi Insta360 X6 vs DJI Osmo 360 II
| Spesifikasi | Insta360 X6 | DJI Osmo 360 II |
| Sensor & Aperture | Dual 1/1,1″ square sensor, f/2.0 | Dual 1/1,1″ square CMOS sensor, f/1.9 |
| Layar | 2,32″ OLED | 2″ touchscreen, 314 × 556, 800 cd/m² |
| Resolusi Foto | 360: 120MP; Flat: 42MP | 360: 120MP; Single-lens: 30,72MP |
| Video 360 | 8K/50fps, 6K/60fps, 4K/120fps | 8K/60fps, 6K/60fps |
| Mode Video Khusus | PureVideo, Bullet Time, Timelapse, Slow Motion, TimeShift, Loop Recording, Road Mode | SuperNight, Selfie, Spotlight Follow, Slow Motion, Hyperlapse, Timelapse, Vortex |
| Video Flat / Single Lens | Hingga 5K/60fps dan 4K/120fps | Hingga 4K/120fps |
| Color & Video | 10-bit, Standard, Dolby Vision, I-Log, H.265 | 10-bit, D-Log M, OSV/MP4 (HEVC) |
| Bitrate | Hingga 360Mbps | Hingga 220Mbps; 600Mbps untuk 16K 360° Timelapse |
| Stabilisasi | FlowState Stabilization, 360° Horizon Lock | RockSteady 3.0, HorizonSteady |
| Audio | 360 Wind Noise Reduction, Intelligent Voice Enhancement, Stereo, 360° Audio, AAC 48kHz 16-bit | 4 mikrofon, AAC 48kHz 16-bit |
| Penyimpanan | 64GB internal, 47GB tersedia, microSD UHS-I V30+ | 128GB internal, 105GB tersedia, microSD hingga 1TB |
| Baterai | 2.600mAh, hingga 140 menit 8K/30fps, 24 menit ke 80% | 2.150mAh, 8,3Wh, hingga 100 menit 8K/30fps |
| Dimensi & Bobot | 50 × 100 × 40 mm, 196g | 61 × 36,3 × 81 mm, 183g |
| Ketahanan & Konektivitas | Waterproof 20m, Bluetooth 5.3, Wi-Fi 6, USB-C 3.1, 1/4″ thread, magnetic mounting | Waterproof 10m tanpa case / 50m dengan case, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4 |
Baca juga: DJI Osmo 360 II vs DJI Osmo 360: Apa Saja yang Berubah?
Desain dan Build

Insta360 X6 memiliki bobot 196 gram dengan dimensi 50 × 100 × 40 mm saat menggunakan lensa. Kamera ini menggunakan dua sensor CMOS persegi 1/1,1 inci dengan bukaan f/2.0 serta layar OLED 2,32 inci. Pada bagian bawah tersedia dudukan 1/4 inci dan magnetic mounting untuk berbagai aksesori. X6 juga membawa Replaceable Lenses 2.0 yang diklaim lima kali lebih tahan gores dibandingkan X5.
Sementara itu, DJI Osmo 360 II memiliki bobot lebih ringan yaitu 183 gram dengan dimensi 61 × 36,3 × 81 mm. Kamera ini menggunakan dual 1/1,1-inch square CMOS sensors dengan aperture f/1.9 dan layar sentuh 2 inci beresolusi 314 × 556 serta kecerahan hingga 800 cd/m². DJI juga menghadirkan desain lensa ultra-hard yang dapat diganti serta magnetic quick-release dengan ulir 1/4 inci sehingga kamera lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan pemasangan.
Untuk penggunaan outdoor, kedua kamera sama-sama menawarkan perlindungan terhadap air tetapi memiliki batas yang berbeda. Insta360 X6 memiliki rating IP68 dan dapat digunakan hingga kedalaman 20 meter tanpa casing. Dengan Invisible Dive Case Pro, kedalamannya bisa mencapai 60 meter. X6 juga membawa 360 Windproof Microphones dengan fitur Auto Wind Noise Reduction, Intelligent Voice Enhancement, Stereo dan 360° Audio.
Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3 serta USB Type-C 3.1. Di sisi lain, DJI Osmo 360 II dapat digunakan hingga 10 meter tanpa Waterproof Case dan mencapai 50 meter dengan Invisible Waterproof Case. DJI juga memberikan catatan bahwa pengambilan gambar 360 di bawah air dapat mengalami distorsi dan stitching error akibat pembiasan cahaya sehingga penggunaan waterproof case lebih disarankan.
Untuk audio, Osmo 360 II memiliki empat mikrofon internal dan mendukung DJI OsmoAudio yang memungkinkan koneksi langsung dengan DJI Mic 3 dan DJI Mic Mini 2. Kamera ini juga dilengkapi Wi-Fi 6 serta Bluetooth 5.4 dan menyediakan penyimpanan internal 128GB dengan 105GB yang dapat digunakan serta dukungan microSD hingga 1TB.
Baca juga: Perbandingan Insta360 X6 vs Insta360 X5: Apa Saja Perbedaannya?
Kamera dan Video

Kedua kamera ini sama-sama menggunakan dual sensor persegi 1/1,1 inci serta mampu menghasilkan foto 360 hingga 120MP. X6 memiliki aperture f/2.0 dengan resolusi foto 120MP pada ukuran 15.520 × 7.760 piksel. Kamera ini mendukung video 360 hingga 8K/50fps dan 6K/60fps serta 4K hingga 120fps. X6 juga menyediakan PureVideo untuk kondisi minim cahaya, 10-bit color, Dolby Vision, I-Log, H.265 dan bitrate hingga 360Mbps.
Untuk kebutuhan pengambilan video biasa, X6 dapat merekam hingga 5K/60fps dan 4K/120fps dalam flat mode. Sementara itu, Osmo 360 II menggunakan aperture f/1.9 dengan ukuran piksel 2,4μm serta dynamic range hingga 14,5 stop.
Kamera ini mampu menghasilkan foto panorama 120MP berukuran 15.520 × 7.760 piksel dan mendukung HDR. Pada perekaman 360, Osmo 360 II mampu mencapai 8K/60fps dan 6K/60fps. Kamera ini juga menyediakan mode SuperNight, Selfie, Spotlight Follow, slow motion hingga 4K/240fps, Vortex hingga 8K/120fps serta timelapse hingga 16K. Untuk single-lens video, resolusinya mencapai 4K/120fps.
Dari sisi pengolahan video, kedua kamera sama-sama menawarkan format dan fitur untuk kebutuhan produksi konten dengan karakter yang berbeda. Insta360 X6 menggunakan color preset Standard, Dolby Vision dan I-Log serta menyediakan berbagai filter, ISO 100–6400, shutter speed 1/8000 hingga 120 detik dan white balance 2000K–10000K.
Kamera ini juga memiliki FlowState Stabilization dan 360° Horizon Lock untuk menjaga rekaman tetap stabil ketika bergerak. DJI Osmo 360 II mendukung 10-bit color pada seluruh format video serta D-Log M untuk kebutuhan color grading. Stabilisasi mengandalkan RockSteady 3.0 dan HorizonSteady.
DJI juga menawarkan bitrate hingga 220Mbps untuk video biasa dan 600Mbps untuk 16K 360° timelapse. Dengan kemampuan tersebut, X6 lebih menonjol pada pilihan format dan color profile seperti Dolby Vision serta I-Log. Di sisi lain, Osmo 360 II menawarkan frame rate lebih tinggi pada beberapa mode sehingga lebih fleksibel untuk kebutuhan slow motion dan pengambilan gambar bergerak.
Baca juga: DJI Osmo Pocket 4P vs Insta360 Luna Ultra, Mana yang Terbaik untuk Content Creator?
Kontrol, Audio, dan Fitur Pendukung

Selain kemampuan merekam dan editing, kedua kamera memiliki sejumlah fitur pendukung yang membuat penggunaannya lebih praktis. Insta360 X6 menyediakan Full Screen Press, Twist to Shoot, Voice Control 2.0, Gesture Control dan Haptic Feedback sehingga pengguna dapat mengoperasikan kamera dengan lebih mudah.
X6 juga mendukung NFC Touch and Connect untuk menghubungkan kamera ke aplikasi Insta360 dengan cepat serta memiliki Bluetooth 5.3, Wi-Fi 6, USB Type-C 3.1 dan gyroscope 6-axis. Untuk kebutuhan audio, X6 membawa 360 Windproof Microphones, Hidden Engine Mic dan Intelligent Audio Mode yang mencakup Auto Wind Noise Reduction, Intelligent Voice Enhancement, Stereo serta 360° Audio.
Kamera ini juga kompatibel dengan berbagai perangkat Bluetooth seperti headset helm dan sejumlah earbud maupun headphone yang didukung. Sementara itu, DJI Osmo 360 II juga menawarkan fitur yang mendukung penggunaan di berbagai kondisi.
Kamera ini memiliki Gesture Control dan Voice Control untuk membantu pengguna mulai merekam tanpa harus melepas tangan dari perangkat. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan seperti motorcycling dan skiing. Osmo 360 II juga mendukung Sports Dashboard untuk menampilkan data pada video serta Dual Recording untuk merekam pemandangan dan orang dalam satu frame.
Dari sisi audio, tersedia empat mikrofon internal dengan wind noise reduction serta dukungan DJI OsmoAudio yang memungkinkan koneksi langsung ke DJI Mic 3 dan DJI Mic Mini 2 tanpa receiver. Kamera ini juga mendukung Built-in Mic Audio Backup untuk merekam suara lingkungan secara bersamaan. Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4, sedangkan sistem dual-direction quick-release dan ulir 1/4 inci membuatnya kompatibel dengan ekosistem aksesori DJI Osmo maupun perangkat kamera konvensional.
Fitur AI dan Editing

Dalam urusan AI dan proses editing, Insta360 X6 menawarkan ekosistem yang cukup lengkap melalui PanoMind AI, AI Director, Auto Edit 2.0 dan FlashCut. PanoMind dapat menganalisis footage untuk menemukan momen serta sudut yang dianggap penting.
AI Director kemudian memilih bagian terbaik dan menghasilkan klip secara otomatis. Sementara itu, Auto Edit 2.0 dapat mengatur framing, pergerakan kamera, potongan, musik dan transisi dari satu atau beberapa klip. X6 juga membawa InstaFrame 2.0 yang dapat menghasilkan flat video 4K sekaligus menyimpan video 360 8K sebagai backup.
Fitur ini dilengkapi smart tracking untuk mengikuti orang, hewan atau objek. Ada pula Spatial Capture yang memungkinkan rekaman 360 digunakan untuk membuat model 3D Gaussian splatting. Untuk kebutuhan editing lanjutan, Insta360 menyediakan Insta360 Studio di Mac dan Windows serta layanan cloud seperti Insta360+ dan Moments Pro.
DJI Osmo 360 II mengandalkan fitur Spotlight Follow dan Auto-Framing untuk mengenali serta menjaga subjek tetap berada di tengah frame ketika kamera berputar. Setelah itu, pengguna dapat memanfaatkan DJI Mimo dan DJI Studio untuk proses editing dengan berbagai fitur pintar serta template yang tersedia. DJI Mimo juga dapat memilih klip terbaik dari rekaman dan menyediakan penyesuaian manual.
Sementara DJI Studio mendukung workflow editing profesional termasuk plugin untuk meneruskan video 360 ke aplikasi DaVinci Resolve. Di sisi penyimpanan, Osmo 360 II menyediakan 128GB internal dengan 105GB yang dapat digunakan serta dukungan microSD hingga 1TB.
Insta360 X6 memiliki 64GB penyimpanan internal dengan 47GB yang tersedia dan juga mendukung microSD. Jadi, X6 lebih menonjol pada fitur AI dan otomatisasi editing yang terintegrasi sejak proses pengambilan hingga penyelesaian video. Sebaliknya, Osmo 360 II menawarkan kombinasi pelacakan subjek, editing melalui DJI Mimo dan DJI Studio serta kapasitas penyimpanan internal yang lebih besar.
Baca juga: DJI Osmo Pocket 4P vs DJI Osmo Pocket 4: Mana yang Lebih Baik?
Baterai dan Lensa

Untuk urusan daya tahan, Insta360 X6 membawa baterai 2.600mAh yang mampu merekam hingga 140 menit pada 8K/30fps. Pengisian dayanya mendukung 30W dengan PPS dan membutuhkan sekitar 24 menit untuk mencapai 80 persen serta 35 menit hingga penuh. X6 juga dirancang untuk penggunaan di suhu -20°C hingga 40°C.
Berkat Star-Ridge Cooling Technology, sistem pendinginnya mampu meningkatkan efisiensi pendinginan hingga 10 persen sehingga kamera dapat merekam 8K/30fps secara terus-menerus tanpa overheating atau berhenti karena panas.
Sementara itu, DJI Osmo 360 II menggunakan baterai 2.150mAh dengan daya 8,3Wh dan mampu merekam hingga 100 menit pada 8K/30fps. Untuk kebutuhan rekaman yang lebih panjang, DJI juga menyediakan Battery Extension Rod yang diklaim dapat menambah penggunaan hingga 180 menit.
Selain daya tahan, kedua kamera sama-sama menawarkan lensa yang dapat diganti sehingga pengguna tidak harus langsung mengganti kamera ketika bagian lensa mengalami kerusakan. Insta360 X6 menggunakan Replaceable Lenses 2.0 yang diklaim memiliki ketahanan terhadap goresan hingga lima kali lebih baik dibandingkan X5.
Lensa ini juga dibuat agar lebih mudah diganti dan tersedia dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan generasi sebelumnya. Di sisi lain, DJI Osmo 360 II menggunakan lensa dengan ultra-hard optical film yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan keausan.
Ketika mengalami kerusakan, lensa tersebut dapat dilepas dan diganti dengan lebih cepat sehingga kamera bisa kembali digunakan tanpa harus mengganti seluruh perangkat. Dengan begitu, X6 lebih unggul dari sisi kapasitas baterai dan durasi rekaman, sedangkan kedua kamera sama-sama memberikan perlindungan tambahan melalui sistem lensa yang dapat diganti.
Harga Insta360 X6 vs DJI Osmo 360 II

Dari sisi harga, Insta360 X6 dan DJI Osmo 360 II memiliki selisih yang cukup jauh. Pilihan paket yang tersedia juga berbeda sehingga pengguna bisa menyesuaikan budget dengan kebutuhan aksesori dan kelengkapan dalam satu paket. Berikut rincian harga yang digunakan dalam perbandingan ini.
- Insta360 X6 Essentials Bundle: Rp15.290.000
- DJI Osmo 360 II Standard Combo: Rp9.999.000
- DJI Osmo 360 II Adventure Combo: Rp12.199.000
Jika hanya melihat harga perangkat dalam paket tersebut, DJI Osmo 360 II Standard Combo menjadi pilihan paling terjangkau. Perlu diperhatikan bahwa harga di atas mengacu pada paket yang berbeda sehingga kelengkapan aksesori di dalam masing-masing combo juga perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan.
Baca juga: Insta360 Luna Ultra vs DJI Osmo Pocket 4: Mana yang Terbaik untuk Content Creator?
Penutup
Insta360 X6 dan DJI Osmo 360 II sama-sama menawarkan kemampuan kamera 360 yang mumpuni dengan perekaman hingga 8K. Insta360 X6 lebih menonjol dari sisi durasi baterai, pilihan format perekaman, fitur AI serta ekosistem editing yang terintegrasi.
Sementara itu, DJI Osmo 360 II menawarkan bobot yang lebih ringan, penyimpanan internal lebih besar serta fitur editing dan pelacakan subjek yang terintegrasi dengan DJI Mimo dan DJI Studio. Perbedaan harga paket juga cukup signifikan sehingga kebutuhan penggunaan dan budget bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih.
Kalau Anda sedang mencari action cam untuk traveling, olahraga, vlog atau kebutuhan produksi konten, pilihan perangkat sebaiknya disesuaikan dengan fitur yang paling sering digunakan. Temukan berbagai pilihan action cam terbaik dan perlengkapannya di Doran Gadget untuk mendukung aktivitas Anda. Hubungi customer service melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi produk dan rekomendasi sesuai kebutuhan.























































