Doran Gadget – Samsung Galaxy S26 Edge baru saja terlihat di Geekbench dengan kode SM-S947U yang kemungkinan besar merupakan varian untuk pasar Amerika Serikat. Hal ini sekaligus mengonfirmasi bahwa perangkat tersebut akan ditenagai oleh chipset terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite 2. Akan jadi yang terbaik, seperti apa spesifikasi Snapdragon 8 Elite 2? Berikut bocorannya!
Detail Spesifikasi Snapdragon 8 Elite 2
Snapdragon 8 Elite 2 hadir dengan konfigurasi delapan inti CPU yang terdiri dari dua prime core dengan kecepatan hingga 4,74 GHz dan enam performance core dengan kecepatan 3,63 GHz. Angka ini lebih tinggi daripada generasi sebelumnya yang hanya mencapai 4,32 GHz untuk prime core dan 3,53 GHz untuk performance core.
Qualcomm juga memanfaatkan proses fabrikasi 3 nanometer dari TSMC yang sudah terbukti lebih stabil dan efisien dibandingkan node Samsung. Dengan teknologi ini, chipset diperkirakan akan menghadirkan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik.
Skor yang ditorehkan mencapai 3.393 poin untuk single-core dan 11.515 poin untuk multi-core. Jika dibandingkan dengan Galaxy S25 Edge yang memiliki skor 3.131 dan 9.391, ada peningkatan sekitar 8 persen di single-core dan 22 persen di multi-core. Meskipun angka ini terlihat impresif, perlu diingat bahwa unit yang muncul masih merupakan perangkat pra-produksi, sehingga performanya dipastikan akan meningkat saat versi final diluncurkan ke konsumen.
GPU dan Performa Grafis
Selain peningkatan CPU, Snapdragon 8 Elite 2 juga menghadirkan GPU Adreno 840 dengan clock speed hingga 1,2 GHz. GPU ini diprediksi akan memberikan lonjakan performa yang signifikan terutama untuk gaming kelas berat, pemrosesan grafis tingkat lanjut, dan aplikasi yang menuntut komputasi visual tinggi.
Berdasarkan bocoran benchmark AnTuTu, total skor Snapdragon 8 Elite 2 mencapai lebih dari 3,1 juta poin dengan GPU menyumbang lebih dari 1,2 juta poin. Hal ini menandakan adanya peningkatan besar dibandingkan generasi sebelumnya yang sempat bertahan di angka 2,9 juta.
Baca juga: Review Spesifikasi iQOO 13, Pakai Snapdragon 8 Elite

Arsitektur dan Teknologi Baru
Qualcomm membekali Snapdragon 8 Elite 2 dengan arsitektur Oryon generasi kedua. Struktur CPU menggunakan pola 2+6, dengan dua inti performa maksimal dan enam inti yang lebih hemat daya. Chipset ini juga membawa dukungan instruksi ARMv9.2-A, cache L3 sebesar 16 MB, serta prosesor AI Hexagon terbaru.
Kehadiran akselerator AI yang lebih kuat ini diharapkan mampu memberikan kemampuan pemrosesan machine learning dan AI generatif lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Qualcomm juga menambahkan dukungan teknologi multimedia terbaru dengan ISP yang mampu menangani kamera hingga 320 MP serta perekaman video 8K pada 60 fps dan 4K hingga 120 fps.
Dukungan Konektivitas dan Multimedia
Dari sisi konektivitas, Snapdragon 8 Elite 2 sudah dilengkapi dengan modem 5G generasi terbaru yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dan stabil. Selain itu, chipset ini juga sudah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan sistem navigasi lengkap mulai dari GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, hingga NAVIC.
Untuk penyimpanan, terdapat dukungan UFS 4.0 dan 4.1 yang menjamin transfer data super cepat. Sedangkan untuk multimedia, chipset ini dapat menangani berbagai codec populer termasuk H.264, H.265, AV1, VP8, dan VP9. Semua ini memastikan pengalaman pengguna dalam streaming video, gaming, dan multitasking akan jauh lebih lancar.
Baca juga: Spesifikasi POCO F7: Baterai Jumbo Chipset Gahar!

Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan Snapdragon 8 Elite pertama, jelas ada peningkatan signifikan di berbagai aspek. Dari sisi CPU, peningkatan clock speed cukup terasa, sementara GPU Adreno 840 membawa performa grafis ke level baru. Qualcomm juga memperbaiki efisiensi daya dengan memanfaatkan fabrikasi 3 nm dari TSMC, meninggalkan rencana awal produksi bersama Samsung Foundry.
Keputusan ini diambil setelah yield produksi 2 nm Samsung dianggap terlalu rendah, hanya sekitar 50 persen, sehingga tidak layak untuk produksi massal. Hal ini juga menghindarkan Qualcomm dari masalah panas berlebih dan efisiensi buruk yang pernah terjadi pada Snapdragon 888.
Akan Hadir pada Galaxy S26 Series
Kehadiran Snapdragon 8 Elite 2 akan menjadi daya tarik utama untuk Galaxy S26 Edge dan kemungkinan juga seluruh seri Galaxy S26 lainnya. Samsung tampaknya akan kembali mengandalkan varian “for Galaxy” dengan clock speed yang lebih tinggi, yakni mencapai 4,74 GHz. Hal ini bisa membuat performa perangkat Samsung lebih unggul dibandingkan kompetitor lain yang menggunakan varian standar.
Namun di sisi lain, hal ini juga menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Exynos 2600, yang performanya sudah lebih dulu terlihat di Geekbench tetapi tidak mampu menyaingi skor Snapdragon terbaru. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Exynos kembali ditinggalkan untuk generasi berikutnya.
Xiaomi Jadi yang Pertama Menggunakan Snapdragon 8 Elite 2

Menurut laporan yang beredar, Xiaomi akan menjadi produsen pertama yang meluncurkan smartphone dengan Snapdragon 8 Elite 2, melalui seri Xiaomi 16 dan 16 Pro. Setelah itu, Realme juga disebut-sebut akan merilis GT 8 Series pada bulan Oktober dengan chipset yang sama.
OnePlus 15, iQOO 15, Honor Magic 8, Realme GT 8 Pro, Nubia Red Magic 11, dan Redmi K90 juga dikabarkan akan mengikuti jejak ini. Untuk pasar global, diperkirakan OnePlus 15 akan menjadi salah satu perangkat pertama yang membawa Snapdragon 8 Elite 2 ke Amerika Serikat pada awal 2026.
Realme juga sebelumnya cukup cepat dalam mengadopsi Snapdragon 8 Elite pada seri GT 7 di akhir 2024. Namun perangkat tersebut sempat mengalami masalah pendinginan yang mengharuskan adanya pembaruan software untuk memperbaikinya.
Dengan hadirnya Snapdragon 8 Elite 2, Realme diharapkan dapat menghadirkan solusi pendinginan yang lebih baik agar performa maksimal chipset bisa dirasakan tanpa kendala. Realme GT 8 disebut-sebut akan membawa baterai besar 7.000 mAh dan kemungkinan kamera periskop 200 MP, sehingga akan menjadi lawan tangguh di pasar flagship.
Snapdragon 8 Elite 2 vs MediaTek Dimensity 9500
Persaingan tidak berhenti di Qualcomm saja karena MediaTek juga bersiap meluncurkan Dimensity 9500 sehari sebelum Snapdragon Summit pada 22 September 2025. Dimensity 9500 akan diproduksi dengan proses fabrikasi N3P 3 nm TSMC dan menggunakan CPU delapan inti berbasis desain ARM terbaru.
Chipset ini akan membawa GPU Mali-G1 Ultra MC12 dengan clock 1 GHz yang bahkan diklaim sanggup menjalankan game dengan ray tracing di atas 100 fps. Meski demikian, skor Geekbench yang bocor menunjukkan Snapdragon 8 Elite 2 masih lebih unggul dalam performa single-core maupun multi-core.
Dengan begitu, Snapdragon tetap memimpin persaingan untuk sementara, walaupun MediaTek semakin memperkecil jarak yang selama ini cukup lebar. Untuk lebih jelasnya, intip urutan Prosesor Snapdragon Terbaik untuk mengetahui urutan dari yang tertinggi ke terendah.Â
Baca juga: 7 Urutan Prosesor Mediatek Terendah Hingga Tertinggi 2025
Penutup
Snapdragon 8 Elite 2 membawa peningkatan besar di hampir semua aspek penting, mulai dari CPU, GPU, AI, multimedia, hingga efisiensi daya. Didukung penuh oleh TSMC, chipset ini hadir lebih stabil dan bertenaga. Samsung Galaxy S26 Edge tercatat sebagai perangkat pertama yang menggunakannya, disusul oleh Xiaomi, Realme, dan OnePlus.
Meski MediaTek Dimensity 9500 hadir sebagai penantang, Snapdragon 8 Elite 2 tetap berada di posisi terdepan sebagai chipset flagship paling bertenaga yang siap mengisi deretan smartphone premium akhir tahun ini. Segera miliki smartphone terbaru dengan performa terbaik hanya di Doran Gadget!























































