Doran Gadget – Bagi Anda yang baru ingin belajar menerbangkan drone, memilih produk yang mudah digunakan tentu menjadi hal penting. Lalu, apakah DJI Lito Series cocok untuk pemula? Jawabannya, ya. Seri terbaru dari DJI ini hadir dengan berbagai fitur yang dirancang agar proses belajar terbang menjadi lebih mudah, aman, dan menyenangkan. Selengkapnya, simak ulasannya di bawah ini.
Apakah DJI Lito Series Cocok untuk Pemula?
Jika Anda masih bertanya apakah DJI Lito Series cocok untuk pemula, jawabannya adalah iya. DJI menghadirkan drone entry-level yang mudah diterbangkan sekaligus dibekali teknologi yang biasanya ditemukan pada drone di kelas yang lebih tinggi.
Berkat fitur omnidirectional obstacle sensing, ActiveTrack, serta beragam mode penerbangan otomatis, proses belajar menerbangkan drone menjadi lebih aman dan praktis. Selain itu, kualitas kamera 4K juga sudah mampu menghasilkan foto dan video yang tajam sehingga cocok untuk dokumentasi, traveling, maupun membuat konten media sosial.
Bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan dan kebutuhan sehari-hari, DJI Lito 1 sudah menjadi pilihan yang sangat menarik. Sementara itu, DJI Lito X1 menawarkan kemampuan yang lebih lengkap melalui dukungan HDR, D-Log M, dan tambahan sensor LiDAR untuk meningkatkan keamanan saat terbang.
Baca juga: 10+ Rekomendasi Drone Murah Terbaik 2026
Alasan Mengapa DJI Lito Series Cocok untuk Pemula
Belajar menerbangkan drone sering kali menjadi tantangan bagi pengguna baru. Selain harus memahami kontrol penerbangan, pemula juga perlu memperhatikan faktor keselamatan, arah angin, hingga risiko menabrak pohon atau bangunan. DJI mencoba mengatasi kendala tersebut melalui berbagai teknologi yang disematkan pada Lito Series.
Baik DJI Lito 1 maupun DJI Lito X1 sama-sama menawarkan pengalaman terbang yang lebih sederhana tanpa mengurangi kualitas hasil foto dan video. Kombinasi desain ringan, fitur otomatis, serta sistem keamanan canggih membuat pengguna baru dapat lebih percaya diri sejak pertama kali menerbangkan drone.
1. Dilengkapi Omnidirectional Obstacle Sensing
Salah satu keunggulan DJI Lito Series untuk pemula adalah hadirnya fitur omnidirectional obstacle sensing yang mampu mendeteksi rintangan dari berbagai arah. Fitur ini membantu mengurangi risiko tabrakan sehingga pengguna dapat belajar menerbangkan drone dengan lebih aman dan percaya diri.
Saat sensor mendeteksi pohon, dinding, atau objek lain di jalur penerbangan, drone akan merespons secara otomatis. Sistem dapat memperlambat kecepatan, berhenti, atau menghindari rintangan sesuai dengan kondisi penerbangan, sehingga pengguna tidak perlu khawatir saat melakukan manuver.
Khusus DJI Lito X1, DJI menambahkan Forward-Facing LiDAR untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi objek, terutama ketika terbang dalam kondisi minim cahaya atau di lingkungan yang lebih kompleks. Berkat sensor tambahan ini, sistem keamanan menjadi semakin optimal sehingga proses belajar menerbangkan drone terasa lebih nyaman dibandingkan drone entry-level generasi sebelumnya.
2. ActiveTrack untuk Pengambilan Video Lebih Mudah
Merekam objek yang terus bergerak sering menjadi tantangan bagi pengguna yang baru belajar menerbangkan drone. Untuk mengatasi hal tersebut, DJI membekali DJI Lito 1 dan DJI Lito X1 dengan fitur ActiveTrack yang mampu mengikuti subjek secara otomatis. Dengan begitu, pengguna tidak perlu terus mengatur arah kamera atau mengendalikan posisi drone secara manual saat proses perekaman berlangsung.
Fitur ini membuat pengambilan video menjadi lebih mudah dan hasil rekaman tetap stabil meski pengguna belum memiliki kemampuan menerbangkan drone secara profesional. ActiveTrack juga sangat berguna untuk merekam berbagai aktivitas seperti bersepeda, berlari, traveling, hiking, hingga membuat konten media sosial dengan hasil yang terlihat lebih halus dan profesional.
Baca juga: Spesifikasi DJI Lito X1 2026: Drone Beginner Rasa Profesional dengan Fitur Lengkap

3. Banyak Mode Perekaman Otomatis
Selain dibekali ActiveTrack, DJI Lito Series juga menawarkan berbagai mode penerbangan otomatis yang memudahkan pengguna membuat video berkualitas. Fitur yang tersedia meliputi QuickShots, MasterShots, Hyperlapse, Panorama, Rocket, Circle, Helix, dan Dronie. Beragam mode ini memungkinkan pemula menghasilkan berbagai jenis pengambilan gambar hanya dengan beberapa sentuhan.
Cara menggunakannya pun sangat praktis. Pengguna hanya perlu memilih mode yang diinginkan, kemudian drone akan mengatur pergerakan kamera dan jalur terbang secara otomatis untuk menghasilkan video dengan efek sinematik. Dengan bantuan fitur-fitur tersebut, pemula tetap dapat membuat konten yang menarik tanpa harus mempelajari teknik manuver drone yang rumit.
4. Bobot Ringan dan Praktis Dibawa
DJI Lito Series hadir dengan bobot kurang dari 250 gram sehingga lebih praktis untuk dibawa saat bepergian. Ukurannya yang ringkas tidak memakan banyak ruang di dalam tas sehingga cocok untuk pengguna yang sering traveling, liburan, atau membuat konten di luar ruangan. Berkat desain yang ringan, drone juga lebih nyaman dibawa ke berbagai lokasi tanpa terasa merepotkan.
Selain mudah dibawa, bobot di bawah 250 gram juga memberikan keuntungan dari sisi regulasi di banyak negara. Drone dalam kategori ini umumnya memiliki persyaratan penerbangan yang lebih sederhana dibandingkan drone dengan bobot yang lebih besar. Hal tersebut membuat DJI Lito Series menjadi pilihan yang semakin menarik bagi pemula karena lebih praktis digunakan saat bepergian maupun saat mulai belajar menerbangkan drone.
5. Kualitas Kamera yang Mumpuni
Meski ditujukan untuk pemula, kualitas kamera DJI Lito Series sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi. DJI Lito 1 dibekali sensor CMOS 1/2 inci 48MP yang mampu menghasilkan foto hingga resolusi 8K serta merekam video 4K 60fps.
Spesifikasi tersebut membuat pengguna dapat mulai belajar membuat konten dengan hasil yang tajam sejak pertama kali menggunakan drone. Bagi yang menginginkan kualitas gambar lebih tinggi, DJI Lito X1 menawarkan sensor CMOS 1/1.3 inci yang lebih besar sehingga mampu menangkap lebih banyak detail.
Drone ini juga didukung HDR Video dengan dynamic range hingga 14 stop serta profil warna 10-bit D-Log M yang memberikan fleksibilitas lebih saat proses editing. Berkat kemampuan tersebut, pengguna tidak hanya belajar menerbangkan drone tetapi juga dapat menghasilkan foto dan video yang siap digunakan untuk media sosial maupun kebutuhan konten yang lebih profesional.
Baca juga: Spesifikasi DJI Lito 1: Beginner-Friendly Camera Drone

6. Waktu Terbang yang Lama
DJI Lito Series menawarkan waktu terbang yang cukup panjang sehingga pengguna dapat berlatih dengan lebih leluasa. Drone ini mampu terbang hingga 36 menit menggunakan baterai standar. Jika menggunakan Intelligent Flight Battery Plus, durasi terbangnya bahkan dapat mencapai sekitar 52 menit sehingga aktivitas merekam maupun latihan tidak mudah terhenti.
Waktu terbang yang lebih lama membuat pemula tidak perlu terlalu sering mendarat untuk mengganti baterai. Dengan durasi tersebut, pengguna memiliki kesempatan lebih banyak untuk memahami kontrol drone, meningkatkan kemampuan menerbangkan drone, serta mencoba berbagai mode pengambilan gambar dalam satu sesi penerbangan.
7. Mudah Digunakan Sejak Pertama Kali
DJI Lito Series dirancang agar mudah digunakan bahkan oleh pengguna yang baru pertama kali menerbangkan drone. Untuk mendukung pengalaman tersebut, DJI menghadirkan berbagai fitur seperti Quick Takeoff, Return to Home (RTH), DJI Simulator, QuickTransfer melalui Wi-Fi 6, serta sistem transmisi video DJI O4 yang memiliki jangkauan hingga 15 km.
Berkat fitur-fitur ini, proses menerbangkan drone menjadi lebih praktis sejak awal. Pengguna juga dapat berlatih menggunakan DJI Simulator sebelum menerbangkan drone secara langsung sehingga lebih percaya diri saat mengoperasikannya.
Selain itu, fitur Return to Home (RTH) akan membawa drone kembali ke titik awal secara otomatis ketika baterai mulai habis atau sinyal terputus. Setelah selesai merekam, hasil foto dan video dapat dipindahkan dengan cepat melalui QuickTransfer berbasis Wi-Fi 6, sedangkan transmisi video DJI O4 membantu menjaga koneksi tetap stabil hingga jarak 15 km.
Baca juga: DJI Lito X1 vs DJI Lito 1: Drone Beginner Paling Worth It 2026?
Penutup
DJI Lito Series membuktikan bahwa drone untuk pemula tidak harus memiliki fitur yang terbatas. Baik DJI Lito 1 maupun DJI Lito X1 sama-sama menawarkan pengalaman yang cocok untuk pengguna yang ingin memulai fotografi dan videografi udara.
Jika Anda tertarik memiliki DJI Lito Series, pastikan untuk mendapatkan promo DJI Lito Series di Doran Gadget. Sebagai dealer resmi DJI di Indonesia, Doran Gadget menyediakan produk original, garansi resmi, serta layanan konsultasi untuk membantu Anda memilih drone yang sesuai dengan kebutuhan. Hubungi customer service Doran Gadget sekarang juga untuk mendapatkan informasi produk, harga, dan promo terbaru.
























































