Beda smartwatch dan smartband

Doran GadgetBerbicara tentang perkembangan gadget, tentu menjadi hal menarik di era digital. Salah satunya adalah kemunculan jam tangan dengan fitur canggih seperti pada smartwatch dan smartband. Meski memiliki bentuk yang selintas hampir mirip, keduanya memiliki perbedaan tersendiri.

Beda Smartwatch dan Smartband

Perbedaan antara smartwatch dan smartband bisa dilihat dari aspek-aspek tertentu. Baik itu dari segi tampilan luar, teknologi yang digunakan, hingga faktor lain yang mempengaruhi keduanya. Misalnya dari segi harga dan fungsinya untuk aktivitas sehari-hari. Berikut beda smartwatch dan smartband yang perlu Anda ketahui sebelum membelinya.

1. Desain Keduanya yang Berbeda

Beda smartwatch dan smartband

Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari segi desainnya. Secara umum desain smartwartch lebih besar dibanding smartband. Biasanya, smartwatch memiliki ukuran 1-3 inci, sedangkan smartband hanya 0-1 inci saja. Ukuran tersebut membuat smartband lebih ringan layaknya menggunakan gelang. Smartwatch didesain lebih memanjakan pengguna dengan fitur touchscreen. Selain itu, ada dua pilihan baik digital maupun analog. Di sisi lain, smartband lebih sering menggunakan fitur konvensional seperti penggunaan tombol untuk navigasi, sehingga penggunaannya lebih terbatas.

2. Fitur dan Teknologi yang Digunakan

Beda smartwatch dan smartband

Selanjutnya, beda smartwatch dan smartband terletak pada fitur dan teknologinya. Fitur pada smartband memang terbatas, yakni untuk aktivitas olahraga atau fitnes-focused saja. Fitur lainnya adalah alarm yang dapat dihubungkan dengan dengan smartphone seperti yang ada pada Xiaomi Mi Band 5.

Sedangkan smartwatch fitur dan teknologi yang ada sangat canggih dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Contohnya saja fitur yang ada pada smartwatch terbaik saat ini yakni Garmin, terdapat berbagai pilihan untuk aktivitas seperti outdoor, renang, lari, bersepeda, bermain golf, selancar dan gaya hidup.

Dengan berbagai pilihan fitur smartwatch tersebut, Anda dapat menggunakannya untuk akses GPS, Wi-Fi, dan dapat dihubungkan dengan smartphone maupun aplikasi bawaan dari smartwatch seperti aplikasi Garmin Connect untuk sesama pengguna jam tangan Garmin. Termasuk bahan yang digunakan menggunakan bahan yang lebih premium dibanding smartband dan membuatnya lebih tahan terhadap segala kondisi.

3. Beda Smartwatch dan Smartband dari Harganya

Garmin Venu, jam tangan garmin, jam garmin, garmin watch, harga jam garmin

Beda smartwatch dan smartband yang mendasar selain desain dan fiturnya, juga bisa dilihat dari harga yang ditawarkan. Smartwatch memang memiliki harga yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan smartband. Penyebabnya adalah, fitur tergantung pada fiturnya. Semakin canggih fitur yang ada pada smartwatch, maka semakin tinggi pula harganya.

Di Indonesia sendiri, smartwatch dibanderol mulai harga Rp2 jutaan dan keatas. Sementara, untuk smartband bisa lebih rendah dari harga itu. Misalnya saja untuk merek tertentu dibanderol dengan harga ratusan ribu hingga Rp2 jutaan. Selain fitur yang ada, perbedaan ini juga tergantung pada merek brand-nya.

Baca Juga: 7 Jam Garmin Harga Terjangkau Tapi Populer

4. Fungsi dan Kegunaan

Garmin Smartwatch

Fungsi dan kegunaan smartwatch dan smartband juga berbeda. Smartband biasanya hanya menampilkan data-data fitness tracker saja. Dalam artian, hanya menampilkan fitur-fitur pemantau kesehatan seperti jumlah kalori yang terbakar, detak jantung, dan sebagainya. Jadi, fungsi dan kegunaan smartband hanya berfokus untuk kegiatan olahraga saja.

Beda halnya dengan smartwatch, fungsi dan kegunaannya lebih meluas dan tidak hanya bisa digunakan untuk olahraga saja, tetapi juga aktivitas lainnya. Anda dapat melakukan panggilan telepon dan melakukan pesan teks layaknya menggunakan smartphone. Bahkan beberapa smartwatch tertentu seperti Garmin Forerunner 645, Garmin Venu, dan lainnya juga bisa digunakan untuk mendengarkan musik saat beraktivitas.

5. Beda Smartwatch dan Smartband dari Segi Daya Baterai

Beda smartwatch dan smartband

Beda smartwatch dan smartband yang terakhir adalah dari segi baterai yang disematkannya. Baterai smartwatch memiliki waktu aktif yang cukup lama. Dalam artian, baterai tersebut lebih sering digunakan. Oleh karena itu, daya baterai smartwatch dan kapasitasnya lebih besar. Hal ini untuk mendukung fitur dan teknologi dapat berjalan dengan baik saat diaktifkan.

Maka, untuk baterai smartwatch memiliki daya tahan relatif tergantung pemakaian fitur. Mungkin saja Anda perlu melakukan pengisian ulang setiap hari karena waktu pemakaian aktif hanya beberapa jam. Namun, untuk smartwatch pengisiannya lebih mudah dengan menggunakan fitur pengisian tenaga surya seperti yang ada pada Garmin Instinct Solar dan Garmin Fenix 6s Pro Solar.

Beda halnya dengan baterai smartband yang memiliki daya tahan penggunaan cukup lama, bahkan hingga 2-5 hari dalam sekali pengisian ulang. Tentu saja, karena fitur dan teknologi smartband tidak sekompleks pada smartwatch, sehingga berpengaruh pada daya tahannya.

Kesimpulan

Dari ulasan di atas, beda smartwatch dan smartband terletak pada segi desain, fitur, kegunaan, dan juga harga yang ditawarkan. Mana yang Anda pilih, sebenarnya tergantung kebutuhannya. Jika menginginkan ukuran yang ringkas dan ringan untuk berolahraga hingga harga yang terjangkau dan murah, Anda bisa memilih smartband.

Untuk kebutuhan yang lebih kompleks, pilihan tepat jika menggunakan smartwatch. Tak hanya itu saja, menggunakan smartwatch juga akan berpengaruh pada penampilan Anda lebih terkesan premium dan prestisius. Ini akan meningkatkan rasa percaya diri Anda khususnya bagi para profesional.

Kini, Anda bisa mendapatkan smartwatch dan smartband terbaik di Doran Gadget di Dapatkan pula informasi menarik lainnya dengan join di channel Telegram Doran Gadget melalui smartphone Anda.

Artikel terkait:

× WhatsApp