Spesifikasi Xiaomi 18 Fold vs Galaxy Z Fold8

Doran Gadget – Xiaomi 18 Fold dan Samsung Galaxy Z Fold8 hadir dengan pendekatan berbeda dalam menghadirkan smartphone foldable kelas flagship. Keduanya menawarkan layar lipat berukuran besar dengan performa dan fitur yang dirancang untuk kebutuhan premium. Lantas, bagaimana perbandingan spesifikasi Xiaomi 18 Fold vs Galaxy Z Fold8? Selengkapnya, simak perbandingannya di bawah ini.

Spesifikasi Xiaomi 18 Fold vs Galaxy Z Fold8

SpesifikasiXiaomi 18 FoldGalaxy Z Fold8
LayarLTPO AMOLED, 7.58 inches, 2364 x 1672 pixels, 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, HDR Vivid, 4000 nits (peak)
Cover display:
LTPO AMOLED, 5.38 inches, 1168 x 1712 pixels, 120Hz, Xiaomi Dragon Crystal Glass 3, HDR10+, Dolby Vision, HDR Vivid, 4000 nits (peak)
Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X, 7.6 inches, 2448 x 1848 pixels, 120Hz, HDR10+, 3000 nits (peak), Anti-reflective coating, Flex Titanium technology
Cover display:
Dynamic LTPO AMOLED 2X, 5.5 inches, 1248 x 1972 pixels, 428 PPI, 120Hz, Corning Gorilla Glass Ceramic 3
OSAndroid 17, HyperOS 4Android 17, One UI 9
ChipsetXRing O3 (3 nm)Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm)
RAM12GB/16GB12GB/16GB
ROM256GB/512GB/1TB256GB/512GB/1TB
Kamera Belakang200 MP, f/1.7, 23mm (wide), 1/1.56″, 0.5µm, PDAF, OIS
50 MP, f/2.8, 80mm (telephoto), PDAF, OIS, 3.x optical zoom
50 MP, f/2.4, 17mm (ultrawide)
50 MP, f/1.8, 23mm (wide), 1/1.56″, 1.0µm, dual pixel PDAF, OIS
50 MP, f/1.9, 13mm, 120Ëš (ultrawide), 1/2.51″, 0.7µm, multi-directional PDAF
Kamera Depan16 MP, f/2.2, 21mm (wide)
Cover camera:
16 MP, f/2.2, 21mm (wide)
10 MP, f/2.2, 18mm (ultrawide), 1/3.52″, 1.12µm
Cover camera:
10 MP, f/2.2, 24mm (wide), 1/3.52″, 1.12µm
Baterai6000 mAh
67W wired, PD3.0, 50W PPS
50W wireless
Reverse wired
4800 mAh
45W wired, QC2.0, 63% in 30 min
20W wireless
4.5W reverse wireless
WarnaGray, Silver, Red, Rose goldGraphite, Cream, Lavender, Pistachio

Baca juga: iPhone Duo vs Xiaomi 18 Fold: Mana yang Lebih Baik?

Desain dan Build

Desain Xiaomi 18 Fold
sc: mi

Xiaomi 18 Fold hadir dengan frame aluminium 7000-series yang dipadukan dengan Xiaomi Shield Glass 3.0 pada layar luar dan panel belakang. Cover glass juga diperkuat melalui proses ion implantation untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan. Pada bagian engsel digunakan desain proprietary tiga-link yang membungkus area layar sehingga memberikan perlindungan tambahan sekaligus menyediakan ruang lebih besar untuk layar.

Bodinya memiliki bobot 219 gram dengan ukuran 117,8 × 83,6 mm dan ketebalan 10,68 mm saat dilipat. Ketika dibuka, ketebalannya menjadi 5,02 mm. Xiaomi juga menggunakan dua lapisan Ultra Thin Glass atau UTG pada layar lipat yang terdiri dari UTG 50μm dan lapisan pendukung UTG 30μm.

Struktur ini diklaim meningkatkan ketahanan benturan layar bagian dalam hingga 258 persen serta mendukung ketahanan terhadap jatuh hingga 1,2 meter. Selain itu, optimasi struktur layar membuat permukaan layar bagian dalam lebih rata dengan kedalaman crease rata-rata tidak lebih dari 30μm.

Di sisi lain, Samsung Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram sehingga lebih ringan dibandingkan Xiaomi 18 Fold. Perangkat ini menggunakan Flex Titanium pada konstruksinya serta material pelindung untuk membantu menjaga ketahanan bodi dan layar.

Galaxy Z Fold8 berukuran 123,9 × 81,9 × 9,7 mm saat dilipat lalu menjadi 123,9 × 161,4 × 4,5 mm ketika dibuka. Untuk perlindungan perangkat, data dalam sumber mencantumkan Xiaomi 18 Fold dengan rating IP58/IP59 pada beberapa bagian perbandingan. Tabel spesifikasi lain mencatat IP59 sementara sumber resmi Xiaomi menjelaskan penggunaan material pelindung pada bodi.

Sementara itu, Galaxy Z Fold8 tercatat memiliki rating IP48 pada sebagian besar data perbandingan. Karena terdapat beberapa format data perlindungan dalam sumber, angka tersebut sebaiknya disesuaikan kembali dengan varian dan spesifikasi resmi perangkat saat pembelian.

Layar

layar Galaxy Z Fold8
sc: samsung

Pada bagian layar utama, Xiaomi 18 Fold menggunakan panel AMOLED berukuran 7,58 inci dengan resolusi 1672 × 2364 piksel dan refresh rate 120Hz. Teknologi LTPO membuat refresh rate dapat menyesuaikan secara adaptif mulai dari 1 hingga 120Hz.

HyperRGB dengan struktur subpiksel RGB penuh juga diterapkan pada layar bagian dalam dan luar. Keduanya disebut sebagai Super Sunlight Display dengan tingkat kecerahan puncak hingga 4000 nits. Dukungan HDR10+, Dolby Vision dan HDR Vivid turut tersedia untuk menunjang tampilan konten.

Menariknya, layar utama menggunakan rasio √2:1 yang mengacu pada bentuk kertas A4 sehingga video 16:9, foto 4:3 hingga dokumen dapat ditampilkan dengan lebih natural. Konsep rasio serupa juga diterapkan pada layar luar agar perpindahan penggunaan dari cover screen ke layar utama terasa lebih selaras.

Di sisi lain, Galaxy Z Fold8 membawa layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 7,6 inci dengan resolusi 1848 × 2448 piksel dan refresh rate 120Hz. Panel tersebut mendukung HDR serta menawarkan tingkat kecerahan hingga 3000 nits.

Lapisan anti-refleksi juga diberikan untuk mengurangi pantulan cahaya ketika perangkat digunakan di dalam maupun luar ruangan. Rasio layar utamanya adalah 4:3. Beralih ke bagian luar, tersedia cover display 5,5 inci dengan resolusi 1972 × 1248 piksel yang menggunakan panel Dynamic AMOLED dan refresh rate 120Hz.

Sementara itu, perangkat dari Xiaomi memiliki cover display AMOLED 5,38 inci dengan resolusi 1168 × 1712 piksel. Untuk perlindungan layar luar, Galaxy Z Fold8 menggunakan Gorilla Glass Ceramic 2 sedangkan Xiaomi 18 Fold memakai Xiaomi Shield Glass 2.0.

Baca juga: Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip 8 vs Galaxy Z Fold 8

Kamera

kamera Xiaomi 18 Fold
sc: mi

Dari sektor kamera, Xiaomi 18 Fold membawa sistem tiga kamera belakang yang dikembangkan bersama Leica. Kamera utamanya memakai sensor 200MP HP5 berukuran 1/1,56 inci dengan OIS, native high dynamic range dan in-sensor lossless zoom.

Spesifikasinya mencakup aperture f/1.7 serta focal length 23 mm. Selanjutnya terdapat kamera periskop telefoto Leica 50MP dengan focal length 80 mm yang dirancang untuk fotografi portrait. Kamera ini juga mendukung in-sensor zoom hingga 160 mm dan lossless zoom.

Melengkapi sistem tersebut tersedia kamera ultrawide 50MP dengan sensor OmniVision OV50M yang memiliki aperture f/2.4 dan focal length 17 mm. Sementara itu, data spesifikasi telefoto mencatat optical zoom 3,5x dengan aperture f/2.8.

Beralih ke kamera depan, tersedia kamera 16MP yang mendukung perekaman hingga 1080p 60fps. Untuk kemampuan video, kamera belakangnya dapat merekam hingga 8K 24fps serta 4K 30fps dan 60fps. Perekaman Full HD hingga 60fps juga tersedia bersama dukungan Dolby Vision HDR.

Galaxy Z Fold8 menggunakan konfigurasi kamera belakang ganda yang terdiri dari wide 50MP dan ultrawide 50MP. Kamera utamanya memakai sensor Samsung ISOCELL GN3 berukuran 1/1,56 inci dengan aperture f/1.8, focal length 24 mm, OIS dan PDAF.

Sementara kamera ultrawide menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN3 dengan aperture f/1.9 serta focal length 13 mm. Sistem tersebut juga mendukung 2x Optical Quality Zoom. Untuk kebutuhan selfie, terdapat kamera 10MP pada cover screen dan kamera 10MP pada layar utama yang mampu merekam video hingga 4K 60fps.

Kemampuan videonya mencakup perekaman 8K hingga 30fps serta 4K hingga 120fps. Samsung turut membekali perangkat dengan ProVisual Engine yang membantu mengurangi noise secara real-time dan mempertahankan detail ketika merekam dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, fitur Dual Recording memungkinkan pengguna merekam dua sisi sekaligus melalui tampilan split view vertikal pada cover screen maupun layar utama.

Chipset dan Performa

chipset Samsung Galaxy Z Fold 8
sc: samsung

Xiaomi 18 Fold menjadi foldable flagship pertama Xiaomi yang memakai XRING O3 berbasis fabrikasi 3nm dengan 24 miliar transistor. Chip ini membawa CPU 10-core all-big-core yang terdiri dari 2 Ultra core, 4 Premium core dan 4 Pro core serta GPU G2-Ultra NX 16-core.

Xiaomi mengklaim peningkatan CPU hingga 60 persen dengan efisiensi daya hingga 25 persen serta peningkatan GPU hingga 85 persen dengan konsumsi daya 64 persen lebih rendah. XRING O3 juga mendukung LPDDR6 dengan bandwidth hingga 113,8GB/s dan NPU quad-core berbasis SIMT yang mencapai 200 TOPS untuk tensor serta 3,13 TFLOPS untuk vector.

Teknologi MiMo diklaim meningkatkan decoding on-device hingga 45 persen. Pilihan memorinya terdiri dari 12GB+256GB, 12GB+512GB, 16GB+512GB dan 16GB+1TB dengan UFS 4.1 tanpa slot microSD. Perangkat menjalankan Android 17 dengan HyperOS 4 serta mendukung two-way split dan three-way split.

Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, UWB, GPS, berbagai sistem navigasi satelit dan infrared. Astral Communication juga mendukung roaming global di lebih dari 210 negara dan wilayah melalui lebih dari 52 operator. Dukungan Dual SIM menggunakan Nano SIM dan eSIM serta tersedia jaringan 5G dan 4G. USB Type-C dan speaker stereo juga tersedia tanpa jack audio 3,5 mm.

Di sisi lain, Galaxy Z Fold8 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy berbasis 3nm dengan CPU Oryon, GPU Adreno 840 dan NPU. Konfigurasinya terdiri dari 2 Oryon V3 Phoenix L hingga 4,74GHz serta 6 Oryon V3 Phoenix M hingga 3,63GHz.

Pilihan penyimpanan tersedia 256GB, 512GB dan 1TB dengan RAM masing-masing 12GB untuk dua varian pertama serta 16GB untuk versi 1TB. Penyimpanannya menggunakan UFS 4.0 tanpa ekspansi. One UI 9 menghadirkan two-way dan three-way split serta Gemini Notebook untuk membuat infografis dan audio overview dari foto, dokumen maupun sumber lain.

Galaxy AI mencakup Now Nudge, My FanCam dan Photo Assist. Fitur lainnya meliputi Quick Share, transfer data iPhone melalui QR code serta keamanan Knox Privacy, Personal Data Engine, Knox Vault, KEEP dan Knox Matrix Trust Chain dengan opsi pemrosesan data di perangkat atau cloud.

Ekosistemnya mendukung Galaxy Watch9 serta aksesori Carbon Magnet Case, Carbon Standing Case dengan penyangga hingga 90 derajat dan Silicone Magnet Case. Konektivitas mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou dan sistem navigasi lainnya. Perangkat mendukung Dual Nano SIM pada salah satu sumber serta jaringan 5G dan 4G. USB Type-C dan speaker stereo tersedia tanpa jack audio 3,5 mm.

Baca juga: Perbedaan Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra vs Galaxy Z Fold8

Baterai

Baterai XiaomDesain Xiaomi 18 Foldi 18 Fold
sc: mi

Untuk urusan daya, Xiaomi 18 Fold membawa baterai silicon-carbon 6000mAh yang disebut sebagai salah satu kapasitas terbesar di kelas foldable. Kedua selnya menggunakan proses stacking dengan kandungan silicon hingga 20 persen serta energy density hingga 920Wh/L. Pengisian dayanya mendukung 67W wired HyperCharge dan 50W wireless HyperCharge.

Sementara itu, Galaxy Z Fold8 dibekali baterai 4800mAh dengan pengisian kabel 45W dan nirkabel 20W. Samsung menyebut perangkat mampu digunakan untuk pemutaran video hingga 26 jam serta mendukung reverse wireless charging untuk mengisi perangkat lain yang kompatibel. Dengan spesifikasi tersebut, kapasitas baterai dan kecepatan charging yang tercantum pada sumber memang berbeda cukup jauh antara keduanya.

Pilihan warna juga memberikan karakter tersendiri pada masing-masing perangkat. Xiaomi 18 Fold tersedia dalam Black, White, Red dan Ceramic Version. Khusus Ceramic Edition, panel belakang menggunakan silicon nitride ceramic yang diklaim menjadi penggunaan pertama material tersebut pada panel belakang smartphone.

Material ini memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi dan tingkat kekerasan tinggi serta bobot sekitar 50 persen lebih ringan dibandingkan zirconia ceramic tradisional. Di sisi lain, Galaxy Z Fold8 hadir dalam Graphite, Cream, Lavender dan Pistachio. Samsung juga menonjolkan konstruksi ringan dengan bobot 201 gram serta ketebalan 4,5 mm ketika perangkat dibuka.

Harga Xiaomi 18 Fold vs Galaxy Z Fold8

Desain Samsung Galaxy Z Fold 8
sc: samsung

Untuk urusan harga, Xiaomi 18 Fold saat ini baru tersedia resmi di pasar China. Harganya cukup bervariasi berdasarkan konfigurasi RAM dan penyimpanan, sementara harga tersebut belum bisa dijadikan patokan jika perangkat nantinya masuk ke Indonesia karena biaya impor dapat membuat banderolnya berbeda.

Harga Xiaomi 18 Fold di China:

  • Xiaomi 18 Fold 12GB/256GB: 10.999 yuan atau sekitar Rp28,9 juta
  • Xiaomi 18 Fold 12GB/512GB: 11.999 yuan atau sekitar Rp31,5 juta
  • Xiaomi 18 Fold 16GB/512GB: 12.999 yuan atau sekitar Rp34 juta
  • Xiaomi 18 Fold 16GB/1TB: 14.999 yuan atau sekitar Rp39 jutaan
  • Xiaomi 18 Fold Ceramic Special Edition 16GB/1TB: 15.999 yuan atau sekitar Rp42 jutaan

Sementara itu, Galaxy Z Fold8 sudah tersedia resmi di Indonesia dengan harga berikut:

Harga Galaxy Z Fold8 di Indonesia:

  • Galaxy Z Fold8 256GB/12GB: Rp28.499.000
  • Galaxy Z Fold8 512GB/12GB: Rp32.499.000
  • Galaxy Z Fold8 1TB/16GB: Rp40.499.000

Sampai sekarang belum ada informasi resmi mengenai harga maupun jadwal Xiaomi 18 Fold masuk ke Indonesia. Jika nantinya tersedia melalui jalur impor, harganya berpotensi lebih tinggi dari hasil konversi yuan karena adanya pajak, bea masuk, pengiriman dan biaya distribusi. Jika tidak dirilis secara resmi, perangkat ini kemungkinan perlu dibeli dari luar negeri atau melalui toko importir dengan mempertimbangkan garansi, dukungan jaringan dan aturan IMEI.

Baca juga: Samsung Galaxy Z Flip 8 vs Samsung Galaxy Z Flip 7: Apa Saja yang Berubah?

Penutup

Xiaomi 18 Fold dan Galaxy Z Fold8 menawarkan pendekatan berbeda sebagai smartphone foldable flagship. Xiaomi 18 Fold lebih menonjolkan hardware seperti kamera 200MP Leica, baterai 6000mAh dan pengisian cepat 67W. Sementara itu, Galaxy Z Fold8 membawa ekosistem Galaxy AI, fitur produktivitas serta dukungan software yang menjadi bagian penting dari pengalamannya. Pilihan akhirnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan fitur yang paling sering digunakan.

Apa pun smartphone yang digunakan, pengalaman pemakaian tentu akan lebih lengkap dengan aksesori yang tepat. Temukan berbagai pilihan aksesori HP terbaik mulai dari charger, kabel, case, tempered glass hingga perangkat pendukung lainnya di Doran Gadget. Pilih aksesori yang sesuai dengan perangkat dan kebutuhan Anda untuk membuat penggunaan smartphone sehari-hari semakin nyaman.

Artikel terkait:

Smartphone & Tablet

Mobile Accessories

Computer Accessories

Wearable Device

Camera & Video

Audio Device

Home Electronics

Gadget Storage

Gaming Support

Entertainment

Artikel

Baterai TWS Cepat Habis? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

LOKASI TOKO

Doran Gadget

Surabaya

Doran Gadget
Bandung

Doran Gadget

Semarang

Doran Gadget
Jakarta

Doran Gadget
Bali

Doran Gadget
Manado

Doran Gadget

Banjarmasin

Doran Gadget

Makassar

Doran Gadget

Samarinda

Doran Gadget

Yogyakarta

Doran Gadget

Balikpapan

Doran Gadget

Sidoarjo