Doran Gadget – HUAWEI Mate 90 Pro hadir sebagai smartphone flagship dengan performa andal, layar canggih, dan kemampuan fotografi yang didukung teknologi AI. Selain itu, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas besar serta beragam fitur konektivitas modern. Lantas, seperti apa spesifikasi lengkap HUAWEI Mate 90 Pro? Simak selengkapnya di bawah ini!
Spesifikasi HUAWEI Mate 90 Pro
| Spesifikasi | HUAWEI Mate 90 Pro |
| Layar | Dual-layer LTPO OLED, 6.75 inches, 1080 x 2832 pixels, 1B colors, 120Hz, 1440Hz PWM, HDR Vivid, 12000 nits (peak), Huawei Kunlun Glass 3 |
| OS | HarmonyOS 7.0 |
| Chipset | Kirin 9035 |
| RAM | 12GB/16GB |
| ROM | 256GB/512GB/1TB |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.4-f/4.0, 24mm (wide), 1/1.28″, PDAF, OIS 50 MP, f/2.1, 90mm (periscope telephoto), PDAF (5cm – ∞), OIS, 4x optical zoom 40 MP, f/2.2, 13mm, 120Ëš (ultrawide), PDAF |
| Kamera Depan | 13 MP, f/2.0, 18mm (ultrawide), AF |
| Baterai | 6600 mAh 100W wired 50W wireless Reverse wireless 18W reverse wired |
| Warna | White, Green, Black, Orange |
Baca juga: Spesifikasi HUAWEI Mate 90 Pro Max: Kamera Telefoto 200MP dan Layar OLED 120Hz
Desain dan Build

HUAWEI Mate 90 Pro mengusung desain premium dengan pola kristal atau lattice di bagian belakang serta detail geometris yang simetris. Cincin kamera yang menonjol menjadi elemen visual utama dan dipadukan dengan pengerjaan bodi yang presisi. Smartphone ini tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Feicui atau Fei Lengcui, Amber Orange, Crystal White, dan Obsidian Black.
Dimensinya mencapai 161,9 × 75,7 × 7,95 mm dengan bobot sekitar 222 gram termasuk baterai. Untuk meningkatkan perlindungan, Huawei menyematkan arsitektur Kunlun Xuanwu yang menggabungkan kaca Kunlun optik, rangka Xuanwu, dan kaca Kunlun generasi ketiga.
Berdasarkan pengujian Huawei, ketahanan jatuh seri Mate 90 meningkat lebih dari 50% dibandingkan seri Mate 80. Materi produk juga mencantumkan peningkatan ketahanan jatuh kamera hingga 20 kali serta ketahanan terhadap benturan hingga lima kali dalam pengujian tertentu. Perlindungan tersebut dilengkapi sertifikasi IP68 dan IP69.
Dari sisi konektivitas, HUAWEI Mate 90 Pro mendukung Wi-Fi 2,4 GHz dan 5 GHz dengan standar IEEE 802.11a/b/g/n/ac/ax/be, 2 × 2 MIMO, EHT160, serta 8 Spatial-stream Sounding MU-MIMO yang memerlukan router kompatibel untuk fungsi tertentu.
Bluetooth 6.0 dengan Bluetooth Low Energy turut tersedia bersama dukungan codec audio SBC, AAC, LDAC, dan L2HC untuk aksesori yang sesuai. Ada pula StarFlash E2.0 serta arsitektur antena gabungan Wi-Fi dan seluler untuk membantu pengelolaan koneksi.
Huawei mengklaim fitur berbagi jaringan antardevice dapat melibatkan hingga empat perangkat dan meningkatkan kecepatan transfer berkas hingga 40% dalam kondisi jaringan padat tertentu, seperti di stasiun kereta atau konser. Fitur lainnya mencakup NFC untuk membaca kartu, emulasi kartu, Huawei Wallet, pembayaran SIM tertentu, dan HCE, dengan ketersediaan yang bergantung pada layanan, operator, serta wilayah.
Port USB Type-C mendukung USB 3.1 Gen 1, sedangkan kabel bawaan hanya mendukung USB 2.0 sehingga kabel kompatibel diperlukan untuk memanfaatkan kecepatan USB 3.1 Gen 1. Fungsi pencarian perangkat juga mencakup pencarian online, offline, dan saat perangkat dimatikan melalui fitur yang dapat membunyikan smartphone, bergantung pada pengaturan dan dukungan sistem.
Untuk multimedia, Huawei menyertakan Huawei Histen dan audio stereo. Format audio yang didukung meliputi MP3, MP4, OGG, AMR, AAC, FLAC, dan WAV, sedangkan format video yang tercantum adalah MP4. Pengguna dapat menghubungkan earphone digital melalui USB Type-C atau menggunakan adaptor USB Type-C ke jack 3,5 mm yang kompatibel.
Layar

Mengusung panel Dual-Layer OLED berukuran 6,75 inci, smartphone ini menawarkan resolusi FHD+ 2832 × 1280 piksel dengan dukungan 10,7 miliar warna dan gamut warna P3. Layarnya juga mendukung refresh rate adaptif LTPO 1–120Hz yang menyesuaikan kebutuhan tampilan saat membaca maupun menggulir halaman.
Sementara itu, touch sampling rate 300Hz membantu meningkatkan respons sentuhan. Pengalaman visual semakin didukung teknologi layar generasi kedua Linglong dengan klaim kecerahan puncak hingga 12.000 nit berdasarkan pengujian laboratorium.
Untuk mengatur kecerahan, tersedia PWM dimming 1440Hz sesuai halaman spesifikasi resmi, meskipun ulasan pihak ketiga dalam sumber yang sama mencantumkan angka berbeda, yakni 3840Hz. Di balik kemampuan tersebut, teknologi Dual-Layer OLED generasi kedua Linglong diklaim mampu meningkatkan kecerahan puncak hingga 100% dan masa pakai layar hingga 138% dibandingkan teknologi pembanding yang digunakan Huawei.
Ada pula chip display Zhuque yang dirancang untuk meningkatkan durasi tampilan pada tingkat kecerahan tinggi hingga 140%. Selain itu, optimasi AI Pixel membantu menyesuaikan tampilan pada tingkat piksel dengan klaim peningkatan konsistensi kecerahan hingga 30%.
Berbagai teknologi ini dirancang untuk menunjang aktivitas seperti membaca, menonton video, mengedit foto, hingga menjalankan aplikasi. Namun, angka peningkatan tersebut merupakan klaim berdasarkan pengujian Huawei dan kecerahan puncak 12.000 nit tidak selalu tercapai pada seluruh area layar dalam penggunaan normal karena dipengaruhi kondisi lingkungan, konten, serta pengaturan perangkat.
Baca juga: Spesifikasi Huawei Nova 16s Pro: Kamera 200MP & Baterai 7.000mAh
Kamera

Sektor fotografi mengandalkan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50MP dengan sensor RYYB, aperture variabel F1.4–F4.0, dan OIS, kamera ultrawide 40MP dengan aperture F2.2 serta sensor RYYB, serta kamera telefoto makro 50MP dengan aperture F2.1, OIS, dan sensor RYYB. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna mengambil foto dari berbagai sudut sekaligus memotret objek jarak jauh maupun detail kecil dari jarak sekitar 5 cm dalam kondisi yang didukung.
Kemampuan pembesarannya mencakup 4x optical zoom, 8x optical-quality zoom, dan hingga 100x digital zoom dengan rentang fokus sekitar 24 mm, 13 mm, dan 90 mm. Untuk menjaga reproduksi warna, Huawei menyematkan kamera warna asli Red Maple generasi ketiga bersama teknologi XMAGE Smart Photography. Sistem kamera ini juga mendukung autofocus, lampu kilat LED, resolusi foto maksimum 8192 × 6144 piksel, serta perekaman video hingga 4K atau 3840 × 2160 piksel.
Fitur fotografi yang tersedia mencakup rekomendasi pose dan komposisi berbasis AI, Starburst, efek sinematik, Hitchcock, mode panggung, panorama resolusi tinggi, peningkatan gambar AI, mode malam, pemotretan bulan, kembang api, langit berbintang, potret langit berbintang, AI Dynamic Photo, RAW, mode profesional, pemotretan cepat, stabilisasi saat bergerak, mode kualitas tinggi, supermakro, video makro, picture-in-picture untuk makro dan telefoto, serta potret dengan efek bokeh.

Untuk perekaman video tersedia HDR Vivid, video Log, slow motion, time-lapse, serta mode live streaming dengan kontrol profesional dan kemampuan mempertahankan kejernihan suara di lingkungan ramai. Ketersediaan beberapa fitur bergantung pada mode kamera dan pembaruan perangkat lunak. Sementara itu, zoom digital 100x merupakan batas pembesaran yang didukung dan tidak menjamin detail setara dengan zoom optik.
Beralih ke bagian depan, tersedia kamera ultrawide 13MP dengan aperture F2.0 dan autofocus yang mendukung foto beresolusi maksimum 4160 × 3120 piksel serta perekaman video hingga 4K. Kamera ini cocok untuk selfie maupun foto bersama karena bidang pandangnya lebih luas.
Huawei turut melengkapi perangkat dengan sistem penginderaan kedalaman 3D yang mencakup kamera 3D depth-sensing serta penerima dan pemancar 3D ToF di bagian depan. Kamera depan mendukung XMAGE Style, rekomendasi pose berbasis AI, foto bergerak, HDR Vivid, slow motion, mode potret, time-lapse, selfie mirror, perintah suara, dan timer.
Selain itu, terdapat fitur foto dinamis 3D yang dapat memberikan efek rotasi ke kiri, rotasi ke kanan, maupun gerakan mengelilingi subjek untuk menciptakan tampilan yang lebih hidup. Pengelolaan foto juga dibantu AI Gallery Assistant yang mendukung berbagai fungsi berbasis kecerdasan buatan.
Chipset dan Performa

Performa smartphone ini ditopang chipset Kirin 9035 yang dirancang untuk menangani aplikasi, multitasking, pengolahan gambar, dan fitur AI melalui integrasi dengan HarmonyOS 7.0. Kemampuan grafisnya turut mendukung hardware-level ray tracing dengan rendering hingga 31 juta sinar per detik untuk menghasilkan pencahayaan, bayangan, dan pantulan yang lebih realistis pada gim kompatibel.
Tersedia pilihan RAM 12GB atau 16GB dengan penyimpanan internal 256GB, 512GB, hingga 1TB tanpa dukungan kartu memori eksternal. Melalui HarmonyOS 7.0, asisten Xiaoyi menghadirkan Xiaoyi Note untuk menyimpan informasi dari aplikasi pihak ketiga dan mencatat tugas melalui suara.
Xiaoyi Call membantu aktivitas panggilan serta mendukung penerjemahan percakapan secara langsung dan pembuatan ringkasan dalam kondisi yang sesuai. Fitur trigger-based AI dapat mengenali informasi di layar lalu menghubungkannya dengan tindakan relevan, seperti membuka aplikasi setelah pengguna menyalin alamat atau tautan.
Sementara itu, mode Outdoor Exploration mendukung rute bersepeda dan hiking, rekomendasi lokasi foto, pencatatan lintasan melalui aplikasi seperti Two Steps dan Xingzhe, serta pelacakan rute dan navigasi kembali. Huawei mencantumkan daya tahan hingga 15 hari dalam mode Outdoor Exploration ekstrem serta navigasi pelacakan rute dengan layar mati hingga 36 jam berdasarkan skenario pengujian khusus.
Perangkat juga dapat terhubung dengan smartwatch Huawei kompatibel melalui Huawei Health untuk mendukung fungsi keselamatan, termasuk panggilan darurat dan pengiriman lokasi ketika terdeteksi jatuh dalam kondisi yang didukung. Untuk komunikasi di luar jangkauan jaringan seluler, tersedia pesan satelit BeiDou yang dapat digunakan untuk mengirim teks dan gambar yang dapat diedit.

Aktivasi awal dilakukan melalui aplikasi Changlian saat perangkat terhubung ke jaringan darat atau melalui layanan operator terkait. Pengguna perlu berada di area terbuka tanpa penghalang agar fitur bekerja sesuai persyaratan. Namun, layanan yang dijelaskan Huawei ini ditujukan untuk China daratan dan tidak mencakup Hong Kong, Makau, maupun Taiwan sehingga ketersediaannya di Indonesia tidak dapat diasumsikan.
Pada sektor keamanan, perangkat dibekali Mobile Security Processor (MSP) yang mendukung algoritma kriptografi pascakuantum untuk membantu melindungi aktivitas seperti membuka perangkat dan melakukan pembayaran. Fitur AI Voice Detection turut mendeteksi indikasi suara palsu dalam panggilan audio atau video yang didukung, meskipun hasilnya hanya berupa peringatan dan bukan jaminan keamanan mutlak.
Sistem navigasinya mendukung GPS L1 + L5, A-GPS, GLONASS, BeiDou pada frekuensi B1I, B1C, B2a, dan B2b, Galileo E1 + E5a + E5b, QZSS L1 + L5, serta NavIC. Kelengkapan sensor mencakup sensor orientasi, gravitasi, inframerah, sidik jari samping, Hall, barometer, giroskop, kompas, cahaya sekitar, jarak, laser autofocus kamera, dan suhu warna.
Baca juga: Spesifikasi Huawei Pura 90s Pro: HP Flagship dengan Kamera Ultra Lighting
Baterai

Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, smartphone ini dibekali baterai tanam berkapasitas tipikal 6.600 mAh dengan kapasitas terukur 6.415 mAh. Untuk pengisian daya, tersedia teknologi Huawei SuperCharge melalui kabel dengan daya maksimum 100W pada konfigurasi 20V/5A.
Perangkat juga mendukung profil pengisian 20V/4,4A, 11V/6A, 10V/4A, 10V/2,25A, 4,5V/5A, 5V/4,5A, serta pengisian cepat 9V/2A. Meski mendukung daya hingga 100W, kecepatan maksimal tersebut memerlukan pengisi daya Huawei SuperCharge yang sesuai. Daya aktual dapat berubah mengikuti suhu perangkat, kondisi baterai, aksesori, dan skenario penggunaan.
Selain pengisian daya kabel dan wireless charging, HUAWEI Mate 90 Pro juga mendukung fitur Reverse Wired Charging dengan daya hingga 18W serta Reverse Wireless Charging untuk mengisi daya perangkat lain yang kompatibel. Namun, pengisian daya secara wireless bergantung pada kompatibilitas perangkat penerima dan daya aktual dapat berbeda sesuai kondisi penggunaan.
Harga HUAWEI Mate 90 Pro

Di pasar China, HUAWEI Mate 90 Pro hadir dalam empat pilihan konfigurasi RAM dan penyimpanan dengan harga yang berbeda. Jika dikonversi menggunakan kurs 1 yuan = Rp2.701,84 per 22 Oktober 2026, berikut daftar harga dan perkiraan nilainya dalam rupiah sebelum pajak serta biaya impor.
- RAM 12GB + 256GB: 6.999 yuan (sekitar Rp18,9 juta).
- RAM 12GB + 512GB: 7.999 yuan (sekitar Rp21,6 juta).
- RAM 16GB + 512GB: 8.499 yuan (sekitar Rp23 juta).
- RAM 16GB + 1TB: 9.999 yuan (sekitar Rp27 juta).
Hingga saat ini, jadwal peluncuran resmi HUAWEI Mate 90 Pro di Indonesia belum diketahui. Mengingat sejumlah model flagship Huawei hanya dipasarkan di China, ada kemungkinan perangkat ini tidak tersedia secara resmi di Tanah Air. Jika ingin memilikinya, Anda bisa mempertimbangkan pembelian langsung dari China atau melalui toko yang menjual produk impor.
Baca juga: Spesifikasi Huawei Mate XT 2 Ultimate: Harga 63 Jutaan!
Penutup
Secara keseluruhan, HUAWEI Mate 90 Pro menawarkan kombinasi performa flagship, layar canggih, kamera berteknologi AI, dan baterai berkapasitas besar untuk mendukung berbagai kebutuhan pengguna. Meski ketersediaan resminya di Indonesia belum diketahui, smartphone ini tetap menarik untuk diperhatikan berkat fitur dan teknologi yang dibawanya.
Untuk melengkapi penggunaan smartphone sehari-hari, Anda bisa menemukan berbagai aksesoris HP terbaik di Doran Gadget. Kunjungi website Doran Gadget untuk melihat pilihan produk dan temukan aksesoris yang sesuai dengan kebutuhan Anda!





























































