DJI ZENMUSE L2: Powerful Range, Elevated Precision
DJI Zenmuse L2 adalah kamera payload profesional untuk pemetaan, survei, dan inspeksi. Terintegrasi dengan sistem LiDAR, IMU berpresisi tinggi, dan kamera RGB 4/3 CMOS, perangkat ini menawarkan akurasi maksimal untuk berbagai kebutuhan seperti manajemen kelistrikan, survei lahan, kehutanan, dan inspeksi infrastruktur.
Kamera untuk Pemetaan yang Unggul

DJI Zenmuse L2 dilengkapi sensor 4/3 CMOS dan rana mekanis yang dirancang untuk hasil pemetaan presisi tinggi. Ukuran piksel yang ditingkatkan hingga 3,3 μm dan resolusi 20MP memberikan kejernihan gambar yang lebih tajam serta detail point cloud yang tampil alami dan berwarna akurat.
Dengan interval pemotretan minimum hanya 0,7 detik dan ketahanan hingga 200.000 kali shutter, proses pemotretan menjadi lebih cepat dan efisien. Selain itu, kamera RGB-nya tetap dapat digunakan untuk merekam foto, video, maupun gambar pemetaan dengan pencahayaan yang akurat, meski tanpa pengumpulan point cloud.
Kamera Menyatu dengan Frame

Desain kamera DJI Enterprise yang menyatu ini langsung dengan frame membuat sistem ini mampu menghasilkan data point cloud dengan efisiensi hingga 100%. Dilengkapi gimbal 3-axis, perangkat ini memberikan stabilitas tinggi dan fleksibilitas optimal untuk berbagai kebutuhan survei maupun pemetaan di berbagai kondisi lapangan.
Dukungan Teknologi LiDAR

DJI Zenmuse L2 hadir dengan teknologi LiDAR canggih untuk kebutuhan pemetaan dan pemodelan 3D, terutama dalam mendeteksi kontur elevasi serta struktur dengan presisi tinggi. Teknologi ini menawarkan berbagai keunggulan, di antaranya:
- Presisi Tinggi: berkat kombinasi sistem GNSS dan IMU, perangkat ini mampu menghadirkan hasil survei dengan akurasi vertikal hingga 4 cm dan horizontal hingga 5 cm.
- Efisiensi Maksimal: LiDAR memungkinkan pengumpulan data geospasial dan RGB pada area seluas 2,5 km² hanya dalam satu kali penerbangan.
- Operasional Praktis: Zenmuse L2 dapat diintegrasikan langsung dengan drone DJI Matrice 350 RTK dan perangkat lunak DJI Terra, menghadirkan solusi pemetaan dan inspeksi yang mudah, cepat, dan efisien.
Sistem IMU Berakurasi Tinggi

Sistem Inertial Measurement Unit (IMU) pada DJI Zenmuse L2 dirancang untuk meningkatkan stabilitas penerbangan dan ketepatan navigasi. Versi terbaru ini memiliki performa yang lebih responsif, memungkinkan perangkat siap digunakan segera setelah kamera dinyalakan. Begitu juga dengan drone yang dapat langsung beroperasi ketika sistem RTK mencapai status FIX. Sinkronisasi antara keduanya memastikan pengalaman penerbangan yang lebih efisien, stabil, dan optimal dalam setiap misi penting.
Jangkauan Deteksi yang Ditingkatkan

Kamera Zenmuse L2 mampu mendeteksi objek hingga jarak 250 meter dengan tingkat reflektivitas 10% pada pencahayaan 100 klx, dan hingga 450 meter dengan reflektivitas 50% dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, ketinggian operasional maksimal mencapai 120 meter, memberikan jangkauan lebih luas sekaligus meningkatkan keamanan serta efisiensi dalam setiap misi pemetaan maupun inspeksi udara.
Point Cloud Padat dengan Titik Laser Kecil

Dengan ukuran titik laser hanya 4×12 cm pada jarak 100 meter, DJI Zenmuse L2 mampu mendeteksi objek berukuran kecil dengan ketajaman dan detail yang tinggi. Kemampuannya dalam menembus vegetasi lebat juga membuat kamera DJI Enterprise ini unggul dalam menghasilkan model elevasi digital (Digital Elevation Model/DEM) yang lebih presisi dan akurat.
Kecepatan Cloud hingga 240.000 Pts/Detik

DJI Zenmuse L2 mampu menghasilkan data point cloud dengan kecepatan luar biasa mencapai 240.000 titik per detik, baik dalam mode Single Return maupun Multiple Return. Performa tinggi ini memungkinkan pengumpulan data dalam jumlah besar dalam waktu singkat, sehingga proses survei dan pemetaan menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat.
Mode Pemindaian Ganda

DJI Zenmuse L2 dilengkapi dua mode pemindaian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna:
- Repetitive Scanning Mode: mode pemindaian berulang yang menghasilkan point cloud dengan konsistensi dan akurasi tinggi, ideal untuk proyek pemetaan yang menuntut presisi maksimal.
- Non-repetitive Scanning Mode: menawarkan kemampuan penetrasi lebih dalam untuk menangkap pola serta struktur secara detail, sangat cocok untuk inspeksi jaringan listrik, survei area kehutanan, maupun integrasi dengan berbagai aplikasi teknis lainnya.




























































