Doran Gadget – Persaingan smartphone kelas menengah awal 2026 semakin menarik dengan kehadiran POCO M8 Pro dan Vivo V50 5G yang sama-sama menawarkan spesifikasi kompetitif di harga yang berdekatan. Keduanya menyasar pengguna yang menginginkan performa kencang, fitur modern, serta dukungan software terbaru tanpa harus naik ke kelas flagship. Nah berikut perbandingan spesifikasi POCO M8 Pro vs Vivo V50 untuk Anda.
Spesifikasi POCO M8 Pro vs Vivo V50
| Spesifikasi | POCO M8 Pro | Vivo V50 |
| Layar | AMOLED, 6.83 inches, 1280 x 2772 pixels, Â 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, HDR10+, Dolby Vision, 1800 nits (HBM), 3200 nits (peak), Corning Gorilla Glass Victus 2 | AMOLED, 6.77 inches, 1080 x 2392 pixels, 1B colors, HDR10+, 120Hz, 3840Hz PWM, 1300 nits (HBM), 4500 nits (peak), Diamond Shield Glass, Mohs level 4 |
| OS | Android 15, HyperOS 2 | Android 15, Funtouch 15 |
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 (4 nm) | Snapdragon 7 Gen 3 (4 nm) |
| RAM | 8GB/12GB | 8GB/12GB |
| ROM | 256GB/512GB | 128GB/256GB/512GB |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.6, 24mm (wide), 1/1.55″, 1.0µm, dual pixel PDAF, OIS 8 MP, f/2.2, 15mm, 120Ëš (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm |
50 MP, f/1.9, 23mm (wide), 1/1.55″, 1.0µm, PDAF, OIS 50 MP, f/2.0, 15mm, 119Ëš (ultrawide), 1/2.76″, 0.64µm, AF |
| Kamera Depan | 32 MP, f/2.2, (wide), 1/3.6″ | 50 MP, f/2.0, 21mm (wide), 1/2.76″, 0.64µm, AF |
| Baterai | 6500 mAh 100W wired, 22.5W reverse wired |
6000 mAh 90W wired, Reverse wired |
| Warna | Black, Green, Silver | Ancora Red (Rose Red), Satin Black (Titanium Grey), Starry Blue (Starry Night), Mist Purple |
Baca juga: Spesifikasi Lengkap Xiaomi Poco M8 Series: Intip Selengkapnya di Sini!

Desain dan Build
POCO M8 Pro hadir sebagai smartphone yang menitikberatkan pada ketahanan dan fungsionalitas. Bagian depannya sudah dilindungi Gorilla Glass Victus 2 dan diperkuat sertifikasi IP68/IP69K sehingga lebih siap menghadapi debu, air, hingga semprotan bertekanan tinggi.
Desainnya cenderung sederhana dan utilitarian dengan bodi belakang berbahan plastik yang terasa kokoh dan lebih aman dari risiko pecah. Bobotnya memang lebih berat, namun sebanding dengan baterai besar serta perlindungan ekstra yang ditawarkan untuk penggunaan aktif maupun outdoor.
Sebaliknya, Vivo V50 5G mengambil jalur yang lebih elegan dan nyaman digunakan sehari-hari. Diamond Shield Glass di bagian depan serta sertifikasi IP68/IP69 tetap memberi perlindungan tinggi, namun dikemas dalam bodi yang lebih ramping dan ringan. Finishing halus membuatnya terlihat modern dan terasa premium saat digenggam lama.
Dari sisi fitur tambahan, POCO M8 Pro unggul lewat kehadiran NFC, infrared blaster, Wi-Fi 6, serta stereo speaker Dolby Atmos. Vivo V50 5G juga dibekali speaker stereo dan fitur AI kamera, meski absennya NFC di beberapa pasar bisa menjadi pertimbangan bagi sebagian pengguna.
Layar
POCO M8 Pro mengandalkan panel AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K yang tajam dan imersif. Refresh rate 120Hz membuat animasi terasa mulus lalu dukungan HDR10+ dan Dolby Vision menghadirkan tampilan yang lebih sinematik saat menonton film atau serial.
Tingkat kecerahan yang tinggi juga cukup andal untuk aktivitas luar ruangan sementara fitur PWM dimming membantu menjaga kenyamanan mata saat digunakan dalam waktu lama. Kombinasi ini membuat layar POCO sangat pas untuk multimedia, gaming, dan membaca konten dengan detail tinggi.
Sementara itu, Vivo V50 5G hadir dengan layar AMOLED 6,77 inci Full HD+ yang tetap responsif berkat refresh rate 120Hz. Daya tarik utamanya ada pada tingkat kecerahan puncak yang jauh lebih tinggi sehingga layar tetap jelas di bawah sinar matahari langsung.
Karakter warna yang lebih punchy memberi kesan visual yang hidup meski tanpa Dolby Vision. Secara keseluruhan, POCO M8 Pro unggul dalam resolusi dan nuansa sinematik, sedangkan Vivo V50 5G lebih menonjol untuk visibilitas outdoor dan tampilan warna yang mencolok.
Baca juga: Spesifikasi Xiaomi Poco Pad X1 vs Poco Pad M1, Lengkap dengan Harganya!

Kamera
Untuk urusan kamera, POCO M8 Pro mengusung sensor utama 50MP dengan OIS yang mampu menghasilkan foto stabil dengan warna natural dan dynamic range yang cukup solid. Sensor Light Fusion 800 membantu menjaga kualitas gambar terutama saat kondisi cahaya rendah.
Sementara kamera ultra-wide 8MP berperan sebagai pelengkap untuk foto lanskap atau grup. Hasilnya memang fungsional dan konsisten, namun detail dari kamera ultra-wide belum bisa disejajarkan dengan ponsel yang lebih berorientasi fotografi.
Berbeda dengan POCO, Vivo V50 5G benar-benar menonjol di sektor kamera berkat konfigurasi 50MP OIS dan 50MP ultra-wide hasil kolaborasi dengan Zeiss. Foto yang dihasilkan terlihat lebih tajam dengan warna yang akurat dan performa malam hari yang lebih meyakinkan.
Keunggulan ini berlanjut ke kamera depan 50MP autofocus yang sangat cocok untuk selfie, vlog, dan video conference berkualitas tinggi. Sementara itu, kamera depan 32MP milik POCO M8 Pro sudah cukup untuk kebutuhan harian, namun Vivo jelas menawarkan pengalaman kamera yang lebih serius dan premium.
Performa, Memori, dan Software
POCO M8 Pro ditenagai Snapdragon 7s Gen 4 berbasis 4 nm yang menawarkan performa kencang dan stabil untuk multitasking berat maupun gaming dalam waktu lama. Dukungan GPU yang lebih bertenaga serta optimasi HyperOS 2 membuat pengalaman terasa responsif dan efisien tanpa penurunan performa yang berarti.
Di sisi lain, Vivo V50 5G mengandalkan Snapdragon 7 Gen 3 yang masih sangat mumpuni untuk kebutuhan harian dan gaming kasual. Funtouch OS 15 lebih menonjolkan animasi halus serta optimalisasi kamera sehingga penggunaan terasa nyaman, meski dari sisi tenaga mentah POCO masih selangkah di depan.
Dari aspek memori dan penyimpanan, keduanya hadir dengan pilihan RAM 8GB atau 12GB serta storage 256GB hingga 512GB yang sudah cukup lega untuk aplikasi, game, dan konten multimedia. Absennya slot microSD membuat pengguna perlu menentukan kapasitas sejak awal pembelian.
Keduanya juga langsung menjalankan Android 15, namun POCO menawarkan dukungan update yang lebih panjang hingga empat versi Android dan enam tahun patch keamanan. Hal ini menjadikan POCO M8 Pro lebih unggul untuk pemakaian jangka panjang, sementara Vivo tetap menarik bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman halus dan stabil sejak awal penggunaan.
Baca juga: Review Spesifikasi Poco F8 Ultra, Pakai Audio Bose!
Harga POCO M8 Pro vs Vivo V50
Dari sisi harga, POCO M8 Pro saat ini beredar di pasar global dengan kisaran sekitar Rp6,3 jutaan untuk versi global. Namun perlu dicatat, perangkat ini belum resmi masuk Indonesia, sehingga harganya sangat mungkin menjadi lebih mahal setelah dikenakan pajak dan biaya distribusi. Karena itu, angka tersebut masih bisa berubah dan belum bisa dijadikan patokan final untuk pasar Tanah Air.
Sementara itu, Vivo V50 5G sudah resmi dijual di Indonesia dengan harga sekitar Rp6.499.000, sehingga lebih aman dan jelas dari sisi garansi serta layanan purna jual. Meski begitu, Vivo sendiri kini sudah menghadirkan penerusnya yaitu Vivo V60 bagi pengguna yang menginginkan versi paling baru dengan peningkatan fitur.
Baca juga: Perbandingan POCO F7 Pro vs POCO F7 Ultra, Rilis Bulan Ini!
Penutup
Sebagai penutup, baik POCO M8 Pro maupun Vivo V50 5G sama-sama menawarkan keunggulan di kelas menengah dengan karakter yang berbeda, mulai dari performa, kamera, hingga daya tahan baterai. Pilihan terbaik tentu kembali ke kebutuhan masing-masing pengguna, apakah lebih mengutamakan ketahanan dan performa jangka panjang atau desain elegan dengan kualitas kamera yang lebih unggul.
Apa pun smartphone pilihanmu, jangan lupa lengkapi dengan aksesori terbaik agar pengalaman penggunaan semakin maksimal. Kamu bisa mendapatkan berbagai aksesori HP terbaik dan berkualitas seperti charger, kabel, casing, hingga audio device di Doran Gadget. Cek koleksi lengkapnya sekarang dan pastikan perangkatmu selalu siap menemani aktivitas sehari-hari.





















































