Doran Gadget – Rumor mengenai kehadiran iPhone Fold semakin menguat, dan kini bocoran spesifikasi iPhone Fold mulai terungkap, memperlihatkan langkah serius Apple dalam memasuki pasar smartphone lipat yang semakin kompetitif. Nah berikut ini bocoran spesifikasi iPhone Fold yang tersebar di sosial media. Selengkapnya di bawah ini.
Konten dalam artikel ini
ToggleRumor Spesifikasi iPhone Fold
| Spesifikasi | iPhone Fold |
| Layar | Foldable LTPO OLED, 7.76 inches, 1920 x 2713 pixels, 120Hz, HDR10+ Cover display: LTPO OLED, 5.49 inches, 1422 x 2088 pixels, 120Hz, Ceramic Shield glass |
| OS | iOS 26 |
| Chipset | Apple A19 Pro (3 nm) |
| RAM | 12GB |
| ROM | 256GB/512GB/12GB |
| Kamera Belakang | 48 MP, f/1.8, 24mm (wide), 1/1.28″, 1.22µm, dual pixel PDAF, sensor-shift OIS 12 MP, f/2.8, 120mm (periscope telephoto), 1/3.06″, 1.12µm, dual pixel PDAF, 3D sensor‑shift OIS, 5x optical zoom 48 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/2.55″, 0.7µm, PDAF TOF 3D LiDAR scanner (depth) |
| Kamera Depan | 4 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/3.0″, 2.0µm, under display Cover camera: 12 MP, f/1.9, 23mm (wide), 1/3.6″, 1.0µm, PDAF, OIS |
| Baterai | – |
| Warna | Black; other colors |
Baca juga: Bocoran Spesifikasi iPhone 17 Series, Apa Saja yang Baru?

Desain & Build Quality
Rumor yang paling sering muncul menyebut kalau iPhone Fold akan memakai desain lipat seperti buku, dengan dua panel yang bisa dilipat ke dalam. Kabarnya, Apple akan menggunakan rangka berbahan titanium dan engsel dari liquid-metal.
Perpaduan ini membuat bobotnya tetap ringan walau ketebalan saat dilipat mencapai 9–9,5 mm dan hanya 4,5–4,8 mm saat dibuka penuh. Dengan struktur seperti ini, iPhone Fold diprediksi bakal lebih kokoh dibanding ponsel lipat generasi awal dan tetap membawa kesan mewah khas seri Pro dari Apple.
Selain itu, Apple juga disebut-sebut tengah menyiapkan engsel generasi baru yang bisa menyebarkan tekanan secara merata di sepanjang layar. Pendekatan ini ditambah dengan perlindungan logam tipis di bagian belakang panel dipercaya bisa mengurangi kerutan yang selama ini jadi masalah utama di ponsel lipat. Bahkan, desain ini diklaim mampu bertahan dalam proses buka-tutup hingga ratusan ribu kali.
Layar & Teknologi Engsel
Saat dibuka, iPhone Fold akan menampilkan layar utama LTPO OLED berukuran 7,8 inci dengan refresh rate 120 Hz dan resolusi sekitar 2713 × 1920 piksel. Layar ini juga sudah mendukung HDR10+, jadi tampilan visualnya dijamin tajam dan jernih.
Ketika ditutup, layar sekundernya yang berukuran 5,5 inci tetap bisa diandalkan untuk aktivitas harian. Rasio layarnya membuat perangkat ini pas di tengah-tengah, cukup ringkas untuk dibawa ke mana-mana tapi tetap terasa lega seperti iPad mini saat digunakan dalam mode tablet.
Untuk mendukung desain layar yang minim kerutan, Apple kabarnya menggandeng Samsung Display sebagai pemasok utama. Samsung menggunakan teknologi “crease-free” yang mengandalkan plat logam mikro agar tekanan pada bagian lipatan bisa tersebar merata. Dengan solusi ini, Apple bisa tetap menjaga tampilan layar yang mulus dan elegan tanpa mengorbankan jadwal produksi massal yang ditargetkan pada tahun 2026.
Baca juga: 10 Rekomendasi iPhone Terbaik untuk 2025, Berapa Harganya?

Kamera Belakang & Depan
Di bagian kamera, bocoran terbaru menyebut bahwa iPhone Fold akan dibekali dua kamera belakang beresolusi 48 MP. Satu menggunakan lensa wide dan satunya lagi tele atau ultrawide, ditambah pemindai LiDAR untuk meningkatkan akurasi dalam pemakaian AR dan fokus di kondisi cahaya rendah.
Apple juga disebut sedang menguji lensa “Meta Lens” generasi terbaru yang dirancang agar bisa menghasilkan ketajaman gambar dari sudut ke sudut tanpa membuat modul kameranya jadi lebih tebal. Sementara itu, untuk kebutuhan selfie, Apple memilih pendekatan dua arah. Di bagian dalam, tersedia kamera 4 MP yang tersembunyi di balik layar agar tampilan layar tetap bersih tanpa notch.
Sedangkan di layar bagian luar, terdapat kamera 12 MP dengan desain punch-hole. Apple kabarnya juga menghilangkan Face ID untuk menghemat ruang dan menggantinya dengan Touch ID yang terletak di tombol daya, mirip seperti di iPad Air. Meski begitu, fitur perekaman video 4K tetap tersedia baik di kamera depan maupun belakang.
Performa & Chipset
Prototipe awal iPhone Fold disebut menggunakan chip A19 Pro dengan fabrikasi 3 nm. Namun jika rantai pasok dari TSMC sudah siap sebelum batas waktu produksi akhir 2025, ada kemungkinan Apple akan langsung memakai A20 berbasis 2 nm.
Chip ini akan dipasangkan dengan RAM 12 GB dan pilihan penyimpanan NVMe mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB. Dengan spesifikasi seperti ini, iPhone Fold bukan cuma ponsel biasa tapi juga bisa jadi perangkat produktivitas yang setara dengan iPad Pro.
Untuk memaksimalkan performanya, perangkat ini akan menjalankan iOS 27 yang dikabarkan membawa fitur “mode layar ganda” dan antarmuka multitasking yang mirip Stage Manager. Apple juga disebut sedang menyiapkan API khusus agar aplikasi bisa berpindah dengan mulus dari layar luar ke layar dalam. Tak hanya itu, akan ada dukungan gesture untuk membuka dua jendela sekaligus dalam mode split-view sehingga pengalaman multitasking jadi lebih praktis.
Baca juga: 10 Rekomendasi iPhone Kamera 3, Mana Favorit Anda?
Baterai & Manajemen Daya
Salah satu kejutan besar dari iPhone Fold datang dari kapasitas baterainya yang mencapai 5.000 hingga 5.500 mAh, angka terbesar yang pernah ada di lini iPhone. Baterai ini dirancang untuk mendukung dua panel layar sekaligus. Meski kapasitasnya besar, Apple diyakini tetap bisa menjaga bobot perangkat berkat penggunaan panel LTPO OLED 120 Hz yang efisien serta fitur penghemat daya pada layar penutup yang bisa turun ke 1 Hz saat tidak digunakan.
Meski rumor soal baterai berbasis silikon-karbon tampaknya tidak terwujud, Apple tetap melakukan berbagai inovasi untuk menambah ruang sel baterai. Salah satunya dengan menipiskan rangkaian driver layar dan memakai papan logika bertumpuk. Pendekatan ini memungkinkan daya tahan baterai yang diklaim bisa menyaingi iPhone 16 Pro Max, bahkan saat digunakan dalam mode tablet.
Fitur Tambahan & Ekosistem
Selain menghadirkan Touch ID di tombol daya, iPhone Fold juga dibekali dengan beragam fitur konektivitas canggih. Perangkat ini diprediksi akan mendukung Wi-Fi 7 tri-band, Bluetooth 5.3, dan UWB generasi kedua. Apple juga disebut menyiapkan fitur SOS satelit terbaru untuk kondisi darurat.
Di bagian port, USB-C pada iPhone Fold sudah mendukung output DisplayPort, sehingga pengguna bisa menghubungkan perangkat ke layar eksternal dan menjalankan mode desktop yang kini mulai populer di kalangan ponsel profesional.
Dari sisi perangkat lunak, Apple menyiapkan fitur baru bernama “Depth Pro” yang dapat mengubah foto 2D menjadi wallpaper 3D. Teknologi ini memanfaatkan riset dari Spatial Image Vision Pro dan dirancang eksklusif untuk layar lipat agar bisa menampilkan efek paralaks yang lebih dramatis. Meski Apple Pencil belum masuk daftar prioritas, rumor menyebut bahwa iPhone Fold akan mendukung stylus dari pihak ketiga melalui standar USI.
Baca juga: 10 Rekomendasi iPhone dengan Kamera 2

Harga & Ketersediaan
Analis dari UBS memperkirakan harga awal iPhone Fold akan berada di kisaran US$1.800 sampai US$2.000, atau sekitar Rp29,4 juta hingga Rp32,6 juta jika mengacu pada kurs Rp16.334 per dolar. Namun beberapa sumber lain masih menyebut angka yang lebih tinggi, yaitu sekitar US$2.400 atau sekitar Rp39,2 juta.
Apple sendiri biasanya menerapkan strategi “entry limited” dengan produksi awal sekitar 10 sampai 15 juta unit untuk generasi pertama, agar risiko bisa ditekan sambil tetap menjaga kesan eksklusif dan premium. Prototipe awal yang disebut P1 dilaporkan mulai diuji pada Juni 2025.
Jika berhasil melewati tahap ini, maka uji validasi teknis atau EVT bisa selesai di akhir tahun dan dilanjutkan dengan produksi massal pada paruh kedua 2026. Peluncuran resminya kemungkinan besar akan dilakukan bersamaan dengan seri iPhone 18 pada September 2026. Untuk tahap awal, pre-order hanya akan tersedia di pasar utama seperti Tiongkok dan Amerika Serikat.
Baca juga: Samsung Galaxy S25 Ultra vs iPhone 16 Pro Max, Mana yang Lebih Baik?
Penutup
Dengan semua bocoran dan fitur canggih yang dibawa, iPhone Fold tampaknya akan menjadi salah satu inovasi paling ambisius dari Apple. Mulai dari desain layar lipat, performa setara iPad Pro, hingga integrasi ekosistem yang makin lengkap, semuanya menunjukkan bahwa Apple benar-benar serius menggarap segmen foldable.
Sambil menunggu kehadiran iPhone Fold yang diprediksi rilis tahun 2026, Anda bisa terlebih dulu menikmati berbagai produk iPhone lainnya atau melengkapi kebutuhan dengan aksesoris HP terbaik hanya di Doran Gadget.
Subscribe DoranGadget Newsletter!
Selalu update informasi teknologi terkini dan promo terbaru.
Subscribe DoranGadget Newsletter sekarang juga!




























































