Doran Gadget – Perkembangan teknologi drone yang semakin pesat melahirkan drone mini sebagai solusi praktis bagi siapa saja yang ingin merasakan pengalaman terbang tanpa ribet. Dengan ukuran ringkas, bobot ringan, harga yang lebih terjangkau, serta pengoperasian yang semakin mudah, drone mini kini menjadi pilihan favorit bagi pemula, traveler, hingga content creator. Nah, berikut ini rekomendais drone mini terbaik yang bisa Anda pilih.
Apa Itu Drone Mini?

Drone mini adalah pesawat tanpa awak (UAV) berukuran kecil dan ringan, umumnya memiliki bobot di bawah 250 gram. Batas berat ini sangat penting karena di banyak negara, termasuk Indonesia dan negara lain, drone dengan berat di bawah 250 gram memiliki regulasi yang lebih longgar dibanding drone besar.
Meski berukuran ringkas, drone mini bukan sekadar mainan karena telah dibekali teknologi canggih seperti kamera HD hingga 4K, GPS dengan fitur Return to Home, sistem stabilisasi, mode terbang otomatis, hingga kontrol melalui remote atau smartphone.
Dirancang untuk portabilitas dan kemudahan penggunaan, drone mini sangat cocok untuk fotografi dan videografi udara ringan, traveling dan vlogging, latihan bagi pemula, hingga kebutuhan dokumentasi dan inspeksi sederhana. Kini, pemanfaatannya pun semakin luas, mulai dari hobi hingga sektor kreatif, pariwisata, properti, dan edukasi.
Keunggulan Drone Mini daripada Drone Besar

Banyak yang beranggapan drone besar selalu lebih unggul karena performanya lebih kuat dan fiturnya lebih lengkap. Padahal, untuk kebutuhan harian dan penggunaan umum, drone mini justru sering menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Mulai dari kemudahan dibawa, keamanan, hingga fleksibilitas aturan. Nah, berikut ini alasan kenapa drone mini semakin diminati dan layak untuk dipertimbangkan.
1. Ringkas, Ringan, dan Super Portabel
Keunggulan paling terasa dari drone mini adalah ukurannya yang kecil dan bobotnya yang ringan. Drone jenis ini bisa dengan mudah dimasukkan ke tas kecil atau backpack tanpa memerlukan hardcase khusus. Membuatnya sangat ideal untuk traveler, pendaki, vlogger outdoor, hingga pengguna yang sering berpindah lokasi. Berbeda dengan drone besar yang cenderung makan tempat dan membutuhkan persiapan ekstra sebelum dibawa bepergian.
2. Ramah untuk Pemula
Drone mini dirancang agar siapa pun bisa langsung menerbangkannya tanpa harus belajar lama. Berbagai fitur pintar seperti auto hover, one-key takeoff & landing, GPS positioning, hingga beginner mode membantu drone tetap stabil dan responsif. Bahkan orang yang baru pertama kali menerbangkan drone pun biasanya bisa langsung terbiasa. Hal ini tentu lebih sulit ditemukan pada drone berukuran besar yang menuntut kontrol dan pengalaman lebih.
3. Lebih Aman untuk Lingkungan Sekitar
Dengan bobot yang ringan dan baling-baling berukuran kecil, drone mini memiliki tingkat risiko yang lebih rendah. Jika terjadi benturan atau kehilangan kendali, potensi cedera pada orang sekitar maupun kerusakan properti jauh lebih minim. Inilah sebabnya drone mini sering direkomendasikan untuk latihan, penggunaan di area terbatas, atau penerbangan santai di ruang terbuka.
4. Harga Lebih Bersahabat di Kantong
Dari sisi biaya, drone mini jelas lebih ekonomis. Pilihannya sangat beragam, mulai dari ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah, tergantung fitur kamera dan teknologi yang ditawarkan. Bandingkan dengan drone besar yang harganya bisa menembus puluhan juta rupiah, drone mini menjadi solusi ideal bagi pengguna yang ingin kualitas tanpa harus menguras budget.
5. Regulasi Lebih Fleksibel dan Tidak Ribet
Salah satu alasan utama drone mini semakin populer adalah kemudahan dari sisi regulasi. Di banyak negara, termasuk Indonesia, drone dengan berat di bawah 250 gram umumnya tidak wajib registrasi dan tidak memerlukan izin khusus untuk penggunaan rekreasional. Selama tetap mematuhi aturan setempat, drone mini bisa diterbangkan dengan lebih leluasa tanpa prosedur yang rumit.
Cara Memilih Drone Mini yang Tepat

Meski sama-sama berukuran kecil, setiap drone mini dibuat untuk kebutuhan yang berbeda. Agar tidak salah pilih, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum membelinya, agar drone yang dipilih benar-benar sesuai dengan tujuan penggunaan.
1. Tentukan Tujuan Penggunaan Sejak Awal
Langkah pertama adalah memahami untuk apa drone akan digunakan. Apakah hanya untuk hobi dan belajar menerbangkan drone atau untuk membuat foto dan video udara. Selain itu, pertimbangkan juga apakah drone akan lebih sering dipakai di dalam ruangan atau di area outdoor. Jika hanya untuk latihan, drone mini tanpa kamera sudah cukup. Namun, untuk kebutuhan konten, sebaiknya pilih drone dengan kamera yang stabil dan berkualitas.
2. Perhatikan Kualitas Kamera Yang Ditawarkan
Bagi pengguna yang fokus pada fotografi dan videografi, kamera menjadi faktor utama. Resolusi 1080p sudah memadai untuk penggunaan standar, sedangkan kamera 4K lebih ideal untuk hasil yang lebih tajam dan fleksibel saat proses editing.
Selain resolusi, pastikan drone memiliki sistem stabilisasi seperti EIS atau gimbal agar video tetap halus. Klaim kamera 4K dengan harga terlalu murah perlu diwaspadai karena sering kali tidak diimbangi kualitas stabilisasi yang baik.
3. Cek Waktu Terbang Dan Kapasitas Baterai
Waktu terbang sangat memengaruhi kenyamanan penggunaan. Drone mini kelas pemula umumnya mampu terbang sekitar 8 hingga 15 menit, sementara kelas menengah ke atas bisa mencapai 25 hingga 35 menit. Semakin lama waktu terbang, semakin leluasa drone digunakan. Akan lebih praktis jika baterainya mudah dilepas dan tersedia baterai cadangan.
4. Perhatikan Sistem Kontrol Dan Jarak Terbang
Drone mini biasanya bisa dikendalikan melalui smartphone atau remote controller. Kontrol menggunakan remote cenderung lebih stabil dan responsif, terutama bagi pemula. Selain itu, jarak terbang maksimal juga perlu diperhatikan agar drone tetap aman saat digunakan di area terbuka dan tidak mudah kehilangan sinyal.
5. Pastikan Fitur Keamanan Dan Mode Pintar Tersedia
Fitur keamanan sangat membantu, terutama untuk pengguna baru. Return to Home, peringatan baterai lemah, altitude hold, dan headless mode dapat mengurangi risiko kehilangan drone. Kehadiran fitur-fitur ini membuat pengalaman terbang terasa lebih aman dan lebih percaya diri.
6. Pilih Merek Yang Sudah Terpercaya
Merek dengan reputasi baik umumnya menawarkan kualitas build yang lebih solid. Selain itu, dukungan update firmware, ketersediaan spare part, serta layanan purna jual juga lebih terjamin. Beberapa merek drone mini yang sudah dikenal luas antara lain DJI, Autel, Holy Stone, dan brand lain yang kualitasnya telah terbukti di pasaran.
Rekomendasi Drone Mini Terbaik
Setiap drone mini memiliki karakter dan keunggulan masing-masing. Ada yang cocok untuk pemula, ada juga yang ditujukan untuk kreator konten yang lebih serius. Supaya kamu tidak salah pilih, berikut ini adalah rekomendasi drone mini terbaik yang paling layak dipertimbangkan berdasarkan fitur, performa, dan kemudahan penggunaan.
1. DJI Mini 5 Pro

DJI Mini 5 Pro membuktikan bahwa drone mini kini mampu menawarkan performa kelas atas dalam bodi yang tetap ringkas. Desainnya masih ringan dan mudah dibawa, kini dipadukan dengan gimbal fleksibel berotasi hingga 225 derajat yang mendukung True Vertical Shooting.
Dari sisi keamanan, drone ini dilengkapi sistem proteksi menyeluruh seperti omnidirectional obstacle sensing, LiDAR depan, Nightscape sensing, serta fitur Return to Home pintar yang tetap bekerja optimal meski dalam kondisi cahaya rendah.
Untuk kebutuhan kreator, Mini 5 Pro mengandalkan kamera 1 inci 50 MP dengan aperture f/1.8 yang mampu merekam video hingga 4K/120fps dengan dukungan profil warna 10 bit untuk fleksibilitas pengolahan video. Fitur ActiveTrack 360°, beragam mode pintar, transmisi jarak jauh yang stabil, serta daya tahan baterai hingga 36 menit atau 52 menit dengan Battery Plus.
Harga DJI Mini 5 Pro: Rp12,1 jutaan
2. Insta360 Antigravity A1

Insta360 Antigravity A1 adalah drone pertama di dunia dengan kamera 360° 8K. Di mana pilot drone bisa merasakan langsung penerbangan dan seolah berada di dalamnya menggunakan goggle khusus berkat teknologi Freemotion. Penerbangannya semakin mudah dengan controller yang digerakkan dengan tangan.
Dari segi desainnya, drone ini tergolong drone mini karena memiliki bobot sekitar 249 gram saja. Menariknya, pengguna dapat mengedit dengan cepat lewat fitur One-Tap Cinematics dan Free Your Frame. Tak hanya itu, penerbangan semakin aman berkat lensa fisheye ganda dengan persepsi 360°, drone mampu mendeteksi lingkungan sekitar untuk menjaga penerbangan tetap mulus dan aman.
Untuk penerbangannya pun cukup unggul dengan baterai berkapasitas besar. Hal itu memberikan ketahanan hingga 24 menit dengan Flight Battery dan 39 menit dengan High-Capacity Flight Battery. Sedangkan untuk controllernya mampu digunakan hingga 4 jam pengoperasian berkat dukungan baterai berkapasitas 2300mAh.
Harga Insta360 Antigravity A1: mulai Rp25 jutaan
3. DJI Mini 4 Pro

DJI Mini 4 Pro dikenal sebagai salah satu drone mini paling lengkap di kelasnya. Meski bobotnya di bawah 249 gram, drone ini membawa fitur yang biasanya hanya ada di kelas profesional. Kameranya mengusung sensor CMOS 48 MP berukuran 1/1.3 inci yang mampu menghasilkan foto tajam serta video 4K HDR dengan detail yang konsisten.
Dari sisi penerbangan, Mini 4 Pro menawarkan pengalaman yang aman dan nyaman berkat omnidirectional obstacle sensing serta sistem APAS yang membantu menghindari hambatan secara otomatis. Transmisi DJI O4 memungkinkan koneksi stabil hingga jarak jauh.
Sementara fitur seperti ActiveTrack 360°, Waypoint Flight, dan Advanced RTH membuatnya mudah digunakan baik oleh pemula maupun kreator berpengalaman. Untuk daya tahan, baterai standar mampu terbang hingga 34 menit dan bisa diperpanjang hingga sekitar 45 menit dengan Battery Plus.
Harga DJI Mini 4 Pro: Rp12,7 jutaan
4. DJI Mini 4K

DJI Mini 4 Pro dikenal sebagai salah satu drone mini paling lengkap di kelasnya. Meski bobotnya di bawah 249 gram, drone ini membawa fitur yang biasanya hanya ada di kelas profesional. Kameranya mengusung sensor CMOS 48 MP berukuran 1/1.3 inci yang mampu menghasilkan foto tajam serta video 4K HDR dengan detail yang konsisten.
Selain itu, dukungan perekaman video vertikal membuatnya sangat relevan untuk kebutuhan konten media sosial tanpa perlu banyak penyesuaian tambahan. Dari sisi penerbangan, Mini 4 Pro menawarkan pengalaman yang aman dan nyaman berkat omnidirectional obstacle sensing serta sistem APAS yang membantu menghindari hambatan secara otomatis.
Transmisi DJI O4 memungkinkan koneksi stabil hingga jarak jauh, sementara fitur seperti ActiveTrack 360°, Waypoint Flight, dan Advanced RTH membuatnya mudah digunakan baik oleh pemula maupun kreator berpengalaman. Untuk daya tahan, baterai standar mampu terbang hingga 34 menit dan bisa diperpanjang hingga sekitar 45 menit dengan Battery Plus, menjadikannya pilihan seimbang antara kualitas gambar, fitur pintar, dan durasi terbang.
Harga DJI Mini 4k sekitar Rp4 jutaan
5. DJI Mini 3 Pro

DJI Mini 3 Pro masih menjadi pilihan favorit karena mampu menghadirkan performa mumpuni dengan harga yang relatif seimbang. Drone ini mengandalkan kamera 48 MP dengan kemampuan video 4K HDR serta fitur pengambilan gambar vertikal yang sangat membantu kreator konten.
Bentuknya ringkas sehingga praktis dibawa saat traveling dan waktu terbang hingga 34 menit sudah cukup untuk kebutuhan dokumentasi. Walaupun belum dilengkapi sensor penghindar rintangan ke segala arah, pengoperasiannya tetap stabil dan mudah dikendalikan.
Untuk durasi terbang yang lebih lama, tersedia DJI Mini 3 Pro Intelligent Flight Battery Plus sebagai aksesoris pendukung. Baterai berkapasitas 3850 mAh ini mampu memperpanjang waktu terbang hingga 47 menit sehingga pengguna bisa menjelajah lebih leluasa tanpa sering mengisi daya.
Perlu diperhatikan bahwa penggunaan baterai ini membuat bobot drone melebihi 249 gram dan hanya kompatibel dengan DJI Mini 3 Pro. Dengan memahami ketentuan tersebut, baterai ini menjadi solusi ideal bagi pengguna yang membutuhkan waktu terbang ekstra.
Harga DJI Mini 4k sekitar Rp8,8 jutaan
6. DJI Mini 3

DJI Mini 3 menjadi pilihan tepat bagi pemula yang ingin mulai menerbangkan drone dengan nyaman. Kamera 12 MP miliknya mampu merekam video 4K HDR dan didukung aperture f/1.7 sehingga hasil tetap tajam meski dalam kondisi cahaya rendah.
Desain lipat dengan bobot di bawah 249 gram membuatnya praktis dibawa ke mana saja. Kontrol yang sederhana juga membantu pengguna belajar lebih cepat tanpa merasa rumit sejak awal. Keunggulan lain terlihat dari daya tahan baterainya yang impresif. Dengan baterai standar, DJI Mini 3 mampu terbang hingga 38 menit lalu bisa diperpanjang sampai 51 menit menggunakan baterai Plus.
Stabilitas terbang tetap terjaga meski angin cukup kencang dan transmisi video DJI O2 memungkinkan jangkauan hingga 10 km. Beragam fitur pintar seperti QuickShots, panorama, take off otomatis, serta Return to Home membuat pengalaman terbang lebih aman dan menyenangkan sekaligus mendukung proses kreatif tanpa banyak usaha.
Harga DJI Mini 3: Rp4,8 jutaan
7. DJI Neo

DJI Neo hadir sebagai drone mini ultra ringan dengan bobot sekitar 135 gram yang mengutamakan kemudahan penggunaan. Drone ini bisa lepas landas dan mendarat langsung dari telapak tangan lalu dikendalikan tanpa remote sehingga terasa praktis di berbagai situasi.
Ukurannya yang sangat ringkas membuatnya aman digunakan di area sempit baik indoor maupun outdoor. Dukungan AI subject tracking dan QuickShots menjadikannya cocok untuk konten spontan terutama saat traveling tanpa perlu pengaturan rumit.
Di sisi performa, DJI Neo dibekali kamera 12 MP dengan kemampuan video 4K yang sudah didukung stabilisasi RockSteady dan HorizonBalancing sehingga hasil rekaman tetap halus. Waktu terbangnya mencapai sekitar 18 menit dan cukup untuk pengambilan konten singkat yang efisien.
Beragam opsi kontrol tersedia mulai dari aplikasi DJI Fly hingga controller dan mode FPV sehingga pengguna bisa menyesuaikan gaya terbang. Ditambah fitur keselamatan seperti pelindung baling baling dan Return to Home, DJI Neo menjadi pilihan menarik bagi pemula maupun kreator yang mengutamakan fleksibilitas dan kepraktisan.
Harga DJI Neo: Rp2,4 jutaan
8. DJI Neo 2

DJI Neo 2 dirancang sebagai drone ringan yang mendukung mobilitas tinggi bagi kreator konten. Dengan bobot sekitar 151 gram hingga 160 gram, drone ini mudah dibawa dan siap digunakan kapan saja. Kameranya mengandalkan sensor CMOS 1/2 inci 12 MP yang mampu merekam video hingga 4K 60fps sehingga hasil visual terlihat tajam dan sinematik.
Sudut pandang ultra wide serta penyimpanan internal 49 GB memberi keleluasaan dalam menangkap momen tanpa repot tambahan aksesori. Dari sisi penerbangan, DJI Neo 2 menawarkan performa yang andal dengan waktu terbang hingga 19 menit dan ketahanan angin level 5. Sistem navigasi satelit ganda membuat posisi terbang lebih stabil lalu fitur keamanan seperti LiDAR depan, sensor inframerah, serta Return to Home membantu menjaga penerbangan tetap aman.
Pengoperasiannya pun terasa intuitif berkat dukungan ActiveTrack, SelfieShot, gesture control, dan berbagai mode video kreatif. Kombinasi ini menjadikan DJI Neo 2 pilihan menarik bagi pemula maupun kreator yang mengutamakan kepraktisan dan fleksibilitas.
Harga DJI Neo 2: Rp3,5 jutaan
9. Autel EVO Nano

Autel EVO Nano Series hadir sebagai drone ultra ringan di bawah 250 gram yang dirancang untuk fotografi dan videografi praktis tanpa banyak batasan regulasi. Meski berukuran kecil, performanya tergolong impresif dengan ketahanan angin yang baik serta desain yang diakui secara global melalui berbagai penghargaan bergengsi.
Kamera EVO Nano dan Nano+ menawarkan kualitas tinggi dengan sensor hingga 1/1.28 inci yang mampu menghasilkan foto detail dan video 4K yang stabil berkat gimbal tiga sumbu. Desain ringkasnya membuat drone ini mudah dibawa dan siap digunakan di berbagai situasi.
Dari sisi fitur, EVO Nano Series dilengkapi teknologi pintar seperti Dynamic Track, SkyPortrait, serta mode sinematik satu sentuhan yang memudahkan siapa pun menghasilkan konten menarik. Sistem transmisi SkyLink memungkinkan jangkauan terbang jauh dengan tampilan video yang jernih dan minim gangguan.
Keamanan juga menjadi nilai unggulan berkat obstacle avoidance tiga arah yang jarang ditemui di kelas drone sekecil ini. Ditambah waktu terbang hingga 28 menit serta aplikasi pendukung yang memudahkan editing dan berbagi, EVO Nano Series menjadi alternatif kuat bagi pengguna yang mencari drone mini premium di luar ekosistem DJI.
Harga Autel EVO Nano: Rp13,1 jutaan
10. HOVERAir X1 Pro

HOVERAir X1 Pro hadir sebagai drone lipat berukuran sangat ringkas yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan penggunaan. Drone ini bisa langsung diterbangkan tanpa remote maupun smartphone karena seluruh mode otomatis dapat dipilih dari layar bawaan.
Kameranya mampu merekam video hingga 4K 60fps serta slow motion 1080p 120fps lalu distabilkan dengan gimbal dua sumbu dan EIS sehingga hasil tetap halus. Dengan desain propeller tertutup penuh, drone ini terasa aman digunakan untuk aktivitas luar ruang maupun olahraga.
Keunggulan lain terletak pada mode terbang otomatis yang beragam seperti Follow, Orbit, Dolly Track, dan Bird’s Eye yang cocok untuk konten aksi. Kecepatan mengikuti subjek bisa mencapai 26 mph dengan ketahanan angin level 5 sehingga tetap stabil dalam kondisi menantang. Waktu terbang hingga 16 menit sudah memadai untuk perekaman cepat dan praktis.
Harga HOVERAir X1 Pro: Rp8,9 jutaan
11. DJI Flip

DJI Flip hadir sebagai drone ringkas yang dirancang khusus untuk kebutuhan vlog dan konten kreatif sehari-hari. Bobotnya yang ringan di bawah 249 gram serta desain lipat membuatnya mudah dibawa dan siap digunakan kapan saja.
Kamera dengan sensor CMOS 1/1,3 inci dipadukan aperture f/1.7 mampu menghasilkan foto 48 MP yang tajam serta video berkualitas tinggi. Dukungan AI Subject Tracking membantu menjaga subjek tetap berada dalam frame sehingga proses pengambilan gambar terasa lebih praktis dan konsisten.
Dari sisi penerbangan, DJI Flip menawarkan pengalaman yang aman dan stabil berkat 3D Infrared Sensing System yang mampu mendeteksi rintangan dan mengerem otomatis. Waktu terbang hingga 31 menit memberi keleluasaan untuk merekam lebih banyak momen tanpa tergesa.
Transmisi video DJI O4 memungkinkan jangkauan hingga 13 km dengan kualitas 1080p 60fps sehingga koneksi tetap andal. Ditambah mode video unggulan seperti 4K HDR, slow motion, vertical shooting, dan D-Log M 10 bit, DJI Flip menjadi pilihan ideal bagi kreator yang menginginkan kualitas visual tinggi dalam bodi yang praktis.
Harga DJI Flip: Rp5,2 jutaan
Dapatkan Drone Mini di Doran Gadget

Drone mini hadir sebagai pilihan praktis karena mampu menyeimbangkan ukuran yang ringkas dengan kemampuan yang mumpuni. Bentuknya yang kecil membuatnya mudah dibawa ke mana saja tanpa merepotkan. Selain itu, drone mini juga relatif lebih mudah diterbangkan dan terasa aman sehingga cocok untuk pemula.
Bagi traveler dan kreator konten, drone jenis ini memungkinkan pengambilan sudut pandang unik tanpa harus membawa peralatan berat, sekaligus menjadi langkah awal yang ideal untuk belajar aerial photography dengan biaya yang lebih terjangkau.
Jika Anda tertarik memiliki drone mini dengan produk resmi dan garansi terpercaya, Doran Gadget bisa menjadi pilihan yang aman dan nyaman. Beragam seri drone DJI serta merek lainnya tersedia dengan promo drone DJI menarik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Hub admin via WhatsApp untuk informasi lebih lanjut.

