Doran Gadget – Drone thermal saat ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Khususnya untuk misi penyelamatan, tugas kepolisian, maupun militer dalam batasan tertentu. Drone jenis ini berbeda dari drone konvensional, karena dilengkapi kamera yang mampu mendeteksi suhu panas. Bagi Anda yang ingin mencari drone thermal terbaik, ada baiknya untuk simak ulasannya secara lengkap dalam artikel kali ini.

Drone Thermal Terbaik

Berikut lima rekomendasi drone thermal terbaik yang bisa Anda gunakan untuk berbagai proyek hingga misi pencarian dan penyelamatan sebagaimana dirangkum dari laman berbagai sumber:

1. Autel EVO Max 4T

Dirancang untuk kebutuhan profesional, Autel EVO Max 4T memberikan performa pencitraan thermal terbaik melalui kamera 640 × 512, menjadikannya unggul untuk berbagai misi teknis dan industri. Drone ini mengombinasikan sensor thermal, kamera optik, dan wide-angle untuk menghasilkan data visual lebih akurat dan informatif.

Autel EVO Max 4T dilengkapi teknologi canggih seperti sistem anti-gangguan sinyal, jaringan A-Mesh 1.0, SkyLink 3.0, serta penyimpanan data terenkripsi untuk keamanan maksimal. Didukung kamera 50 MP wide, kamera zoom 48 MP dengan kemampuan 8K dan zoom optik 10x, laser rangefinder, serta kecepatan maksimum 23 m/s, drone ini mampu terbang hingga 42 menit dengan jarak jangkau hingga 9 kilometer.

Baca juga: Apa Itu Thermal Drone dan Fungsinya? Berikut Penjelasannya!

2. DJI Matrice 350 RTK

Drone Terbaik DJI

DJI Matrice 350 RTK menawarkan pendekatan modular yang membuatnya mudah disesuaikan untuk berbagai kebutuhan teknis dan pemantauan area luas. Dengan dukungan kamera Zenmuse yang dapat diganti, drone ini mampu menghadirkan optical zoom visual yang tajam maupun pencitraan thermal sesuai konfigurasi yang dipilih.

Sistem tiga titik pemasangan gimbal memungkinkan penggunaan kamera, LiDAR, atau lampu sorot secara fleksibel. Untuk kebutuhan thermal, Zenmuse H20T dan H20N menjadi opsi utama, di mana H20N dibekali kamera thermal ganda 640 × 512, sensor starlight, dan laser range finder hingga 1.200 meter.

3. Yuneec H520E-RTK

Yuneec H520E-RTK adalah drone thermal multifungsi yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan survei, pemetaan presisi, dan inspeksi industri. Berkat dukungan teknologi RTK, drone ini mampu memberikan akurasi penentuan posisi GPS hingga skala sentimeter, menjadikannya sangat efektif untuk misi profesional yang menuntut ketelitian tinggi.

Fitur unggulan yang ditawarkan mencakup gimbal dengan rotasi 360 derajat, sistem enam rotor untuk stabilitas maksimal, payload hot swappable, serta landing gear retractable. Dengan waktu terbang hingga 28 menit, kecepatan maksimum 13,5 m/s, bobot 1.645 gram, serta kemampuan beroperasi pada suhu 0°C hingga 40°C, Yuneec H520E-RTK merupakan solusi ideal bagi kebutuhan inspeksi industri yang mengutamakan presisi dan keandalan.

4. DJI Matrice 300 RTK Zenmuse H20T

Rekomendasi drone thremal terbaik pertama adalah DJI Matrice 300 RTK Zenmuse H20T yang memiliki transmisi hingga 15 kilometer dengan waktu terbang maksimal 55 menit.  Selain itu dilengkapi dengan fitur 6 directional sensing & positioning. Adanya rating IP45 membuatnya tahan dalam kondisi debu, panas, maupun saat hujan.

Penggunaannya semakin mudah dengan adanya UAV Health Management System. Selain itu, fitur Zenmuse H20T menggabungkan kamera dengan resolusi 20MP Zoom Camera. Kemudian, juga ada 12MP Wide Camera. Kemampuannya semakin optimal dengan adanya laser range finder dengan jarak hingga 1.200 meter dan kamera thermal.

Baca juga: 10 Rekomendasi Drone Inspeksi Terbaik untuk Industri

5. DJI Matrice 30T Series

Selanjutnya adalah DJI Matrice 30 Series yang mampu beradaptasi dengan kondisi ekstrem sekalipun berkat adanya rating IP55. Waktu penerbangan drone ini sampai dengan 41 menit. Kamera thermalnya memiliki resolusi 640×512 pixel. Bobot drone sekitar 3.9 kilogram dan mampu dioperasikan hingga jarak 15 kilometer.

Penerbangannya semakin aman dengan adanya sensor binocular omnidirectional. Drone ini terintegrasi dengan AI sehingga backup lebih aman. DJI Matrice 30T Series ini dapat dioperasikan dengan ‘Super Mode’ dengan resolusi 1280×1024 untuk pencitraan thermal dan laser range finder. Pengoperasiannya juga mudah dengan menggunakan dual-remote.

6. Autel EVO II Dual 640T Enterprise

Ketiga ada Autel EVO II Dual 640T Enterprise yang ringkas dengan warna orange yang khas. Visibilitas kameranya memiliki resolusi 8K (7680×4320 px). Selain itu, bobotnya pun cukup ringan sehingga mudah untuk bermanuver dengan waktu terbang hingga 42 menit. Kamera thermalnya didukung dengan teknologi FLIR dan displaynya memiliki beberapa mode.

Drone dilengkapi dengan Smart Controller dengan ukuran layar 9 inchi. Autel EVO II Dual 640T Enterprise sangat cocok untuk pemetaan 3D dengan skala kecil hingga menengah. Penerbangan semakin aman dan nyaman dengan adanya sensor binokuler omnidirectional. Selain itu, harga drone ini memang cukup terjangkau dibanding yang lainnya.

7. DJI Mavic 3T

DJI Mavic 3 tak hanya dirancang untuk fotografi dan videografi saja. Pihak pabrikan telah mengembangkan seri DJI Mavic 3T untuk pemetaan dengan kamera thermal. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan zoom-nya hingga 56x Zoom Hybrid. Visibilitas kameranya memiliki resolusi 48MP +12 MP. Sementara untuk kamera thermal dapat digunakan pada 30fps dan resolusi 640×512 px.

Pengoperasiannya semakin mudah dengan menggunakan controller RC Pro dan mudah diintegrasikan dengan berbagai software pemetaan.  Drone dapat diterbangkan hingga jarak jangkau 15 kilometer dengan waktu terbang hingga maksimal 45 menit.  Drone lebih nyaman dengan sensor anti-tabrak di berbagai sisinya.

8. DJI Matrice 300 RTK Zenmuse H20N

Drone dengan fitur kamera thermal terbaik yang terakhir adalah DJI Matrice 300 RK Zenmuse H20N. Drone ini dilengkapi dengan dua buah Starlight Night Vision untuk kemampuan wide dan zoom di malam hari. Kamera thermal dan laser yang dimilikinya mampu mendeteksi manusia hingga jarak 3-1200 meter saat kondisi minim cahaya maupun gelap.

Drone dapat dioperasikan pada suhu 20°-50° Celcius dan memiliki rating IP44 yang tahan terhadap air dan debu. Penggunaan kameranya semakin optimal dengan fitur 20x Hybrid Optica Zoom. Sementara untuk kamera thermalnya memiliki resolusi 640×512 pixel. Dimana hal itu sangat cocok untuk misi penyelamatan.

9. DJI Matrice 4 Thermal

DJI Matrice 4 Thermal memiliki desain yang cukup ringkas. Sehingga dapat digunakan di berbagai misi tanpa memakan tempat karena dapat dilipat. Bobotnya sendiri hanya 1.2 kilogram saja. Kameranya memiliki fitur thermal inframerah yang sudah mendukung mode High-Res dengan resolusi 1280×1024 pixel.

Ada pula dukungan dari NIR Auxiliary Light yang berjarak jangkau hingga 100 meter untuk operasi di situasi minim cahaya. Ketahanan baterainya mampu digunakan hingga 49 menit di udara. Adanya dukungan sistem transmisi paling baru DJI OcuSync 4 mampu menjangkau jarak operasi hingga 25 kilometer (FCC) dan 12 kilometer (CE). Sistem terbaru ini juga mampu membuat koneksinya lebih stabil.

Baca juga: Mengenal Perbedaan RTK dan PPK untuk Pemetaan Drone

Penutup

dji matrice 30 (4)
sc: DJI Enterprise

Itulah beberapa rekomendasi drone thermal terbaik yang bisa digunakan untuk misi pencarian dan penyelamatan. Drone tersebut sangat cocok digunakan untuk instansi dengan kewenangan tersebut seperti Badan SAR, Kepolisian, Pemadam Kebakaran, maupun militer dengan penggunaan terbatas. Termasuk untuk penggunaan proyek tertentu yang memerlukan analisis menggunakan kamera thermal.

Dapatkan drone thermal terbaik hanya di Doran Gadget. Kami menjual produk original dengan garansi resmi pabrikan. Informasi lebih lanjut mengenai produk yang dijual hubungi kami di sini!

Artikel terkait: