DJI Dock 2

Rp 132.507.000

Bank Simulasi Cicilan:

×
Loading simulasi cicilan...
Diskon Ongkir 500KPoin Belanja
  • Ingress Protection: IP55
  • Weight: 34 kg
  • Backup Battery: 5 Hours
  • Operating Temperature: -25°C to 45°C
  • Maintenance Interval: 6 Months
  • Compatible Software: FlytBase, DJI FlightHub 2

Stok Terbatas : 1

DJI DOCK 2: Easy Deployment, Ready to Go

Review DJI Dock 2 (4)

DJI Dock 2 adalah stasiun drone otomatis yang dirancang lebih ringkas dan kompatibel untuk drone DJI Matrice 3D dan DJI 3TD. Dibekali teknologi pengoperasian tingkat tinggi, menjadikannya lebih unggul dan aman dengan beragam fungsi cerdas terintegrasi dengan Cloud. Menjadikan pengoperasian drone lebih efisien dan praktis. Khususnya pemetaan hingga inspeksi.

Spesifikasi DJI Dock 2

Berikut ini spesifikasi yang dimiliki oleh DJI Dock 2, adapun diantaranya:

1. Desain Lebih Ringkas

Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya DJI Dock 2 hadir dengan desain 75% lebih ringkas dan 68% lebih ringan. Sehingga, lebih mudah untuk dibawa oleh dua orang dan pemasangannya efisien. Ini juga akan mengurangi biaya pemasangan.

3. Evaluasi Objek / Site Lebih Efisien

Dock dari DJI Enterprise ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi lingkungan sekitar. Jadi, dengan sensor khusus, drone akan mendeteksi apakah di area yang ditempatkan memiliki sinyal GNSS yang kuat. Inovasi baru ini dapat mempermudah dalam meletakkan area yang tepat untuk DJI Dock 2. Bahkan dapat memangkas waktu pemasangan dari sebelumnya 5 jam menjadi hanya 12 menit saja.

4. Tangguh di Berbagai Kondisi

Selain lebih ringan dan ringkas, DJI Dock 2 dirancang lebih kokoh. Terutama perlindungan debu dan ketahanan air serta partikel lainnya dengan IP55. Rancangan desain yang tangguh ini memungkinkannya untuk dioperasikan dalam waktu yang lama dan iklim ekstrem sekalipun.

5. Didukung Sensor untuk Meminimalisir Risiko

Tak perlu khawatir mengenai keamanan drone saat dioperasikan otomatis. Sebab, DJI Dock 2 dibekali berbagai sensor unggulan. Mulai dari pengukuran kecepatan angin, pengukuran suhu, dan curah hujan. Termasuk dalam melihat perubahan cuaca yang cepat. Sensor terintegrasi dengan software DJI FlightHub 2 untuk memberikan peringatan apabila terjadi kondisi darurat secara cepat melalui notifikasi. Drone akan kembali ke stasiun dengan segera dan dapat meminimalisir risiko dari kerusakan, jatuh, maupun tabrakan.

6. Pendaratan yang Lebih Mulus

DJI Dock 2 dilengkapi dengan teknologi penginderaan dan pengenalan gambar terbaru. Dimana keunggulannya adalah mampu melakukan identifikasi penanda posisi secara akurat pada landasan untuk mendarat. Berkat pemusatan titik pendaratan yang akurat memungkinkannya untuk melakukan landing yang mulus dan akurat serta mengurangi hambatan.

7. Dilengkapi dengan Baterai Cadangan

Sumber energi daya sangat penting untuk pengoperasian stasiun drone otomatis. Namun, yang menjadi masalah bagaimana jika dalam kondisi pemadaman listrik secara tiba-tiba? DJI Dock 2 dapat mengantisipasinya dengan baterai cadangan. Dimana baterai cadangan ini menyimpan energi listrik selama lebih dari 5 jam. Jadi, memungkinkan drone dapat kembali ke titik pendaratan dengan aman dan tidak kehilangan kendali.

8. Tingkat Perlindungan Hingga Enam Bulan

Untuk menjaga performa tetap baik, diperlukan maintenance secara berkala. Walaupun memiliki sejumlah teknologi unggulan, DJI Dock 2 memiliki tingkat perawatan yang mudah. Anda dapat melakukannya setiap 6 bulan sekali. Ini akan lebih efisien dan memangkas biaya perawatan jika dibandingkan dengan menggunakan perangkat pendukung inspeksi konvensional. 

Kompatibilitas Drone untuk DJI Dock 

Review DJI Dock 2 (2)

DJI Matrice 3D Series dan Matrice 3TD

DJI Dock 2 kompatibel untuk penerbangan otomatis drone DJI Matrice 3D dan DJI Matrice 3TD. Kedua drone ini dapat diandalkan untuk keperluan pemetaan dan melakukan survei. Seperti menghitung volume stockpile, perubahan kontur tanah (geologi), hingga pemetaan terhadap potensi bahaya di area tertentu menggunakan peta 2D dan pemodelan 3D dengan tingkat akurasi sampai 3 cm. Selain itu, keduanya memiliki IP rating pada IP54. Sehingga, tangguh di berbagai kondisi.

Spesifikasi Wide-Angle Kamera

Dalam melakukan pemetaan dan inspeksi, kedua drone dilengkapi dengan kamera wide-angle dengan spesifikasi:

  • 4/3 CMOS
  • 24mm Format Equivalent
  • 20MP Effective Pixels
  • Mechanical Shutter

Spesifikasi Tele Camera

Di samping itu juga terdapat tele camera untuk membidik objek dengan jelas tanpa hambatan saat dilakukan pembesaran dengan spesifikasi:

  • 1/2-inch CMOS
  • ‌162mm Format Equivalent
  • 12MP Effective Pixels

Apa Saja Fitur Canggih DJI Dock 2?

DJI Dock 2 punya beragam fitur canggih seperti Kemampuan Take-Off yang Mulus, Pengisian Daya Cepat, Dual Camera untuk Monitoring, Terhubung dengan Software DJI FlghtHub 2, Didukung AI Spot Check, Fitur FlyTo Tasks, Kontrol Penerbangan Realtime, Obstacle Bypass, dan masih banyak lagi

1. Kemampuan Take-Off yang Mulus

Adanya antena RTK ganda membuat drone mendapatkan informasi lokasi saat kembali ke tempat semula (RTH) secara cepat dan akurat. DJI Dock 2 juga mampu melakukan inspeksi pada baling-baling drone. Ini memungkinkan proses lepas landas hanya memerlukan waktu 45 detik saja.

2. Pengisian Daya Cepat

Dengan perangkat pengisian daya khusus, dapat mengisi baterai stasiun penerbangan drone dari 20% sampai dengan 90% hanya dalam waktu 32 menit saja. Tentu, dapat diandalkan dalam kondisi darurat sekalipun.

3. Dual Camera untuk Monitoring

Dalam melakukan pemantauan dan hasil tampilan secara realtime, DJI Dock 2 mengandalkan kamera berteknologi Fisheye internal dan eksternal. Dari situlah, operator dapat melakukan pemantauan terkait kondisi lingkungan, cuaca, dan pemantauan take-off dan landing dari jarak jauh.

4. Terhubung dengan Software DJI FlghtHub 2 

Berkat dukungan integrasi dengan DJI FlightHub 2 memungkinkan drone menghasilkan model 3D berakurasi tinggi berdasarkan data yang dikumpulkan. Dengan begitu, proses verifikasi dan pengolahan di FlightHub 2 lebih mudah berkat Cloud Mapping, Mulai dari penganotasian, pengukuran, sampai download file.

5. Didukung AI Spot Check

Saat membidik objek dalam model 3D, drone akan mengambil gambar dan membandingkan area tersebut. Yakni sebelum dilakukan inspeksi dan setelahnya. Drone secara otomatis akan menyesuaikan sudut kamera agar lebih akurat di area yang sama pada bebeberapa penerbangan yang dilakukan.

6. Fitur FlyTo Tasks

Software DJI Flighthub 2 dielngkapi fitur FlyTo Tasks. Dimana operator dapat melakukan perencanaan rute penerbangan secara optimal dan memanfaatkan modeling 3D berakurasi tinggi. Di sini, operator cukup klik subjek dan drone akan terbang mengikuti rute yang telah ditetapkan sebelumnya.

7. Kontrol Penerbangan Realtime

Walaupun ditempatkan di area terpencil, operartor drone dapat melakukan pemantauan dan kontrol penerbangan melalui komputer. Termasuk penyesuaian terhadap sudut penerbangan maupun pemosisian gimbal melalui mouse dan keyboard secara realtime saat terhubung dengan DJI FlightHub 2 maupun cloud pihak ketiga lainnya. 

8. Obstacle Bypass

Fungsi Obstacle ByPas adalah untuk melakukan penginderaan terhadap rintangan saat diterbangkan. Ini berfungsi ke segala arah. Sehingga meningkatkan keberhasilan dan mampu meminimalisir potensi risiko seperti drone menabrak objek tertentu dan lainnya ketika melakukan inspeksi.

Apa Saja Kegunaan DJI Dock 2?

Review DJI Dock 2

1. Pemantauan Keamanan Publik

DJI Dock 2 dapat diandalkan untuk pemantauan keamanan publik selama 24/7 melalui udara. Terutama dalam melakukan pemantauan terhadap area rawan secara terus menerus. Dengan begitu, pihak berwenang dapat merespon insiden secara cepat.

2. Inspeksi Infrastruktur dan Industri

Bagi sektor industri, Dock dari DJI Enterprise ini juga bisa digunakan untuk melakukan proses inspeksi infrastruktur. Mulai dari menara bertegangan tinggi (SUTET), jembatan, dan lainnya. Keberadaannya juga meminimalisir risiko terhadap tenaga kerja. Khususnya pemantauan di lokasi yang dianggap berbahaya di area pertambangan.

3. Survei dan Pemetaan

Andal untuk melakukan pemetaan dan survei secara terus menerus. Contohnya untuk pembuatan peta topografi, model 3D, dan orthophoto dengan presisi tinggi kapan saja dan di mana saja.

Berat 36000 gram
Brand

DJI Enterprise

Spesifikasi

Dock – Umum
Nama Produk DJI Dock 2
Berat Total
34 kg (tanpa pesawat)
Berat aktual dapat bervariasi karena perbedaan bahan batch dan faktor eksternal.
Dimensi
• Dock Cover Terbuka: 1228×583×412 mm (P×L×T)
• Dock Cover Tertutup: 570×583×465 mm (P×L×T)
Data di atas tidak termasuk tinggi alat ukur kecepatan angin (145 mm) tetapi termasuk bracket dasar (55 mm).
Tegangan Input 100–240 V (AC), 50/60 Hz
Daya Input Maksimum 1000 W
Suhu Operasi
–25° hingga 45° C (–13° hingga 113° F)
Jika suhu lingkungan < –20° C (–4° F), dock masuk status siaga dan pesawat tidak dapat terbang.
Ingress Protection (IP) IP55
Jumlah Drone yang Ditampung 1
Kecepatan Angin Maksimum (Pendaratan) 8 m/s
Ketinggian Operasi Maksimum 4000 m
Frekuensi Penerimaan Satelit RTK • GPS: L1 C/A, L2
• BeiDou2: B1l, B2l, B3l
• BeiDou3: B1l, B3l
• GLONASS: L1, L2
• Galileo: E1, E5B
Akurasi Pemosisian RTK Horizontal: 1 cm + 1 ppm (RMS)
Vertikal: 2 cm + 1 ppm (RMS)
Dock – Performa Pengisian Daya
Tegangan Output 28 V DC
Waktu Pengisian
32 menit
Diukur saat mengisi pesawat (mati) dari 20% ke 90% pada 25° C (77° F).
Dock – Transmisi Video
Sistem Transmisi Video O3 Enterprise
Frekuensi Operasi • 2.4000–2.4835 GHz
• 5.725–5.850 GHz
Antenna Terintegrasi 4 antena, 2T4R, mendukung switching cerdas
Daya Transmitter (EIRP) • 2.4 GHz: < 33 dBm (FCC); < 20 dBm (CE/SRRC/MIC)
• 5.8 GHz: < 33 dBm (FCC); < 14 dBm (CE); < 23 dBm (SRRC)
Dock – Sistem Pendingin Udara
Tegangan Operasi 28 V DC
Tipe AC TEC Air Conditioning
Dock – Baterai Cadangan
Kapasitas Baterai 12 Ah
Tegangan Output 12 V
Tipe Baterai Baterai asam timbal (Lead-acid battery)
Daya Tahan
> 5 jam
Diukur dengan baterai cadangan terisi penuh pada 25° C (77° F). Setelah pemadaman, dock tidak mendukung fungsi seperti pengisian pesawat, pendingin udara, pemanasan cover, dll.
Dock – Akses Jaringan
Ethernet Port Ethernet adaptif 10/100/1000 Mbps
Dock – Sensor
Sensor Kecepatan Angin Didukung
Sensor Curah Hujan Didukung
Sensor Suhu Lingkungan Didukung
Sensor Perendaman Air Didukung
Sensor Suhu Kabin Didukung
Sensor Kelembapan Kabin Didukung
Dock – Kamera Keamanan (Eksternal)
Resolusi 1920×1080
Field of View (FOV) 151°
Lampu Bantu Lampu Putih Bantu
Dock – Kamera Keamanan (Internal)
Resolusi 1920×1080
Field of View (FOV) 151°
Lampu Bantu Lampu Putih Bantu
Dock – Proteksi Petir
Port Daya AC
20 kA (nilai terukur), memenuhi EN 61643-11 Type 2 & IEC 61643-1 Class II
Port Ethernet 10 kA (Itotal), memenuhi EN/IEC 61643-21 Category C
Dock – Perangkat Lunak yang Didukung
Aplikasi
DJI Pilot 2
Terhubung via DJI RC Pro Enterprise untuk deployment dan commissioning.
Platform Cloud
DJI FlightHub 2 (default), serta platform cloud pihak ketiga melalui DJI Cloud API
Dock – Kemampuan Ekspansi
Protokol Terbuka DJI Cloud API
Edge Computing Mendukung komunikasi data dengan switch eksternal
Aircraft – Umum
Berat
1410 g
Termasuk baterai, baling-baling, dan microSD card; tidak termasuk payload pihak ketiga. Berat aktual dapat bervariasi.
Berat Maksimum Lepas Landas 1610 g
Dimensi 335×398×153 mm (P×L×T, tanpa baling-baling)
Jarak Roda (Wheelbase) • Diagonal: 463.2 mm
• Kiri–Kanan: 359.9 mm
• Depan–Belakang: 291.4 mm
Kecepatan Mendaki Maksimum 6 m/s (Normal Mode)
8 m/s (Sport Mode)
Kecepatan Menurun Maksimum 6 m/s (Normal & Sport Mode)
Kecepatan Horizontal Maksimum Normal Mode (dengan sensor penghindaran):
– Maju: 15 m/s
– Mundur: 12 m/s
– Samping: 10 m/s
Sport Mode:
– Maju: 21 m/s
– Mundur: 18 m/s
– Samping: 16 m/s
Ketahanan Angin Maksimum Operasi: 12 m/s
Lepas landas/mendarat: 8 m/s
Ketinggian Lepas Landas Maksimum 4000 m
Waktu Terbang Maksimum
50 menit
Diukur dalam kondisi uji (46,8 kph, 20 m di atas permukaan laut, mode foto tanpa pengambilan foto, obstacle avoidance off).
Waktu Hovering Maksimum
40 menit
Diukur pada lingkungan tanpa angin, 20 m di atas permukaan laut, dari 100% hingga 0% baterai.
Radius Operasi Maksimum
10 km
Diukur pada 25° C, baterai aman 25%, angin ≈4 m/s, kecepatan pulang-pergi ≈15 m/s, dan hovering 10 menit.
Jarak Terbang Maksimum
43 km
Diukur dengan kecepatan konstan 54 kph, tanpa angin, 20 m di atas permukaan laut, dari 100% hingga 0% baterai.
Sudut Pitch Maksimum 25° (Normal & Sport Mode)
Kecepatan Angular Maksimum 250°/s
Sistem Navigasi Satelit GPS + Galileo + BeiDou + GLONASS
(GLONASS hanya didukung jika modul RTK aktif.)
Akurasi Hovering • Vertikal:
– ±0.1 m (dengan positioning vision)
– ±0.5 m (dengan positioning GNSS)
– ±0.1 m (dengan positioning RTK)
• Horizontal:
– ±0.3 m (vision)
– ±0.5 m (GNSS)
– ±0.1 m (RTK)
Suhu Operasi –20° hingga 45° C (–4° hingga 113° F)
Ingress Protection (IP) IP54
Model Motor 2607
Model Baling-Baling 1149, dapat dilipat, non-quick release
Modul RTK Terintegrasi pada pesawat
Beacon Terintegrasi pada pesawat
Aircraft – Kamera Sudut Lebar DJI Matrice 3D
Sensor Gambar 4/3 CMOS, 20 MP efektif
Lensa FOV: 84°
Format setara: 24 mm
Aperture: f/2.8–f/11
Fokus: 1 m hingga ∞
Defogging Lensa Didukung
Rentang ISO 100–6400
Kecepatan Rana Elektronik: 8–1/8000 s
Mekanis: 8–1/2000 s
Ukuran Gambar Maksimum 5280×3956
Mode Fotografi Statis • Single: 20 MP
• Timed: 20 MP (interval: 0.7/1/2/3/5/7/10/15/20/30/60 s)
• Smart Low-Light: 20 MP
• Panorama: 20 MP (raw) → 100 MP (stitched)
Resolusi Video 4K: 3840×2160 @30fps
FHD: 1920×1080 @30fps
Codec: H.264
Bitrate Video 4K: 130 Mbps
FHD: 70 Mbps
Sistem File exFAT
Format Foto JPEG
Format Video MP4 (MPEG-4 AVC/H.264)
Aircraft – Kamera Sudut Lebar DJI Matrice 3TD
Sensor Gambar 1/1.32-inch CMOS, 48 MP efektif
Lensa FOV: 82°
Format setara: 24 mm
Aperture: f/1.7
Fokus: 1 m hingga ∞
Defogging Lensa Didukung
Rentang ISO 100–25600
Kecepatan Rana Elektronik: 8–1/8000 s
Ukuran Gambar Maksimum 8064×6048
Mode Fotografi Statis • Single: 12 MP atau 48 MP
• Timed: 12/48 MP (interval: 0.7/1/2/3/5/7/10/15/20/30/60 s)*
• Smart Low-Light: 12 MP
• Panorama: 12 MP (raw) → 100 MP (stitched)
Resolusi Video 4K: 3840×2160 @30fps
FHD: 1920×1080 @30fps
Codec: H.264
Bitrate Video 4K: 85 Mbps
FHD: 30 Mbps
Sistem File exFAT
Format Foto JPEG
Format Video MP4 (MPEG-4 AVC/H.264)
Aircraft – Kamera Tele
Sensor Gambar 1/2-inch CMOS, 12 MP efektif
Lensa FOV: 15°
Format setara: 162 mm
Aperture: f/4.4
Fokus: 3 m hingga ∞
Defogging Lensa Didukung
Rentang ISO • DJI Matrice 3D: 100–6400
• DJI Matrice 3TD: 100–25600
Kecepatan Rana Elektronik: 8–1/8000 s
Ukuran Gambar Maksimum 4000×3000
Format Foto JPEG
Format Video MP4 (MPEG-4 AVC/H.264)
Mode Fotografi Statis • Single: 12 MP
• Timed: 12 MP (interval: 0.7/1/2/3/5/7/10/15/20/30/60 s)
• Smart Low-Light: 12 MP
Resolusi Video 4K: 3840×2160 @30fps
FHD: 1920×1080 @30fps
Bitrate Video • DJI Matrice 3D: 4K: 130 Mbps, FHD: 70 Mbps
• DJI Matrice 3TD: 4K: 85 Mbps, FHD: 30 Mbps
Digital Zoom 8× (56× hybrid zoom)
Aircraft – Kamera Inframerah (DJI Matrice 3TD)
Thermal Imager Microbolometer VOx tanpa pendinginan
Pixel Pitch 12 μm
Frame Rate 30 Hz
Lensa
FOV: 61°
Format setara: 40 mm
Aperture: f/1.0
Fokus: 5 m hingga ∞
<em>Jangan mengarahkan lensa ke sumber energi kuat (misal: matahari, lava, atau sinar laser).</em>
Sensitivitas ≤ 50 [email protected]
Metode Pengukuran Suhu Pengukuran titik (spot) dan area
Rentang Pengukuran Suhu • Mode High Gain: –20° hingga 150° C
• Mode Low Gain: 0° hingga 500° C
Palet
White Hot / Black Hot / Tint / Iron Red / Hot Iron / Arctic / Medical / Fulgurite / Rainbow 1 / Rainbow 2
Format Foto JPEG (8-bit) dan R-JPEG (16-bit)
Resolusi Video
• Mode Normal: 640×512 @30fps
• Mode UHR Infrared Image: 1280×1024 @30fps
<em>(Otomatis diaktifkan/nonaktif berdasarkan kecerahan cahaya.)</em>
Bitrate Video 6 Mbps
Format Video MP4 (MPEG-4 AVC/H.264)
Mode Fotografi Statis • Single:
– Normal: 640×512
– UHR: 1280×1024
• Timed:
– Normal: 640×512 (interval: 0.7/1/2/3/5/7/10/15/20/30/60 s)
– UHR: 1280×1024 (interval sama)
Digital Zoom 28×
Panjang Gelombang Inframerah 8–14 μm
Akurasi Pengukuran Suhu Inframerah ±2° C atau ±2% (nilai yang lebih besar)
Aircraft – Gimbal
Stabilisasi Gimbal mekanik 3-sumbu (tilt, roll, pan)
Rentang Mekanik • Tilt: –135° hingga +45°
• Roll: –45° hingga +45°
• Pan: –27° hingga +27°
Rentang yang Dapat Dikendalikan • Tilt: –90° hingga +35°
• Pan: Tidak dapat dikendalikan
Kecepatan Kontrol Maksimum Tilt: 100°/s
Rentang Getaran Angular ±0.005°
Aircraft – Sensing (Deteksi Halangan)
Tipe Pendeteksian
Mendukung pendeteksian hambatan 6 arah, dengan blind spot 10° di area belakang atas.
Depan
Jangkauan: 0,5–21 m; Deteksi: 0,5–200 m; Kecepatan efektif: ≤15 m/s; FOV: 90° horizontal, 90° vertikal.
Belakang
Jangkauan: 0,5–23 m; Kecepatan efektif: ≤12 m/s; FOV: 90° horizontal, 90° vertikal.
Samping
Jangkauan: 0,5–15 m; Kecepatan efektif: ≤10 m/s; FOV: 104° horizontal, 90° vertikal.
Atas
Jangkauan: 0,5–21 m; Kecepatan efektif: ≤6 m/s; FOV: 90° (depan/belakang) dan 90° (kiri/kanan).
Bawah
Jangkauan: 0,5–14 m; Kecepatan efektif: ≤6 m/s; FOV: 95° (depan/belakang) dan 110° (kiri/kanan).
Lingkungan Operasional
Depan, Belakang, Samping, Atas: Permukaan dengan pola jelas & pencahayaan memadai (lux >15). Bawah: Permukaan reflektif (reflektivitas >20%) & pencahayaan memadai (lux >15).
Aircraft – Transmisi Video
Sistem Transmisi Video DJI O3 Enterprise Transmission
Kualitas Live View • 720p/30fps, 1080p/30fps (dengan DJI RC Pro Enterprise)
• 540p/30fps, 720p/30fps, 1080p/30fps (dengan DJI FlightHub 2)
Frekuensi Operasi • 2.4000–2.4835 GHz
• 5.150–5.250 GHz (CE: 5.170–5.250 GHz)
• 5.725–5.850 GHz
Jarak Transmisi Maksimum <u>Tanpa hambatan & interferensi:</u>
– DJI Matrice 3D: FCC: 15 km, CE: 8 km, SRRC/MIC: 8 km
– DJI Matrice 3TD: FCC: 15 km, CE: 8 km, SRRC/MIC: 8 km
Jarak dengan Interferensi • Interferensi Kuat: 1.5–3 km (FCC/CE/SRRC/MIC)
• Interferensi Sedang: 3–9 km (FCC), 3–6 km (CE/SRRC/MIC)
• Interferensi Rendah: 9–15 km (FCC), 6–8 km (CE/SRRC/MIC)
Kecepatan Download Maksimum 5 MB/s (dengan DJI Dock 2)
15 MB/s (dengan DJI RC Pro Enterprise)
Latensi Video
• Pesawat ke dock: sekitar 110–150 ms
• Dari dock ke DJI FlightHub 2 bergantung pada kondisi jaringan dan konfigurasi komputer
Antenna 4 antena, 2T4R
Daya Transmitter (EIRP) • 2.4 GHz: < 33 dBm (FCC), < 20 dBm (CE/SRRC/MIC)
• 5.1 GHz: < 23 dBm (CE)
• 5.8 GHz: < 33 dBm (FCC/SRRC), < 14 dBm (CE)
Aircraft – Penyimpanan
Kartu Memori yang Didukung Mendukung U3/Class10/V30 atau lebih tinggi
Kartu microSD yang Direkomendasikan • SanDisk Extreme 32GB V30 A1 microSDHC
• SanDisk Extreme PRO 32GB V30 A1 microSDHC
• SanDisk Extreme 512GB V30 A2 microSDXC
• Lexar 1066x 64GB V30 A2 microSDXC
• Kingston Canvas Go! Plus 64GB V30 A2 microSDXC
• Kingston Canvas React Plus 64GB V90 A1 microSDXC
• Kingston Canvas Go! Plus 128GB V30 A2 microSDXC
• Kingston Canvas React Plus 128GB V90 A1 microSDXC
• Kingston Canvas React Plus 256GB V90 A2 microSDXC
• Samsung PRO Plus 256GB V30 A2 microSDXC
Aircraft – Baterai
Kapasitas 7811 mAh
Tegangan 14.76 V
Tegangan Pengisian Maksimum 17.0 V
Tipe Li-ion 4S
Sistem Kimia LiNiMnCoO₂
Energi 115.2 Wh
Berat 544 g
Jumlah Siklus 400
Suhu Pengisian 5° hingga 45° C (41° hingga 113° F)
Aircraft – Power Adapter
Input 100–240 V (AC), 50/60 Hz, 2.5 A
Output Daya 100 W
Output
Maksimal total 100 W; saat kedua port digunakan, daya dialokasikan secara dinamis, maksimal salah satu port: 82 W
Aircraft – Charging Base
Input USB-C: 5–20 V, 5.0 A
Output Port Baterai: 12–17 V, 8.0 A
Daya Terukur 100 W
Tipe Pengisian Satu baterai diisi satu waktu
Suhu Pengisian 5° hingga 40° C (41° hingga 104° F)

Review dari Pelanggan

Dengarkan langsung pengalaman para pelanggan kami setelah menggunakan produk dan layanan kami.

Belum ada review untuk produk ini.

Produk Terkait

Temukan pilihan produk lainnya yang mungkin Anda sukai.

  • Tambah ke keranjang
  • Baca selengkapnya
  • Baca selengkapnya
  • Baca selengkapnya

Recently Viewed Products

Produk yang Pernah Kamu Lihat

You have not viewed any product yet!