jkl; Apple menghadirkan MacBook Pro terbaru dengan chip M5 Max yang diperkenalkan pada Maret 2026. Laptop ini dirancang sebagai workstation portabel super bertenaga untuk tugas berat seperti AI, coding, dan rendering grafis. Peningkatan utama ada pada performa chipset, SSD lebih cepat, serta dukungan konektivitas modern. Nah, berikut spesifikasi MacBook Pro M5 Max yang wajib Anda ketahui!
Spesifikasi MacBook Pro M5 Max
| Spesifikasi | MacBook Pro M5 Max |
| Chip | Apple M5 Max |
| CPU | 18-core CPU (6 performance / super cores + 12 efficiency cores) |
| GPU | 32-core GPU, configurable hingga 40-core GPU |
| Neural Engine | 16-core Neural Engine + Neural Accelerators |
| Ray Tracing | Hardware-accelerated ray tracing |
| Memory | 36GB unified memory (opsi 48GB / 64GB / 128GB) |
| Memory Bandwidth | 460GB/s (hingga 614GB/s pada GPU 40-core) |
| Storage | 2TB SSD (opsi hingga 8TB) |
| Display | 14.2″ Liquid Retina XDR, 3024×1964, 254 ppi, ProMotion 120Hz, HDR hingga 1600 nits |
| Battery | 72.4Wh, hingga 20 jam video streaming / 13 jam web browsing |
| Ports | MagSafe 3, 3× Thunderbolt 5 (USB-C), HDMI, SDXC card slot, 3.5mm headphone jack |
| Connectivity | Wi-Fi 7, Bluetooth 6, Apple N1 wireless chip |
| Camera & Audio | 12MP Center Stage camera, six-speaker system dengan Spatial Audio, studio-quality 3-mic array |
| Dimensi & Berat | 31.26 × 22.12 × 1.55 cm, berat ±1.62 kg |
Baca juga: Review MacBook Neo: Laptop Apple Paling Terjangkau dengan Performa A18 Pro

Desain dan Build
MacBook Pro dengan chip M5 Max masih mempertahankan desain unibody aluminium premium yang sudah menjadi ciri khas Apple sejak beberapa generasi terakhir. Tampilan bodinya terlihat minimalis dan modern karena menggunakan permukaan datar serta sudut yang membulat.
Logo Apple reflektif di bagian belakang layar juga tetap memberi kesan elegan. Meski secara visual tidak banyak berubah dari versi sebelumnya, kualitas material dan kekokohannya masih terasa sangat solid saat digunakan. Untuk ukuran, model 14 inci memiliki dimensi sekitar 12,31 x 8,71 x 0,61 inci dengan berat kurang lebih 1,62 kg sehingga masih nyaman dibawa bepergian.
Sementara itu, varian 16 inci hadir dengan bodi yang sedikit lebih besar karena membawa baterai serta sistem pendinginan yang lebih kuat. Apple juga tetap menghadirkan keyboard chiclet yang empuk saat ditekan dan trackpad Force Touch berukuran luas yang terkenal akan presisi. Dukungan dual fan cooling system membuat laptop ini mampu menangani tugas berat seperti editing video atau rendering tanpa mudah panas.
Layar
Layar MacBook Pro M5 Max menggunakan panel Liquid Retina XDR yang sudah menggunakan teknologi mini LED sehingga kualitas tampilannya terlihat sangat tajam dan detail. Model 14 inci hadir dengan resolusi 3024 x 1964 piksel, sedangkan versi 16 inci menawarkan resolusi lebih tinggi, yaitu 3456 x 2234 piksel.
Dukungan refresh rate adaptif ProMotion hingga 120 Hz membuat animasi terasa lebih halus dan responsif. Berkat kontras tinggi serta reproduksi warna yang akurat, layar ini sangat mendukung kebutuhan kreatif seperti editing foto dan video.
Tingkat kecerahan layar juga tergolong tinggi karena mampu mencapai hingga 1000 nits untuk konten SDR dan 1600 nits saat menampilkan HDR. Apple turut menyediakan opsi nano texture display yang membantu mengurangi pantulan cahaya saat laptop dipakai di tempat terang.
Di bagian atas layar masih terdapat notch yang menampung kamera webcam. Meski sempat menuai perdebatan, banyak pengguna kini sudah terbiasa dengan desain tersebut karena tidak terlalu mengganggu pengalaman penggunaan sehari-hari.
Baca juga: iPad Air M4 (2026): Spesifikasi Lengkap, Fitur Baru, Harga, dan Performanya!

Kamera dan Sistem Audio
MacBook Pro M5 Max sudah dibekali kamera 12 MP Center Stage yang mampu merekam video hingga kualitas 1080p HD. Kamera ini bisa menyesuaikan posisi frame secara otomatis sehingga wajah Anda tetap berada di tengah layar saat video call atau meeting online.
Selain itu, tersedia juga fitur Desk View yang memungkinkan area meja di depan laptop ikut terlihat selama panggilan berlangsung. Fitur ini terasa praktis bagi kreator konten atau profesional yang sering melakukan presentasi visual.
Dari sisi audio, laptop ini menghadirkan sistem enam speaker dengan force canceling woofer yang mampu menghasilkan suara jernih dan detail. Dukungan Dolby Atmos serta spatial audio membuat pengalaman menonton atau mendengarkan musik terasa lebih imersif.
Chipset dan Performa
Performa menjadi sorotan utama pada MacBook Pro generasi terbaru yang menggunakan chip M5 Max. Chip ini hadir dengan konfigurasi hingga 18-core CPU dan 40-core GPU serta dukungan unified memory hingga 128 GB, yang membuatnya mampu menangani berbagai beban kerja berat seperti rendering video beresolusi tinggi, kompilasi kode, hingga pemrosesan model AI lokal dengan sangat cepat.
Dalam sejumlah benchmark populer seperti Geekbench 6 dan Cinebench, performanya tercatat sangat tinggi, bahkan bisa melampaui beberapa prosesor laptop workstation dari Intel dan AMD. Peningkatan juga terasa pada sektor grafis karena GPU terintegrasinya disebut mendekati performa GPU diskrit kelas menengah atas seperti RTX 5070 Ti, yang mampu menjalankan game berat seperti Cyberpunk 2077 pada pengaturan grafis tinggi dengan frame rate stabil.
Selain gaming, GPU pada M5 Max sangat bertenaga untuk pekerjaan kreatif seperti rendering 3D di Blender, editing video 4K/8K, hingga efek visual kompleks. Chip ini juga unggul dalam menjalankan AI secara lokal (on-device AI) berkat tambahan akselerator neural di setiap GPU core, sehingga model bahasa besar dapat dijalankan langsung di perangkat tanpa bergantung pada cloud.
Dalam pengujian model bahasa berukuran miliaran parameter yang dilaporkan oleh Wired, chip M5 Max mampu menghasilkan respons dengan kecepatan yang cukup untuk mendukung percakapan real time. Hal ini menunjukkan kemampuan komputasi AI lokal yang sangat kuat pada laptop profesional terbaru Apple.
Namun, performa tinggi tersebut juga membawa tantangan pada MacBook Pro ukuran 14 inci karena dalam beberapa pengujian terjadi penurunan performa saat beban kerja berat dijalankan dalam waktu lama. Kondisi ini dipengaruhi oleh ruang pendinginan yang lebih terbatas sehingga konfigurasi M5 Max umumnya dianggap lebih optimal digunakan pada model 16 inci yang memiliki sistem pendinginan lebih besar dan stabil.
Baca juga: Perbandingan iPhone 17e vs iPhone 16e, Ini Upgrade yang Perlu Anda Tahu!

Memori, Penyimpanan, dan Konektivitas
Penyimpanannya mengandalkan unified memory architecture yang menjadi keunggulan utama Apple Silicon. Memori bisa dikonfigurasi hingga 128GB LPDDR5X dengan bandwidth mencapai 614GB per detik sehingga proses multitasking terasa sangat lancar.
Berkat arsitektur ini, CPU dan GPU dapat menggunakan memori yang sama tanpa perlu perpindahan data tambahan. Dampaknya, pekerjaan berat seperti rendering grafis, pengolahan video, dan pemrosesan AI dapat berjalan lebih cepat dan efisien. Dukungan SSD berkecepatan tinggi hingga 12 GB per detik juga membuat proses membuka aplikasi maupun memindahkan file besar seperti video 4K terasa jauh lebih singkat.
Di sisi lain, peningkatan konektivitas turut menjadi nilai tambah pada generasi terbaru ini. Laptop sudah dibekali tiga port Thunderbolt 5 atau USB-C dengan kecepatan transfer hingga 120 Gbps sehingga mendukung kebutuhan kerja profesional.
Selain itu, tersedia juga MagSafe 3 untuk pengisian daya serta HDMI 2.1 dan slot kartu SDXC yang memudahkan koneksi ke berbagai perangkat. Dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 membuat koneksi internet serta aksesori nirkabel menjadi lebih stabil dan responsif. Dengan konfigurasi tersebut, pengguna bahkan dapat menghubungkan beberapa monitor eksternal beresolusi tinggi untuk menunjang produktivitas.
Baterai
MacBook Pro dengan chip M5 Max dibekali baterai berkapasitas 72,4Wh untuk model 14 inci sedangkan versi 16 inci membawa baterai lebih besar hingga 99,6Wh. Apple mengklaim laptop ini mampu digunakan sampai 22 jam untuk pemutaran video dan sekitar 14 sampai 16 jam saat browsing menggunakan jaringan nirkabel.
Dalam penggunaan normal seperti multitasking ringan, browsing, atau editing dokumen, baterai umumnya dapat bertahan sekitar 9 sampai 12 jam. Namun, saat dipakai untuk tugas berat seperti rendering grafis atau bermain game, konsumsi daya tentu akan meningkat sehingga waktu pakainya menjadi lebih singkat. Laptop ini juga sudah mendukung fast charging melalui MagSafe 3 dengan adaptor 96W sehingga pengisian hingga 50 persen bisa dicapai dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Harga MacBook Pro M5 Max

MacBook Pro dengan chip M5 Max diumumkan pada 3 Maret 2026 dan mulai tersedia secara global sejak 11 Maret 2026. Berikut kisaran harga global yang jika dikonversi ke harga Indonesia menjadi:
- MacBook Pro 14 inci M5 Max: mulai $3.599 (sekitar Rp60,96 jutaan)
- MacBook Pro 16 inci M5 Max: mulai $3.899 (sekitar Rp66,05 jutaan)
- Konfigurasi tertinggi (GPU 40-core, RAM 128GB, SSD 4TB): sekitar $5.800 – $6.100 (sekitar Rp98,24 juta – Rp103,32 juta)
Untuk pasar Indonesia, harga resminya masih belum diumumkan. Namun, jika masuk melalui distributor resmi atau reseller premium, laptop ini tentu akan jauh lebih mahal karena pajak dan lainnya. Sayangnya, hingga sekarang juga belum ada informasi pasti terkait jadwal peluncurannya di Indonesia.
Baca juga: Perbandingan iPhone 17e vs iPhone 17, Apa Saja Perbedaan Keduanya?
Penutup
Secara keseluruhan, MacBook Pro dengan chip M5 Max hadir sebagai laptop profesional dengan performa sangat tinggi untuk menunjang berbagai kebutuhan kerja berat maupun kreatif. Dukungan fitur modern, kualitas layar premium, serta kemampuan AI yang semakin canggih membuat perangkat ini cocok bagi Anda yang membutuhkan laptop workstation portabel dengan kinerja maksimal.
Jika Anda ingin melengkapi ekosistem perangkat Apple atau mencari produk Apple lainnya, Anda bisa menemukan berbagai pilihan terbaik di Doran Gadget. Tersedia beragam iPhone hingga aksesoris terbaik yang siap mendukung produktivitas harian Anda. Yuk kunjungi Doran Gadget sekarang dan temukan perangkat Apple favorit Anda.




























































