Spesifikasi DJI Dock 4
sc: huawei

Doran Gadget – DJI Dock 4 hadir dengan teknologi docking station terbaru yang dirancang untuk mendukung operasional drone otomatis dengan waktu jeda penerbangan lebih singkat. Dibekali sistem pergantian baterai otomatis dan integrasi DJI FlightHub 2, perangkat ini menawarkan efisiensi untuk berbagai kebutuhan industri. Lantas, seperti apa spesifikasi lengkap DJI Dock 4? Simak selengkapnya di bawah ini!

Spesifikasi DJI Dock 4

SpesifikasiDJI Dock 4
Bobot
Dock 4: 66 kg tanpa drone dan baterai di kompartemen. Matrice 5TD: 2.600 gram termasuk baterai, baling-baling, dan kartu microSD
Dimensi
Dock 4: 639 × 640 × 836 mm (tertutup) dan 1.750 × 640 × 550 mm (terbuka). Matrice 5TD: 393 × 477 × 230 mm tanpa baling-baling
Ketahanan dan Suhu Operasional
Dock 4: IP56, −40°C hingga 50°C. Matrice 5TD: IP55, −40°C hingga 50°C
Daya Docking Station
Input AC 100–240 V, 50/60 Hz; konsumsi daya maksimum 2.000 W
Sistem Baterai dan Pengisian
Pergantian baterai otomatis kurang dari 25 detik; waktu operasional dari mendarat hingga lepas landas kembali kurang dari 45 detik; pengisian baterai dari 15% ke 95% sekitar 27 menit pada suhu 25°C
Kapasitas Baterai
Matrice 5TD: 12.138 mAh, energi 260 Wh, tegangan 21,42 V, dan berat 925 gram. Dock 4 mendukung penyimpanan maksimal tiga baterai di empat kompartemen
Performa Penerbangan
Kecepatan horizontal maksimum 21 m/s pada mode FlyTo Tasks; mode lain maksimum 15 m/s; waktu terbang maksimum 59 menit; waktu melayang maksimum 55 menit
Jangkauan dan Ketinggian
Radius operasional maksimum 10 km; jarak terbang maksimum 53 km; ketinggian lepas landas maksimum 6.500 m tanpa payload dan 4.500 m dengan muatan penuh
Kamera Visual
Tiga kamera 50 MP: wide-angle dengan ekuivalen fokus 23,5 mm, medium tele 70 mm, dan tele 252 mm
Kamera Termal
Resolusi 1280 × 1024 piksel; mode UHR hingga 2560 × 2048 piksel; pengukuran suhu −40°C hingga 150°C pada High Gain dan 0°C hingga 550°C pada Low Gain
Laser Rangefinder
Jangkauan hingga 3.000 meter pada pengukuran tegak lurus dengan target dan kondisi pengujian yang ditentukan DJI
Sistem Penghindaran Rintangan
Sistem penglihatan binokular berwarna omnidirectional, LiDAR berputar, sensor inframerah 3D di bawah drone, serta radar mmWave di bagian depan, atas, dan bawah
Transmisi dan Konektivitas
DJI O4 Enterprise Enhanced Video Transmission, tampilan langsung 1080p/30fps, dua modul 4G terintegrasi, serta transfer data melalui Wi-Fi hingga maksimum 80 MB/s dalam kondisi pengujian tertentu
Fitur Dock dan Aksesori Keselamatan
Sensor angin, curah hujan, suhu dan kelembapan; kamera keamanan internal dan eksternal 1080p; perlindungan lonjakan listrik; parasut DJI AP1 dengan aktivasi otomatis atau manual

Baca juga: Spesifikasi DJI Dock 3: Tawarkan Solusi ‘Drone in a Box’ & Dukungan 24/7

Desain dan Build DJI Dock 4

DJI Dock 4
sc: dji

DJI Dock 4 memiliki bobot sekitar 66 kg tanpa drone dan baterai di kompartemen sehingga membutuhkan lokasi pemasangan yang kokoh dan sesuai. Dimensinya mencapai 639 × 640 × 836 mm saat penutup tertutup dan 1.750 × 640 × 550 mm ketika terbuka. Docking station ini memiliki sertifikasi IP56 untuk perlindungan terhadap debu dan air serta dirancang beroperasi pada suhu -40°C hingga 50°C.

Info Lengkap DJI Enterprise Series

Untuk menjaga kondisi perangkat dan baterai, DJI Dock 4 dilengkapi sistem pendingin berbasis kompresor dan pemanas baterai otomatis saat suhu lingkungan rendah. Perangkat ini membutuhkan pasokan listrik AC 100–240 V dengan frekuensi 50/60 Hz serta konsumsi daya maksimum 2.000 W.

Dari sisi ketahanan dan pemantauan lingkungan, DJI Dock 4 dilengkapi sensor kecepatan angin, curah hujan, suhu lingkungan, suhu di dalam kompartemen, dan kelembapan kompartemen. Terdapat pula kamera keamanan internal dan eksternal dengan resolusi 1920 × 1080 piksel, sudut pandang 151°, serta lampu bantu putih untuk mendukung pemantauan area docking station.

Untuk menghadapi gangguan kelistrikan, perangkat ini memiliki perlindungan petir pada port daya AC hingga 20 kA dan port Ethernet hingga 10 kA. DJI Dock 4 juga menyediakan daya cadangan melalui baterai drone dengan kapasitas 12.138 mAh yang mampu memasok daya sekitar 4,5 jam per baterai dalam kondisi pengujian tertentu.

Pergantian Baterai Otomatis dalam 25 Detik

baterai DJI Dock 4 (1)
sc: dji

DJI Dock 4 dilengkapi sistem pergantian baterai otomatis yang membutuhkan waktu kurang dari 25 detik. Penghitungan dimulai ketika penutup docking station tertutup sepenuhnya hingga proses pergantian baterai selesai. Selama proses tersebut, data penerbangan sebelumnya juga ditransfer secara otomatis.

Dengan mekanisme ini, drone dapat kembali menjalankan misi tanpa harus menunggu baterai yang digunakan sebelumnya selesai diisi ulang. DJI juga mencatat waktu operasional kurang dari 45 detik, yang dihitung sejak drone mendarat hingga pergantian baterai selesai dan drone kembali lepas landas.

Untuk mendukung proses tersebut, DJI Dock 4 memiliki empat kompartemen baterai dengan kapasitas penyimpanan maksimal tiga baterai secara bersamaan. Pembatasan ini diperlukan agar mekanisme pergantian baterai dapat beroperasi dengan baik.

Sistem pengisian dayanya mendukung hingga dua saluran pengisian secara bersamaan, dengan waktu sekitar 27 menit untuk mengisi baterai dari 15% menjadi 95% pada suhu 25°C. Kombinasi pergantian otomatis dan pengisian paralel ini membantu mempercepat pergantian misi serta mengurangi waktu tunggu di antara penerbangan. Meski demikian, sistem tersebut tidak membuat drone dapat terus berada di udara tanpa batas.

Baca juga: Review DJI Dock 2: Ini Kecanggihan yang Dimilikinya!

Respons Darurat dan Sensor DJI Matrice 5TD

Respons Darurat DJI Dock 4
sc: dji

DJI Dock 4 dirancang untuk mendukung konsep Dock as First Responder (DFR), yaitu penggunaan drone untuk memberikan gambaran situasi dari udara sebelum atau saat petugas darat menangani kejadian. DJI Dock 4 dirancang khusus untuk mendukung operasi drone otomatis menggunakan DJI Matrice 5TD.

Berdasarkan informasi resmi DJI, DJI Dock 4 hanya kompatibel dengan DJI Matrice 5TD, sehingga keduanya merupakan satu kesatuan sistem untuk menjalankan misi penerbangan tanpa harus selalu mengoperasikan drone secara manual di lokasi.

DJI Dock 4 berfungsi sebagai stasiun operasional yang mendukung proses lepas landas, pendaratan, pengisian daya, dan pengelolaan misi jarak jauh, sedangkan Matrice 5TD bertugas menjalankan misi dengan dukungan kamera visual dan termal untuk kebutuhan pemantauan, inspeksi, serta respons darurat.

Setelah menerima perintah penerbangan, DJI Matrice 5TD dapat diluncurkan dari docking station tanpa pilot harus berada di lokasi. Drone ini mampu terbang dengan kecepatan hingga 21 m/s atau sekitar 75,6 km/jam pada mode FlyTo Tasks, sedangkan mode lainnya memiliki batas kecepatan maksimum 15 m/s.

Kecepatan tersebut membantu mempercepat respons, meski waktu tiba tetap bergantung pada jarak, rute, cuaca, dan kondisi operasional. Melalui transmisi video langsung, operator dapat memantau lokasi dari jarak jauh untuk membantu menilai akses, kondisi bangunan, atau area yang sulit dijangkau.

Sensor DJI Matrice 5TD DJI Dock 4
sc: dji

DJI juga mendukung integrasi alur dispatch dengan sistem pihak ketiga melalui FlightHub 2. Peringatan dari sistem eksternal dapat memulai alur dispatch, tetapi operator tetap perlu memberikan konfirmasi sebelum drone diberangkatkan.

Untuk mendukung pemantauan dan inspeksi, Matrice 5TD menggabungkan tiga kamera visual beresolusi 50 MP, yaitu kamera sudut lebar serta kamera telefoto menengah dengan panjang fokus ekuivalen 70 mm dan kamera telefoto dengan panjang fokus ekuivalen 252 mm.

Kamera telefoto dapat menangkap detail objek seperti rambu dari jarak hingga 400 meter serta membantu memeriksa kerusakan pada baut atau pin jaringan listrik dari sekitar 100 meter dalam kondisi pengujian yang sesuai. Drone ini juga memiliki kamera termal beresolusi 1280 × 1024 piksel dengan mode UHR hingga 2560 × 2048 piksel untuk mengamati distribusi panas dan indikasi anomali suhu.

Melalui fitur edge fusion atau overlay fusion, gambar visual dan termal dapat digabungkan agar operator melihat konteks objek sekaligus pola panas dalam satu tampilan. Untuk operasi malam hari, tersedia perekaman video night vision berwarna 4K tanpa perlu menyalakan spotlight serta mode hitam putih dengan bantuan lampu inframerah dekat atau near-infrared (NIR).

Matrice 5TD turut dilengkapi laser rangefinder yang mampu mengukur jarak hingga 3.000 meter dalam kondisi pengujian tertentu. Data jarak dan koordinat PinPoint dapat ditampilkan pada tayangan langsung untuk membantu operator menentukan lokasi objek yang diperiksa.

Baca juga: Ini Dia DJI Dock: Box Khusus untuk Drone dengan Fitur Canggih

Sistem Penghindaran Rintangan

Sistem Penghindaran Rintangan DJI Matrice 5TD DJI Dock 4
sc: dji

DJI Matrice 5TD dibekali sistem penghindaran rintangan yang menggabungkan radar gelombang milimeter (mmWave), LiDAR berputar, dan sensor penglihatan enam arah untuk membantu drone mendeteksi lingkungan di sekitarnya. Radar mmWave tersedia di bagian depan, atas, dan bawah drone, sedangkan LiDAR memindai area menggunakan laser.

Sistem penglihatan ini didukung enam sensor fisheye beresolusi tinggi yang dirancang untuk bekerja dalam kondisi minim cahaya. Kombinasi ketiga teknologi tersebut membantu Matrice 5TD mendeteksi rintangan tipis, termasuk kabel berisolasi karet hitam berdiameter 11 mm, sehingga mendukung operasi di kawasan industri, gardu listrik, dan area dengan banyak struktur berdekatan.

DJI juga menyertakan fitur High-Wind Descent RTH untuk membantu drone kembali dengan aman ketika menghadapi kondisi angin ekstrem. Meski demikian, kemampuan deteksi rintangan tetap memiliki batasan dan tidak menjamin drone dapat menghindari semua objek.

Kinerja sensor dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti awan, kabut, hujan, dan salju serta material, posisi, dan bentuk rintangan. Sensor penglihatan juga membutuhkan pencahayaan dan pola permukaan yang memadai. Ketika intensitas cahaya turun di bawah 12 lux, sistem penglihatan beralih ke mode hitam-putih.

Selain itu, Matrice 5TD tidak dapat secara aktif menghindari objek yang bergerak cepat dalam kondisi tersebut. Fungsi radar mmWave pun dapat dibatasi atau tidak tersedia di negara tertentu. Karena itu, survei lokasi dan perencanaan rute penerbangan tetap diperlukan untuk mendukung operasi yang aman.

AI untuk Deteksi Objek

AI untuk Deteksi Objek DJI Dock 4
sc: dji

DJI Matrice 5TD dilengkapi AI yang mampu mendeteksi 17 jenis objek secara real-time melalui tayangan langsung, termasuk mendeteksi titik panas inframerah dan mendukung model AI pihak ketiga. Melalui integrasi dengan DJI FlightHub 2, operator dapat menggunakan fitur Virtual Cockpit untuk mencari objek berdasarkan teks atau gambar referensi.

Teknologi multimodal AI kemudian membantu mengidentifikasi objek dan memicu peringatan sesuai kebutuhan pemantauan. Ketika sistem mendeteksi anomali, alur kerja otomatis dapat dikonfigurasi untuk mengirimkan notifikasi melalui SMS, email, atau platform, serta menjalankan tindakan seperti mengambil gambar, merekam video, mengikuti objek, atau mempertahankan posisi melayang.

DJI FlightHub 2 Copilot juga memungkinkan operator memberikan instruksi dalam bahasa alami untuk menjalankan perintah penerbangan yang didukung, mengatur rute, dan menjadwalkan misi. Setelah operasi selesai, AI dapat membandingkan data terbaru dengan foto udara atau model 3D historis, menandai perubahan, dan menghasilkan laporan. Hasil deteksi dan analisis tetap perlu ditinjau operator sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Baca juga: Mengenal DJI Enterprise Ecosystem: Drone, Daya Portabel, dan Solusi Industri Lengkap

Fitur Keamanan dan Kepatuhan DJI Dock 4

Fitur Keamanan DJI Dock 4
sc: dji

Untuk membantu mengurangi risiko selama operasi, DJI Dock 4 dan Matrice 5TD dilengkapi sejumlah fitur keselamatan. Salah satunya adalah parasut DJI AP1 yang memiliki sumber daya independen serta mendukung aktivasi otomatis maupun manual. Sistem ini juga dilengkapi Flight Termination System (FTS), jalur komunikasi FTS independen, pemeriksaan mandiri, dan alarm suara serta indikator visual.

DJI menyebut parasut dapat membantu memperlambat penurunan drone ketika terjadi kondisi darurat. Dengan parasut AP1 terpasang, Matrice 5TD memenuhi persyaratan operasional EU C5/C6 dan UK5/UK6 yang dirujuk DJI. Selain itu, fitur custom flight zones yang diterapkan langsung melalui flight controller membantu membatasi penerbangan sesuai area yang telah ditentukan.

Untuk meningkatkan kesadaran terhadap kondisi wilayah udara, sistem mendukung penerimaan sinyal ADS-B dari pesawat berawak yang dilengkapi pemancar ADS-B Out serta deteksi drone DJI tertentu yang mendukung RID dan OID. DJI O4 Ground Station juga dapat terhubung dengan penerima Remote ID pihak ketiga melalui MQTT.

Dari sisi perlindungan data, DJI menjelaskan bahwa data operasi, penerbangan, dan perangkat dilindungi melalui enkripsi sejak proses pengumpulan. Transmisi data dari drone ke docking station menggunakan TLS 1.2 atau lebih baru dan AES-256, sedangkan pengiriman data dari dock ke cloud menggunakan HTTPS, WSS, dan protokol TLS.

Untuk penyimpanan, DJI menyebut penggunaan AES-256-CBC bagi data sensitif seperti alamat email, nomor telepon, dan lokasi. Kontrol akses membatasi data yang dapat dilihat pengguna sesuai kewenangannya dan aktivitas akses dicatat sebagai jejak audit.

DJI juga menyediakan penghapusan data pada tiga tingkat, yaitu akun, organisasi, dan perangkat. Penghapusan akun hanya menghapus data pengguna terkait, sedangkan penghapusan organisasi mencakup data organisasi. Pada perangkat, log lokal dan cache dapat dibersihkan melalui aplikasi DJI Pilot atau seluruh data perangkat dapat dihapus melalui pengaturan ulang pabrik.

Meski demikian, fitur keamanan dan enkripsi tidak menjamin seluruh operasi bebas risiko. Pengguna tetap perlu mematuhi aturan penerbangan, izin operasional, ketentuan wilayah udara, dan persyaratan privasi setempat. Kepatuhan terhadap standar tertentu juga tidak otomatis memberikan izin untuk semua jenis penerbangan di Eropa atau Inggris.

Integrasi dengan DJI FlightHub 2

Integrasi dengan DJI FlightHub 2
sc: dji

DJI FlightHub 2 merupakan platform berbasis cloud yang membantu operator mengelola operasi drone dari jarak jauh melalui satu sistem terintegrasi. Platform ini mendukung pemantauan video langsung dengan latensi rendah serta pengaturan rute penerbangan dan jadwal misi otomatis.

Melalui Virtual Cockpit, operator dapat mengendalikan drone dari jarak jauh dan mencari objek menggunakan teks atau gambar. Teknologi AI juga membantu mendeteksi objek dan anomali secara real-time serta mengirimkan notifikasi melalui SMS, email, atau platform.

Ketika kondisi tertentu terdeteksi, sistem dapat menjalankan tindakan otomatis seperti mengambil foto, merekam video, melacak objek, atau mempertahankan posisi drone. Selain itu, FlightHub 2 Copilot memungkinkan operator memberikan instruksi dalam bahasa alami untuk membantu menjalankan perintah penerbangan, menyusun rute, dan mengatur misi terjadwal.

Setelah penerbangan selesai, AI dapat membandingkan data terbaru dengan foto udara historis atau model 3D untuk menandai perubahan dan menghasilkan laporan secara otomatis. FlightHub 2 juga mendukung pemeliharaan dan pembaruan sistem melalui fitur yang tersedia serta menyediakan beberapa pilihan penerapan, yaitu public cloud, on-premises, dan all-in-one.

Untuk integrasi dengan platform lain, DJI menyediakan FlightHub Sync dan OpenAPI, dengan cakupan OpenAPI yang dapat berbeda menurut versi platform. Dari sisi konektivitas, DJI menyebut latensi transmisi video dari drone ke cloud sekitar 160 milidetik, bergantung pada kondisi jaringan dan spesifikasi komputer.

Koneksi juga didukung oleh dua modul 4G pada drone, transmisi sub-2 GHz, serta O4 Ground Station yang dapat ditempatkan di lokasi lebih tinggi untuk membantu menjaga kualitas sinyal. Sementara itu, transfer data penerbangan dari drone ke docking station melalui Wi-Fi berkecepatan tinggi dapat mencapai maksimum 80 MB/s dalam kondisi pengujian tertentu.

Baca juga: 32 Rekomendasi Drone DJI Terbaik 2026 untuk Kebutuhan Anda

Penutup

DJI Dock 4 dan DJI Matrice 5TD menawarkan solusi drone otomatis untuk mendukung pemantauan, inspeksi, hingga respons darurat di berbagai sektor industri. Dengan pergantian baterai otomatis, kamera visual dan termal, sistem penghindaran rintangan, serta integrasi DJI FlightHub 2, keduanya dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan pemantauan jarak jauh.

Jika Anda tertarik membeli DJI Dock 4, Doran Gadget siap membantu kebutuhan perangkat drone profesional Anda. Hubungi Customer Service Doran Gadget melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, ketersediaan, dan proses pemesanan. Konsultasikan kebutuhan operasional Anda agar dapat memilih solusi yang sesuai.

Artikel terkait:

Request Katalog PDF dan Presentasi Demo Unit silahkan klik tombol berikut

Request Katalog PDF dan Presentasi Demo Unit silahkan klik tombol berikut

Smartphone & Tablet

Mobile Accessories

Computer Accessories

Wearable Device

Camera & Video

Audio Device

Home Electronics

Gadget Storage

Gaming Support

Entertainment

Artikel

Spesifikasi DJI Dock 4: Dock Drone Otomatis dengan Battery Swap 25 Detik

LOKASI TOKO

Doran Gadget

Surabaya

Doran Gadget
Bandung

Doran Gadget

Semarang

Doran Gadget
Jakarta

Doran Gadget
Bali

Doran Gadget
Manado

Doran Gadget

Banjarmasin

Doran Gadget

Makassar

Doran Gadget

Samarinda

Doran Gadget

Yogyakarta

Doran Gadget

Balikpapan

Doran Gadget

Sidoarjo