Doran Gadget – DJI kembali menghadirkan inovasi melalui DJI Osmo Pocket 4P dengan membawa sejumlah peningkatan yang membuat kamera gimbal portabel ini semakin menarik. Mulai dari sistem dual kamera, sensor 1 inci, perekaman video hingga 4K 240fps, hingga berbagai fitur pendukung untuk kebutuhan kreator konten dan videografer profesional. Lantas, seperti apa spesifikasi lengkap DJI Osmo Pocket 4P? Simak ulasannya di bawah ini.
Spesifikasi DJI Osmo Pocket 4P
| Spesifikasi | DJI Osmo Pocket 4P |
| Dimensi & Bobot | 159,5 × 63,3 × 33,5 mm; 230 g |
| Layar | Touchscreen 2 inci, resolusi 556 × 314 piksel, kecerahan 1.000 nits |
| Gimbal | Gimbal mekanis 3-axis, kecepatan kontrol hingga 180°/detik, akurasi getaran ±0,005° |
| Kamera | Dual camera: Wide 1 inci CMOS (20 mm, f/2.0) + Medium Tele 1/1,28 inci CMOS (60 mm, f/1.8) |
| Foto | Hingga 37 MP (7680 × 4320), format JPEG, DNG (RAW), JPEG + DNG; mode Single Shot, Countdown, Panorama 180° & 3×3 |
| Video | 4K hingga 60 fps, 1080p hingga 60 fps, video vertikal 3K & 1080p hingga 60 fps |
| Slow Motion & Mode Kreatif | Slow Motion hingga 4K 240 fps (wide) dan 4K 200 fps (tele), Hyperlapse, Timelapse, Motionlapse, Low-Light Video |
| Zoom & Penyimpanan | Digital zoom hingga 12× (video), memori internal 103 GB, microSD hingga 1 TB |
| Format & Bitrate | Video MP4 (HEVC), bitrate hingga 180 Mbps, sistem file exFAT, audio AAC 48 kHz 16-bit |
| Baterai | Li-ion 1.545 mAh (11,95 Wh), daya tahan hingga 210 menit, isi 80% dalam 18 menit dan penuh dalam 32 menit |
| Konektivitas | Wi-Fi 6 (802.11 a/b/g/n/ac/ax), Bluetooth 5.4 (BLE & BR/EDR) |
| Mikrofon | 3 mikrofon internal |
| Suhu Operasional | Operasional 0°C hingga 40°C, pengisian daya 5°C hingga 45°C |
| Fitur Unggulan | ActiveTrack 8.0, D-Log 2, Live Photo, Gesture Control, Timecode, webcam (UVC), stabilisasi gimbal 3-axis |
Baca juga: DJI Osmo Pocket 4: Kamera Gimbal Saku dengan Kualitas Sinematik
Desain dan Build

DJI Osmo Pocket 4P tetap mengusung desain ringkas yang menjadi ciri khas seri Osmo Pocket sehingga mudah dibawa ke mana saja. Kamera ini memiliki dimensi 159,5 x 63,3 x 33,5 mm dengan bobot sekitar 230 gram sehingga tetap nyaman digunakan menggunakan satu tangan. Meski sedikit lebih berat dari pendahulunya, distribusi bobotnya terasa seimbang.
Kepala kameranya kini berukuran lebih besar karena menggunakan sistem dual kamera. Sementara itu, bodinya memadukan material plastik dan logam yang kokoh dengan tekstur pada bagian belakang agar genggaman lebih nyaman. Di bagian bawah juga tersedia ulir 1/4 inci untuk memasang tripod maupun aksesori fotografi lainnya.
DJI juga menyempurnakan pengalaman penggunaan lewat joystick 5D baru yang lebih presisi untuk mengendalikan gimbal. Selain itu, terdapat dua tombol tambahan di bawah layar yang berfungsi sebagai kontrol zoom dan tombol kustom yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Sistem pelindung gimbal juga diperbarui menggunakan clamp magnetik sehingga lebih praktis untuk melindungi gimbal sekaligus mencegah layar berputar saat disimpan. Namun, aksesori seperti wide-angle lens atau fill light perlu dilepas terlebih dahulu sebelum clamp dipasang. Berbagai penyempurnaan tersebut membuat DJI Osmo Pocket 4P terasa semakin nyaman digunakan untuk kebutuhan harian maupun produksi konten profesional.
Layar

Perangkat ini dibekali layar sentuh 2 inci dengan resolusi 556 × 314 piksel dan tingkat kecerahan hingga 1.000 nits. Ukurannya memang tidak terlalu besar, tetapi sudah nyaman untuk melihat hasil rekaman sekaligus mengakses berbagai pengaturan kamera. Layarnya juga tetap cukup jelas saat digunakan di luar ruangan meski visibilitas akan sedikit berkurang saat terkena sinar matahari langsung.
Selain itu, mekanisme putar khas seri Osmo Pocket masih dipertahankan sehingga pengguna dapat berpindah antara mode horizontal dan vertikal sekaligus menyalakan atau mematikan perangkat dengan lebih praktis. Mekanismenya pun terasa kokoh dan memberikan kesan premium saat digunakan.
Pengalaman penggunaan juga semakin nyaman berkat dukungan kontrol gestur yang memudahkan proses perekaman. Pengguna cukup mengangkat telapak tangan untuk mengaktifkan ActiveTrack atau membentuk gestur huruf “V” untuk mulai merekam.
Melalui layar ini, berbagai pengaturan seperti ISO, white balance, mode video, filter warna, hingga fitur Beautify juga dapat diakses dengan antarmuka yang sederhana dan mudah dipahami. Respons layarnya yang cepat membuat perpindahan menu terasa mulus sehingga cocok digunakan baik oleh pemula maupun kreator konten profesional.
Baca juga: Spesifikasi Gimbal DJI Osmo Mobile 8P: Pakai ActiveTrack 8.0
Kamera Foto

Sektor fotografi menjadi salah satu peningkatan terbesar berkat penggunaan sistem dual kamera yang terdiri dari kamera wide-angle dan medium telephoto. Kamera utamanya memakai sensor CMOS 1 inci dengan panjang fokus setara 20 mm serta bukaan f/2.0.
Sementara itu, kamera telephoto menggunakan sensor CMOS 1/1,28 inci dengan panjang fokus 60 mm dan aperture f/1.8 sehingga cocok untuk memotret lanskap, street photography, maupun portrait dengan efek bokeh yang lebih natural.
Kamera utama juga didukung teknologi LOFIC yang mampu menghasilkan dynamic range hingga 17 stop sehingga detail pada area terang dan gelap tetap terjaga. Selain itu, tersedia profil warna D-Log 2 dengan kedalaman warna 10-bit yang sanggup merekam lebih dari satu miliar warna sehingga memberikan fleksibilitas lebih saat proses color grading.

Untuk kebutuhan fotografi, perangkat ini mampu menghasilkan foto hingga 37 MP dengan resolusi maksimum 7680 × 4320 piksel untuk rasio 16:9 dan 6144 × 6144 piksel untuk rasio 1:1. Hasil foto dapat disimpan dalam format JPEG, DNG (RAW), atau JPEG + DNG.
Tersedia pula berbagai mode pemotretan seperti Single Shot, Countdown Timer, Panorama 180°, dan Panorama 3×3. Kamera telephoto mendukung 3× optical zoom serta hingga 12× zoom sehingga ideal untuk mengambil foto portrait dengan kompresi perspektif yang lebih alami.
Fitur pendukung lainnya juga cukup lengkap karena tersedia Live Photo 4K yang merekam 1,5 detik sebelum dan sesudah tombol shutter ditekan, Intelligent Auto Focus, ActiveTrack 8.0, Beautify, serta enam pilihan Film Tone untuk menghasilkan foto yang lebih menarik dengan fokus yang tetap mengikuti subjek bergerak.
Baca juga: DJI Osmo Pocket 4 vs DJI Osmo Pocket 3: Ada Upgrade Apa Saja?
Kemampuan Video

Kemampuan videonya menjadi salah satu daya tarik utama karena mampu merekam hingga 4K pada 24, 25, 30, 48, 50, dan 60 fps. Perangkat ini juga mendukung perekaman 1080p serta video vertikal 3K untuk kebutuhan media sosial.
Bagi yang gemar membuat video slow motion, tersedia mode hingga 4K 240 fps pada kamera utama dan hingga 200 fps pada kamera telephoto. Seluruh hasil rekaman didukung stabilisasi mekanis 3-axis gimbal sehingga video tetap halus saat merekam sambil bergerak.
Untuk kebutuhan profesional, tersedia profil warna D-Log 2 dengan kedalaman warna 10-bit yang mampu merekam lebih dari satu miliar warna. Teknologi LOFIC juga menghadirkan dynamic range hingga 17 stop sehingga detail area terang dan gelap tetap terjaga. Seluruh video disimpan dalam format HEVC (MP4) dengan bitrate maksimum 180 Mbps agar hasil rekaman tetap tajam dan fleksibel saat proses editing.

Fitur pendukungnya juga sangat lengkap karena tersedia Hyperlapse, Timelapse, Motionlapse, Slow Shutter Video, Low-Light Video, dan Live Photo 4K. Pengguna juga dapat memanfaatkan Gesture Control untuk mengaktifkan ActiveTrack menggunakan telapak tangan atau memulai perekaman dengan gestur huruf “V”.
ActiveTrack 8.0 mampu melacak manusia, kendaraan, hewan peliharaan, dan objek lain bahkan saat menggunakan zoom hingga 12×. Perangkat ini juga dapat difungsikan sebagai webcam serta mendukung Wi-Fi 6, USB 3.1 dengan kecepatan transfer hingga 800 MB/detik, dan Timecode untuk sinkronisasi saat menggunakan beberapa kamera. Sementara itu, kualitas audionya direkam pada format AAC 48 kHz 16-bit sehingga menghasilkan suara yang jernih.
Baca juga: Insta360 Luna Ultra vs DJI Osmo Pocket 4: Mana yang Terbaik untuk Content Creator?
Fitur Pendukung Lainnya

Perangkat ini tidak menggunakan chipset seperti smartphone, melainkan mengandalkan sistem pemrosesan gambar yang telah dioptimalkan untuk menangani perekaman video beresolusi tinggi dan berbagai proses pengolahan gambar secara real time.
Berkat sistem tersebut, perpindahan mode, pengambilan foto, hingga proses merekam terasa responsif dengan jeda yang sangat minim. Kamera juga dapat menyala dengan cepat sehingga pengguna tidak mudah kehilangan momen saat ingin langsung mulai merekam.
Dari sisi penyimpanan, tersedia memori internal berkapasitas 103 GB sehingga pengguna dapat langsung menyimpan foto dan video tanpa harus memasang kartu microSD. Jika membutuhkan ruang lebih besar, perangkat ini tetap mendukung microSD hingga 1 TB.
Proses transfer data juga berlangsung cepat berkat dukungan USB 3.1 dengan kecepatan hingga 800 MB/detik serta Wi-Fi 6 yang mampu mentransfer file secara nirkabel hingga sekitar 90 MB/detik. Selain itu, tersedia Bluetooth 5.4 untuk menghubungkan berbagai aksesori DJI sehingga proses pembuatan konten menjadi lebih praktis.
Baterai

Untuk mendukung aktivitas perekaman, perangkat ini dibekali baterai Li-ion berkapasitas 1.545 mAh dengan energi 11,95 Wh. Meski kapasitasnya tidak sebesar baterai smartphone, daya tahannya cukup impresif karena sistemnya telah dioptimalkan khusus untuk kebutuhan videografi.
DJI mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 210 menit saat merekam video 1080p 24 fps dengan Wi-Fi dan layar dalam kondisi mati. Pengisian dayanya juga tergolong cepat karena mendukung charger 65W yang kompatibel. Baterai dapat terisi hingga 80% dalam waktu sekitar 18 menit dan mencapai 100% dalam sekitar 32 menit.
Menariknya lagi, kamera ini tetap bisa digunakan sambil diisi daya menggunakan power bank. Fitur tersebut membuat proses perekaman berdurasi panjang seperti vlog perjalanan, liputan acara, maupun live streaming dapat dilakukan dengan lebih nyaman tanpa perlu khawatir kehabisan daya.
Baca juga: Spesifikasi DJI Osmo Action 6, Evolusi Terbesar untuk Action Cam!
Harga DJI Osmo Pocket 4P

DJI Osmo Pocket 4P tersedia dalam dua pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Varian Standard Combo cocok bagi Anda yang menginginkan paket dasar, sedangkan Vlog Combo menawarkan aksesori tambahan untuk mendukung kebutuhan pembuatan konten secara lebih maksimal.
- DJI Osmo Pocket 4P Standard Combo: Rp11.510.000
- DJI Osmo Pocket 4P Vlog Combo: Rp12.590.000
Selisih harga kedua varian tersebut sekitar Rp1 jutaan. Jika Anda sering membuat vlog atau membutuhkan perlengkapan yang lebih lengkap sejak awal, Vlog Combo bisa menjadi pilihan yang lebih praktis. Namun, Standard Combo tetap menawarkan fitur utama DJI Osmo Pocket 4P dengan harga yang lebih terjangkau.

























































