Doran Gadget – ARC X1 hadir sebagai langkah perdana ARC untuk memasuki pasar handheld gaming dengan membawa sejumlah fitur yang dirancang khusus untuk menunjang pengalaman bermain. Selain menawarkan desain yang praktis untuk gaming, perangkat ini juga dibekali berbagai teknologi pendukung dan sistem yang dibuat dengan pendekatan controller-first. Lalu, seperti apa spesifikasi ARC X1? Selengkapnya di bawah ini.
Spesifikaasi ARC X1
| Spesifikasi | ARC X1 |
| Processor | Snapdragon G2 Gen 2, 4nm, Kryo 8-core CPU, Adreno A22 GPU |
| RAM | 8GB LPDDR5X 8533 MT/s |
| Penyimpanan | 128GB UFS 3.1, microSDXC hingga 1TB |
| Layar | 7 inci LTPS TFT LCD, FHD 1920 × 1080, 120Hz, 500 nits, 16:9, 10-point capacitive multi-touch TDDI, Corning Gorilla Glass 3, kontras 1000:1 |
| Kontrol | TMR analog sticks, A/B/X/Y, D-pad, 2 programmable rear buttons, Start/Select/Home/Back |
| Trigger & Haptic | Hall-effect analog triggers dengan mechanical trigger locks, dual LRA haptic feedback |
| Motion Sensor | BOSCH 6-axis IMU, 3-axis accelerometer + 3-axis gyroscope |
| Baterai | 9.300mAh, hingga 27W USB Power Delivery, gaming hingga 8 jam, standby hingga 10 hari |
| Desain & Pendinginan | 450 gram, injection-moulded ABS+PC, textured ergonomic grips, active cooling dengan copper heatsink + centrifugal fan, rear intake/top exhaust |
| Konektivitas | Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, USB 3.1 Gen 1 Type-C, USB-C Display Output, USB OTG, wireless controller support |
| Audio | Dual front-facing stereo speakers, jack 3,5mm, dual microphone dengan Fluence-based noise cancelling, high-resolution audio |
| OwlOS | Berbasis AOSP, controller-first UI, unified library, cloud & native Android gaming, game launcher, FPS overlay, Quick Resume, OTA updates, per-game performance profiles, OwlOS Account, controller remapping, resolution scaling |
Baca juga: OnePlus Strix G15: Controller Gaming Unik yang Ubah Smartphone Jadi Konsol
Desain dan Build

ARC X1 menggunakan bodi injection-moulded ABS+PC atau polycarbonate berwarna hitam. Bagian belakangnya dilapisi anti-fingerprint atau oleophobic coating dan area grip dibuat bertekstur agar lebih nyaman digenggam saat bermain.
Dua RGB ring di sekitar analog stick turut memberikan aksen pencahayaan pada perangkat. Bobotnya berada di sekitar 450 gram menurut sumber ARC, meski beberapa informasi lain mencantumkan kisaran 450–500 gram. Di bagian belakang juga terdapat ventilasi untuk sistem active cooling yang menarik udara dari belakang lalu membuang udara panas melalui bagian atas.
Dengan rancangan tersebut, perangkat ditujukan untuk menjaga performa selama sesi gaming yang lebih panjang. Untuk konektivitas nirkabel, ARC X1 mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4 yang dapat digunakan untuk cloud gaming, multiplayer online, wireless controller, serta aksesori lainnya. ARC juga menyertakan low-latency network hardware untuk mendukung kebutuhan gaming online.
Pada koneksi fisik, tersedia USB 3.1 Gen 1 Type-C yang mendukung USB OTG dan display output sehingga perangkat dapat terhubung dengan aksesori maupun layar eksternal yang kompatibel. Pengguna juga tetap mendapatkan headphone jack 3,5 mm untuk perangkat audio berkabel.
Sementara itu, kebutuhan audio didukung dual front-facing stereo speakers yang menghadap langsung ke pengguna. ARC X1 turut membawa dua mikrofon built-in dengan Fluence-based noise cancelling untuk membantu menangani suara latar saat mikrofon digunakan.
Layar

Pengalaman visual ARC X1 mengandalkan layar LTPS TFT LCD berukuran 7 inci dengan resolusi 1920 × 1080 piksel atau Full HD. Panel ini memiliki rasio aspek 16:9 dan refresh rate hingga 120Hz sehingga tampilan terasa lebih mulus saat digunakan untuk bermain game maupun menikmati layanan cloud gaming.
Tingkat kecerahannya mencapai 500 nits dengan rasio kontras 1000:1. Layar tersebut juga mendukung 10-point capacitive multi-touch melalui teknologi TDDI sehingga interaksi sentuhan dapat dilakukan dengan lebih responsif. Sebagai perlindungan tambahan, ARC X1 menggunakan Corning Gorilla Glass 3 pada bagian layarnya.
Sementara itu, cakupan warna yang tercantum dalam salah satu informasi spesifikasi mencapai sekitar 100% sRGB. Meski menawarkan refresh rate hingga 120Hz, angka tersebut tidak otomatis membuat setiap game berjalan pada 120 fps. Frame rate tetap dipengaruhi oleh game yang dimainkan serta beban chipset, pengaturan grafis, sistem pendinginan, dan optimasi software.
Baca juga: Spesifikasi Steam Machine: PC Gaming Mini Terbaru dari Valve
Chipset dan Performa

Sebagai dapur pacu, ARC X1 mengandalkan Qualcomm Snapdragon G2 Gen 2 Gaming Platform yang dibuat dengan proses fabrikasi 4nm. Chipset ini menggunakan Qualcomm Kryo 8-core CPU dengan konfigurasi satu Prime core, empat Performance cores, dan tiga Efficiency cores. Pengolahan grafisnya ditangani Qualcomm Adreno A22 GPU yang dirancang untuk kebutuhan gaming handheld.
ARC memilih platform tersebut dengan fokus pada sustained performance sehingga performa dapat dipertahankan dalam sesi panjang dengan tetap mempertimbangkan temperatur dan konsumsi daya. Kemampuan tersebut dipadukan dengan RAM 8GB LPDDR5X berkecepatan 8533 MT/s serta penyimpanan internal 128GB UFS 3.1.
Jika kapasitasnya masih kurang, tersedia slot microSDXC dengan dukungan ekspansi hingga 1TB. Konfigurasi ini dapat digunakan untuk menjalankan game Android, emulator, cloud gaming, hingga berbagai fungsi yang tersedia di OwlOS.
Berbeda dari pengalaman Android standar yang lebih berorientasi pada layar sentuh, ARC X1 menjalankan OwlOS berbasis Android Open Source Project atau AOSP dengan pendekatan controller-first. Sistem ini memiliki unified library yang menggabungkan berbagai sumber permainan serta mendukung native Android gaming, cloud gaming, game launcher, controller remapping, resolution scaling, FPS overlay, Quick Resume, OTA firmware updates, dan per-game performance profiles.
OwlOS juga mendukung emulator serta aplikasi seperti Winlator, GameNative, dan GameHub untuk menjalankan game PC melalui metode yang tersedia di Android. Fitur One Click Resume memungkinkan game tetap berada di memori saat perangkat masuk mode sleep sehingga dapat dilanjutkan tanpa proses booting dari awal. Pengguna juga bisa mengatur performance profile dan konfigurasi berbeda untuk setiap game.
Sementara itu, performa perangkat ditunjang active cooling yang terdiri dari copper heatsink dan centrifugal fan. Udara dingin masuk melalui ventilasi belakang lalu panas dikeluarkan melalui exhaust di bagian atas. Sistem ini dirancang untuk membantu menjaga performa dalam sesi panjang dan dapat disesuaikan melalui performance profile yang mengatur performa, konsumsi daya, serta karakteristik pendinginan.
ARC juga menyebut rancangan tersebut ditujukan untuk mempertahankan target performa saat menggunakan baterai maupun ketika terhubung ke daya, meski performa berkelanjutan, temperatur, dan tingkat kebisingan kipas tetap perlu dibuktikan melalui pengujian perangkat produksi.
Kontrol dan Haptic Feedback

Pengalaman bermain ARC X1 didukung TMR analog sticks berbasis Tunnel Magnetoresistance yang menurut klaim ARC menawarkan zero drift, presisi lebih tinggi, konsumsi daya lebih rendah, sensitivitas lebih tinggi, serta masa penggunaan lebih panjang dibandingkan teknologi Hall Effect.
Klaim tersebut masih merupakan pernyataan dari ARC dan belum dinilai melalui pengujian independen dalam sumber yang tersedia. Kontrol lainnya mencakup tombol A, B, X, Y dan D-pad berbasis microswitch. Tersedia pula dua programmable rear buttons serta tombol Start, Select, Home, dan Back.
Untuk kontrol analog tambahan, ARC X1 menggunakan Hall-effect analog triggers dengan mechanical trigger locks. Seluruh pemetaan kontrol juga dapat disesuaikan sehingga pengguna bisa membuat konfigurasi berbeda untuk setiap game.
Selain kontrol fisik, ARC X1 membawa dual Linear Resonant Actuators atau LRA untuk menghasilkan haptic feedback yang lebih responsif dibandingkan motor getaran tradisional berbasis rotating counterweight. Perangkat ini juga dilengkapi BOSCH 6-axis IMU yang terdiri dari 3-axis accelerometer dan 3-axis gyroscope untuk mendukung kontrol berbasis gerakan pada game yang kompatibel.
Dari sisi dukungan game, OwlOS menyediakan native Android gaming, cloud gaming, dan emulator dalam satu lingkungan. Layanan seperti GeForce NOW dapat digunakan untuk memainkan game yang belum tersedia secara native di Android.
Sementara itu, game PC dapat dijalankan melalui aplikasi seperti Winlator, GameNative, dan GameHub. ARC juga menunjukkan kemampuan menjalankan sejumlah game PC-class seperti GTA V, Batman: Arkham Knight, Dark Souls III, dan Need for Speed Payback. Untuk game seperti Resident Evil 4 atau Death Stranding yang tidak tersedia secara lokal, pengguna dapat memanfaatkan cloud gaming jika layanan yang mendukungnya tersedia.
Baca juga: 10+ Handheld Gaming PC Terbaik 2026, Spek Gahar untuk Main Game
Baterai dan Perawatan

Daya tahan ARC X1 ditopang baterai berkapasitas 9.300mAh yang menurut klaim ARC mampu digunakan untuk bermain hingga sekitar delapan jam. Durasi tersebut tetap bergantung pada game yang dimainkan serta tingkat kecerahan layar, mode performa, konektivitas, dan kondisi penggunaan.
Dalam kondisi standby, perusahaan mencantumkan daya tahan hingga 10 hari. Untuk pengisian daya, perangkat mendukung hingga 27W melalui USB Power Delivery menggunakan port USB-C. ARC juga menyediakan fitur 80% charge threshold yang membatasi pengisian hingga 80% untuk membantu mengurangi degradasi baterai akibat siklus pengisian berulang.
Menariknya, battery pack pada ARC X1 dapat diganti sehingga pengguna tidak perlu mengganti seluruh perangkat ketika kapasitas baterai mulai menurun. Aspek perawatan juga menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam desain ARC X1. Selain replaceable battery pack, perangkat ini menggunakan replaceable joysticks dan beberapa komponen internal ditempatkan pada modular daughterboards.
ARC menyatakan akan menyediakan spare parts untuk mendukung kebutuhan perawatan perangkat. Akses menuju baterai juga dibuat lebih sederhana karena pengguna cukup melepas empat sekrup pada bagian belakang. Sementara itu, joystick cap dapat diganti tanpa harus membongkar perangkat secara keseluruhan.
Harga ARC X1

ARC X1 dijadwalkan membuka early access order pada 2 Oktober 2026. Untuk anggota komunitas yang sudah bergabung dalam waitlist sebelum pre-order dibuka, harga Community Batch Drop ditetapkan ₹29.500 atau sekitar Rp5,52 juta berdasarkan kurs sekitar ₹1 = Rp187,3.
Sementara itu, harga retail setelah periode community batch berada di ₹33.500 atau sekitar Rp6,28 juta. Untuk mendapatkan harga Community Batch, calon pembeli disebut perlu membayar token sebesar ₹999. Saat ini belum ada informasi mengenai harga resmi maupun jadwal masuknya ARC X1 ke Indonesia.
ARC juga menargetkan pengiriman unit pertama pada Q1 2027 dengan peluncuran awal yang berfokus pada pasar India. Jadi, bagi pengguna Indonesia yang tertarik, opsi yang tersedia kemungkinan adalah membeli langsung dari luar negeri atau menunggu toko importir menyediakan ARC X1 di Indonesia.
Baca juga: 20 Game Steam Gratis yang Bisa Anda Mainkan!
Penutup
ARC X1 hadir sebagai handheld gaming yang menawarkan kombinasi performa, kontrol, dan fitur software yang cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan bermain. Namun, perangkat ini masih berfokus pada pasar India dan belum memiliki informasi resmi mengenai ketersediaannya di Indonesia.
Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman bermain game PC dengan kontrol yang lebih nyaman tanpa harus menunggu ARC X1 masuk Indonesia, gamepad bisa menjadi alternatif yang lebih praktis. Anda bisa menemukan pilihan gamepad untuk game PC di Doran Gadget dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta perangkat yang digunakan. Buruan beli sekarang!























































